Search Header Logo

BIN-HIKAYAT2-PG

Authored by sri handayani

Education

12th Grade

Used 10+ times

BIN-HIKAYAT2-PG
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah penggalan cerpen berikut!

Hatiku kembali luluh oleh kata-katanya. Masih tak kupercaya kalau ia seorang pembocor soal UUB. Seorang yang kini kubenci, orang yang tak lagi kusegani, seorang yang di mataku bagaikan seonggok daging yang di dalamnya terlukis noktah-noktah hitam. Aku hanya bisa berguman dalam hati, “Pak Guru, oh kasihan engkau. Oh, Pak Guru!”

Dalam penggalan cerpen tersebut nilai yang akan disampaikan oleh pengarang adalah nilai….

moral

agama

budaya

pendidikan

sosial

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut!

Melalui Kopral Pujo yang han itu pulang kembali ke markasnya di Dawuan aku menitipkan pesan kepada Sersan Slamet. Aku minta izin beristirahat barang empat lima hari. “Mencari seseorang yang bisa menjaga nenek yang sudah sangat renta,” begitu pesanku. Ternyata usahaku menemukan seseorang itu sangat mudah. Aku terkejut ketika menyadari semua orang di tanah airku yang kecil itu siap memenuhi segala keinginanku.

(Ronggeng Dukuh Paruk, Ahmad Tohani)

Nilai moral yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah . ..

kepentingan keluarga lebih utama daripada kepentingan pribadi

kemewahan membuat orang lupa diri

membiarkan orang tua hidup sendirian

hidup senang membuat orang lupa diri

rakyat kecil sangat menghormati pejabat

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bacalah hikayat berikut!


Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar khabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu, itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja yang sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.

Nilai moral yang terdapat dalam kutipan sastra Melayu klasik tersebut adalah ....

kekacauan penduduk akibat hasutan

ketidakpedulian raja kepada rakyatnya

kepedulian rakyat atas keselamatan rajanya

kekejaman raja terhadap rakyatnya

keadilan seorang raja kepada rakyatnya

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!


Adapun Raja Kabir itu takluk kepada Buraksa dan akan menyerahkan putrinya, Puteri Kemala Sari sebagai upeti. Kalau tiada demikian, negeri itu akan dibinasakan oleh Buraksa. Ditambahkannya bahwa Raja Kabir sudah mencanangkan bahwa barang siapa yang dapat membunuh Buraksa itu akan dinikahkan dengan anak perempuannya yang terlalu elok parasnya itu. Hatta berapa lamanya Puteri Kemala Sari pun sakit mata, terlalu sangat. Para ahli nujum mengatakan hanya air susu harimau yang beranak mudalah yang dapat menyembuhkan penyakit itu.


Kata-kata arkais yang ditemukan pada teks diatas adalah...

upeti dan hatta

upeti, hatta, dan nujum

raja, elok, dan nujum

elok dan nujum

upeti, putri, dan nujum

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut!

Ya, kediaman keluarga Sastro Suwiryo yang menempati lahan seluas 200 meter persegi di Desa Kasongan pinggiran Yogyakarta itu bisa dibilang tenang dan tentram sebelumnya. Malam itu sudah hampir setengah jam isak tangis terdengar mengalahkan lagu malam yang dinyanyikan oleh angin dan lambaian pohon kelapa belakang rumah. Rembulan purnama yang tengah asyik menemani orang-orang yang sedang tidur dengan nyenyak juga tidak disapa oleh isak tangis itu.

“ Bapak, bangun, Pak.”

“ Ada apa, Bu? Malam-malam begini kok bangun? Kok kelihatannya ada yang serius.”

Dikutip dari: Agung Webe, “Arjuna Tidak Mencari Cinta” dalam Arjuna Tidak Mencari Cinta, Bekasi, Soul Journey, 2016.

Kalimat bercetak miring dalam kutipan cerpen tersebut mengandung majas . . . .

metafora

personifikasi

hiperbola

metonimia

litotes

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut!

Ruang pameraan itu tidak begitu penuh dikunjungi orang hingga tempat yang kecil itu tak hendak meledak. Berulang kali Pri melayangkan pandangannya ke sudut sana. Pokoknya, gadis itu punya pesona tersendiri, punya daya tarik tersendiri, punya magnet yang bisa mengajak mata untuk selalu menatapnya. Sebenarnya sih, sederhana saja penampilanya. Tetapi ia tampak istimewa dengan pakaian seragam seperti itu.

Ciri kebahasaan yang ditonjolkan dalam kutipan cerpen di atas adalah…

Penggunaan majas

penggunaan kata benda khusus

Penggunaan ungkapan deskriptif untuk menggambarkan keadaan

Penggunaan kata/kalimat emotif

penggunaan kata bermakna konotasi

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

KUTIPAN CERITA RAKYAT

Maka berkeinginanlah istri Khojan Maimun untuk mendengarkan cerita tersebut. Maka Bayanpun berceritalah kepada Bibi Zaenab dengan maksud agar ia dapat memperlalaikan perempuan itu. Hatta setiap malam, Bibi Zainab yang selalu ingin mendapatkan anak raja itu, dan setiap berpamitan dengan bayan. Maka diberilah ia cerita-cerita hingga sampai 24 kisah dan 24 malam. Burung tersebut bercerita, hingga akhirnyalah Bibi Zainab pun insaf terhadap perbuatannya dan menunggu suaminya Khojan Maimun pulang dari rantauannya.

(Sumber : buku bahasa Indonesia kelas X Kurikulum 2013)


KUTIPAN CERPEN

Si miskin laki-bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing itu berjalan mencari rejeki berkeliling di negeri antah berantah di bawah pemerintahan Maharaja Indera Dewa. Ke mana mereka pergi selalu diburu dan diusir oleh penduduk secara beramai-ramai dengan disertai penganiayaan sehingga bengkak-bengkak dan berdarah-darah tubuhnya.

(Sumber : buku bahasa Indonesia kelas X kurikulum 2013)


Berdasarkan 2 kutipan di atas, yang menunjukkan ciri kebahasaan cerpen dan cerita rakyat yang menggunakan konjungsi , ditandai dengan kata...

Hikayat memiliki konjungsi maka dan cerpen memiliki konjungsi ketika

Hikayat memiliki konjungsi setiap dan cerpen memiliki konjungsi sesuatu

Hikayat memiliki konjungsi setiap dan cerpen memiliki konjungsi sebagai

Hikayat memiliki konjungsi kepada dan cerpen memiliki konjungsi sewaktu

A. Hikayat memiliki konjungsi untuk dan cerpen memiliki konjungsi kian

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?