
UH TEKS NOVEL KELAS XII
Authored by Miss Yuliarti
Other
12th Grade
Used 354+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) “Apa kau bilang? Jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh yang lebih bermartabat!” (2) “Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?” (3) “Jatuh martabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?” (4) “Derajat keluarga
Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpematang, tak ada yang bisa diandalkan.” (5) Tetapi, tidak patut rasanya, Mangkudun memandang Azrial dengan sebelah mata. (6) Maka, dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari
kampung, pergi membawa luka hati.
Kalimat yang menunjukkan watak tokoh
Mangkudun yang sombong terdapat pada
nomor ....
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
5 dan 6
6 dan 7
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Lelah usai bekerja dan tak ada yang menyapanya ketika pulang. (3) Tiba-tiba saja Mae dilanda rasa kesepian. (4) Dia ingin menggunakan laptop, dia teringat barang itu
belum disentuhnya sejak kematian Kakek Yoshinaga. (5) Perhatiannya tercurah pada tugas-tugas kuliah, kedairamen Nenek Osano, dan Miu.
Kalimat yang menyatakan latar tempat
terdapat pada nomor ....
1
2
3
4
5
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
(1) Mendengar nada suaranya, Wibisono tampak serius. (2) Aku juga tidak mau dia menganggapku tidak perhatian. (3) Paling tidak aku menampakkan batang hidungku di sana. (4) Koleganya juga pasti ingin mengetahui siapa istri Wibisono. (5) Formalitas seperti itu merupakan peraturan tidak tertulis yang harus dijalankan. (6) Sebenarnya aku bisa saja mengelak dengan berbagai macam dalih. (7) Namun, aku tidak
ingin melakukannya. (Ajeng, Puji Isdriani K.)
Majas dalam kutipan tersebut terdapat dalam
kalimat bernomor ....
1
2
3
4
5
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Mendengar nada suaranya, Wibisono tampak serius. (2) Aku juga tidak mau dia menganggapku tidak perhatian. (3) Paling tidak aku menampakkan batang hidungku di sana. (4) Koleganya juga pasti ingin mengetahui siapa istri Wibisono. (5) Formalitas seperti itu merupakan peraturan tidak tertulis yang harus dijalankan. (6) Sebenarnya aku bisa saja mengelak dengan berbagai macam dalih. (7) Namun, aku tidak
ingin melakukannya. (Ajeng, Puji Isdriani K.)
Pendeskripsian watak tokoh aku yang
bertanggungjawab diungkapkan melalui ....
dialog antartokoh
lingkungan tokoh
pikiran tokoh
tanggapan tokoh
fisik tokoh
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Teman-teman Fajar tiba-tiba bersorak gembira. Namun, tidak jauh dari mereka terlihat Daffa yang terkulai lemas karena layang-layangnya putus. Padahal, Daffa sudah menggunakan berbagai strategi untuk memenangkan permainan layang-layangnya melawan Fajar, tetapi kali ini ia tidak berhasil. Tidak lama senja pun tiba. Ketika ter-dengar suara adzan, anak-anak membubarkan diri untuk pergi ke masjid. Berita kemenangan Fajar atas Daffa semakin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik Fajar memang sakti.
Konflik pada kutipan tersebut adalah ....
Fajar kaget mendengar teman-temannya
bersorak gembira
Daffa tidak berhasil mengalahkan Fajar
dalam bermain layangan
Daffa menggunakan strategi untuk me
ngalahkan Fajar
anak-anak membubarkan diri karena
mendengar adzan
anak-anak semakin yakin akan kesaktian
layang-layang Fajar
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Pagi itu, di kompleks pertokoan, seorang pria tampak turun dari mobil mewahnya. la bermaksud untuk membeli sebuah kado sebagai
hadiah untuk ibunya di Hari Ibu. Setelah mendapatkan kado, ia mengirimkannya melalui
pos untuk ibunya di kampung. ..., ia merasa
bahagia ... mampu mengirimkan sesuatu untuk
ibunya yang ia tinggal pergi untuk mencari
nafkah dan mengejar kesuksesan di kota besar.
konjungsi temporal yang tepat untuk
melengkapi paragraf tersebut adalah ....
kemudian, lalu
setelah itu, sebelum
selanjutnya, sebelum
tiba-tiba, setelah
lalu, seketika
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) “Apa kau bilang? Jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh yang lebih bermartabat!” (2) “Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?” (3) “Jatuh martabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?” (4) “Derajat keluarga
Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpematang, tak ada yang bisa diandalkan.” (5) Tetapi, tidak patut rasanya, Mangkudun memandang Azrial dengan sebelah mata. (6) Maka, dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari
kampung, pergi membawa luka hati.
Nilai budaya yang terdapat pada kutipan
tersebut adalah ....
orang tua mencarikan jodoh untuk
pasangan anaknya yang sesuai
seorang kekasih meninggalkan
pasangannya karena miskin
keturunan harus dipertimbangkan untuk
mencari pasangan agar sepadan
laki-laki harus berhasil dalam hidupnya
sebelum mencari pasangan
orang tua berhak menolak jodoh yang
dipilih anaknya
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?