
ulangan harian 3 teks Anekdot
Authored by Isnen Laili
Other
10th Grade
Used 24+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bersedekah
Alkisah, terdapat seorang pengemis paruh baya yang sedang meminta-minta kepada pedagang kaki lima. “Minta sedekahnya…” pinta si pengemis tersebut.
Si pedagang kaki lima lantas mengambil uang sepuluh ribuan di sakunya. Diberikannya uang tersebut kepada sang pengemis sambil berkata, “Kembali lima ribu ya Pak!” pintanya.
Bapak pengemis tersebut kemudian menyodorkan mangkuk yang berisi uang kembalian, “Ini kembaliannya silakan diambil.”
“Tunggu Pak, kembaliannya kok tujuh ribu, ini kelebihan Pak.” ucap pedagang kaki lima tersebut keheranan.
“Oh, tidak apa-apa. Ambil uang itu, anggap saja saya bersedekah.”
Pesan tersirat yang tepat pada teks di atas adalah…
Bekerjalah tanpa mengenal lelah
Jangan putus asa dalam mencapai tujuan
Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah
Jangan mengerjakan sesuatu yang sia-sia
Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan cara yang benar
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Pada suatu hari, Nasrudin berjalan-jalan. la sampai di depan rumah tingkat yang tidak berpenghuni. ia masuk ke dalam rumah tersebut, ternyata di dalamnya gelap. la iseng naik . ke lantai dua. Nah, pada saat naik itulah cincinnya jatuh. Karena gelap, cincin tersebut tidak ditemukan. Akhirnya, Nasrddin pun ke luar dan melanjutkan pencarian cincin di luar rumah.
Melihat Nasrudin mencari sesuatu, temannya datang bertanya, ”Kamu sedang apa, ' Nasrudin?"
"Oh, aku sedang mencari cincin daritadi belum ditemukan."
"Memang jatuhnya di mana?”
”Jatuhnya, sih, di dalam.”
”Lo, jatuh di dalam, kok, mencarinya di luar, bagaimana bisa ditemukan?”
”Habis, di dalam gelap. Saya tidak bisa melihat apa-apa."
Tema yang tepat untuk anekdot tersebut adalah…
Nasrudin kehilangan cincin
Nasrudin mendapat cincin
Cincin dan Nasrudin
Nasrudin "dikerjain"cincin
Nasrudin mancari cincin
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Pada suatu hari, Nasrudin berjalan-jalan. la sampai di depan rumah tingkat yang tidak berpenghuni. ia masuk ke dalam rumah tersebut, ternyata di dalamnya gelap. la iseng naik . ke lantai dua. Nah, pada saat naik itulah cincinnya jatuh. Karena gelap, cincin tersebut tidak ditemukan. Akhirnya, Nasrddin pun ke luar dan melanjutkan pencarian cincin di luar rumah.
Melihat Nasrudin mencari sesuatu, temannya datang bertanya, ”Kamu sedang apa, ' Nasrudin?"
"Oh, aku sedang mencari cincin daritadi belum ditemukan."
"Memang jatuhnya di mana?”
”Jatuhnya, sih, di dalam.”
”Loh, jatuh di dalam, kok, mencarinya di luar, bagaimana bisa ditemukan?”
”Habis, di dalam gelap. Saya tidak bisa melihat apa-apa."
Isi anekdot tersebut sesuai dengan pernyataan berikut…
Tindakan Nasrudin mencari cincin di luar rumah merupakan cara yang cerdas.
Berisi sindiran kepada para remaja yang malas bekerja keras.
Tindakan Nasrudin mencari cincin di dalam rumah merupakan tindakan bodoh.
Nasrudin merupakan tokoh yang mau bekerja keras.
Setiap usaha tidak perlu dilakukan dengan sabar.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”.
Tiba-tiba seorang anak berkomentar.
“Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…
Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.
“Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.
Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.
"Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”
Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!
1. Bu guru pun tersenyum
2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.
3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek
4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang
5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.
6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
urutkan sesuai dengan struktur yang tepat!
1-2-3-4-5-6
2-4-5-3-6-1
2-4-3-5-1-6
1-2-4-5-3-6
3-2-1-4-5-6
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
KUHP
Seoraang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja. Saat sesi Tanya-jawab tiba, ali bertanya kepada pak dosen “apa kepanjangan KUHP pak?” pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada ahmad. “saudara ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas ahmad mejawab, “Kasih Uang Habis Perkara, pak...!” Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanyaa menggeleng-gelengkan kepala seraya menmbahkan pertanyaan kepada ahmad. “saudara ahmad, dari mana saudara tahu jawaban itu?”dasar ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, “peribahasa inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, pak....?”. Semua mahasiswa dikelas itu tercengang. Mereka berpandang pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak. Gelak tawa mereda. Kembali berlangsung normal.
Makna tersirat pada teks anekdot di atas adalah...
Menjelaskan kepanjangan KUHP sebenarnya adalah Kitab Undang Hukum Pidana.
Mengkritik Bapak dosen sedang memberikan kuliah hukum pidana.
Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru terbaik.
Menyindir kepada oknum penegak hukum yang mau disuap.
Menyindir Ali yang bertanya kepanjangan KUHP.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
KUHP
Seoraang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang memberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja. Saat sesi Tanya-jawab tiba, ali bertanya kepada pak dosen “apa kepanjangan KUHP pak?” pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada ahmad. “saudara ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara ali tadi,” pinta pak dosen. Dengan tegas ahmad mejawab, “Kasih Uang Habis Perkara, pak...!” Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan pak dosen hanyaa menggeleng-gelengkan kepala seraya menmbahkan pertanyaan kepada ahmad. “saudara ahmad, dari mana saudara tahu jawaban itu?”dasar ahmad, pertanyaan pak dosen dijawabnya dengan tegas, “peribahasa inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, pak....?”. Semua mahasiswa dikelas itu tercengang. Mereka berpandang pandangan. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak. Gelak tawa mereda. Kembali berlangsung normal.
Siapakah partisipan yang digambarkan dalam anekdot tersebut, adalah…
Pak Dosen
Ali
Ahmad
Ali dan ahmad
Ali, ahmad, dan pak dosen
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?