
Latihan Membuat Soal AKM
Authored by Devi Ermawati
Other
5th Grade
Used 12+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
KINCIR-KINCIR
ANGIN RAKSASA : MENGEJAR KETINGGALAN DALAM ENERGI TERBARUKAN Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi ramah lingkungan kini telah banyak dikembangkan berbagai negara, termasuk Indonesia yang menargetkan bauran EBT mencapai 23 persen pada 2025. Ada dua pembangkit listrik bertenaga angin di Indonesia ada di Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan PLTB Tolo di Kabupaten Jeneponto. Selain memasok listrik kepada masyarakat, kehadiran dua PLTB itu menciptakan lingkungan bersih tanpa polusi karena tanpa emisi BBM.
Selain PLTB, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri mendukung pengembangan EBT dengan keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Kabupaten Wajo, PLTA di Bakaru dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa wilayah Sulsel. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan komitmen membuka peluang dan terus mendorong para investor mengembangkan EBT karena tanpa polusi sehingga udara lebih sehat. Pulau Sulawesi dinilai memiliki kekayaan energi yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai EBT, seperti wilayah Sulawesi Selatan kaya energi angin dan wilayah Manado Sulawesi Utara kaya energi surya.
Berkah angin yang diberikan Tuhan di tanah tandus Kabupaten Jeneponto mampu menghasilkan angin konstan dengan kecepatan angin di atas 10 m/s. Sementara daerah lain seperti Barru, Sidrap dan Parepare potensi anginnya mendekati 7,8 m/s. Sistem kelistrikan Sulawesi Selatan melalui PLTB di dua lokasi yakni Sidrap dan Jeneponto memiliki daya mampu sebesar 130 MW, terdiri dari PLTB Sidrap 70 MW dan PLTB Tolo 60 MW.
Daya sebesar itu mampu menerangi 130.000 pelanggan rumah tangga dengan asumsi produksi PLTB Sidrap 70 MW menerangi 70.000 rumah dan PLTB Tolo untuk 60.000 rumah, hanya saja listrik dari PLTB sangat ditentukan oleh kondisi angin. Kehadiran PLTB Sidrap sebagai pembangkit listrik tenaga angin pertama di Indonesia dengan 30 turbin kincirnya turut memberi sumbangsih besar terhadap bauran energi terbarukan di Sulawesi Selatan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan karena ….
mampu menghasilkan daya listrik yang banyak
memberikan sumbangsih besar terhadap penambahan daya di seluruh Indonesia
Energi Baru Terbarukan (EBT) mampu menciptakan lingkungan bersih tanpa polusi karena tanpa emisi BBM
mampu menghasilkan 150 MW terdiri dari PLTB Sidrab 70 MW dan PLTB Tolo 80 MW
2.
MULTIPLE SELECT QUESTION
45 sec • 1 pt
KINCIR-KINCIR
ANGIN RAKSASA : MENGEJAR KETINGGALAN DALAM ENERGI TERBARUKAN Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi ramah lingkungan kini telah banyak dikembangkan berbagai negara, termasuk Indonesia yang menargetkan bauran EBT mencapai 23 persen pada 2025. Ada dua pembangkit listrik bertenaga angin di Indonesia ada di Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan PLTB Tolo di Kabupaten Jeneponto. Selain memasok listrik kepada masyarakat, kehadiran dua PLTB itu menciptakan lingkungan bersih tanpa polusi karena tanpa emisi BBM.
Selain PLTB, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri mendukung pengembangan EBT dengan keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Kabupaten Wajo, PLTA di Bakaru dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa wilayah Sulsel. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan komitmen membuka peluang dan terus mendorong para investor mengembangkan EBT karena tanpa polusi sehingga udara lebih sehat. Pulau Sulawesi dinilai memiliki kekayaan energi yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai EBT, seperti wilayah Sulawesi Selatan kaya energi angin dan wilayah Manado Sulawesi Utara kaya energi surya.
Berkah angin yang diberikan Tuhan di tanah tandus Kabupaten Jeneponto mampu menghasilkan angin konstan dengan kecepatan angin di atas 10 m/s. Sementara daerah lain seperti Barru, Sidrap dan Parepare potensi anginnya mendekati 7,8 m/s. Sistem kelistrikan Sulawesi Selatan melalui PLTB di dua lokasi yakni Sidrap dan Jeneponto memiliki daya mampu sebesar 130 MW, terdiri dari PLTB Sidrap 70 MW dan PLTB Tolo 60 MW.
Daya sebesar itu mampu menerangi 130.000 pelanggan rumah tangga dengan asumsi produksi PLTB Sidrap 70 MW menerangi 70.000 rumah dan PLTB Tolo untuk 60.000 rumah, hanya saja listrik dari PLTB sangat ditentukan oleh kondisi angin. Kehadiran PLTB Sidrap sebagai pembangkit listrik tenaga angin pertama di Indonesia dengan 30 turbin kincirnya turut memberi sumbangsih besar terhadap bauran energi terbarukan di Sulawesi Selatan.
Pilihlah untuk pernyataan yang sesuai dengan teks.
Indonesia menargetkan bauran EBT mencapai 55 persen pada 2025.
Ada dua pembangkit listrik EBT bertenaga angin di Sulawesi Selatan, yakni PLTB Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan PLTB Tolo di Kabupaten Jeneponto.
Dua PLTB di Sulawesi Selatan mampu menerangi 130.000 pelanggan rumah tangga
Kabupaten Jeneponto mampu menghasilkan aliran air konstan sehingga mampu menghasilkan daya sebesar 130 MW
3.
OPEN ENDED QUESTION
3 mins • Ungraded
Amatilah gambar berikut serta sesuaikan gambar dengan nama pembangkit listrik yang sesuai!
contoh jawaban:
gambar A = PLTB
Evaluate responses using AI:
OFF
4.
OPEN ENDED QUESTION
3 mins • Ungraded
KINCIR-KINCIR
ANGIN RAKSASA : MENGEJAR KETINGGALAN DALAM ENERGI TERBARUKAN Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai sumber energi ramah lingkungan kini telah banyak dikembangkan berbagai negara, termasuk Indonesia yang menargetkan bauran EBT mencapai 23 persen pada 2025. Ada dua pembangkit listrik bertenaga angin di Indonesia ada di Sulawesi Selatan (Sulsel), yakni Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan PLTB Tolo di Kabupaten Jeneponto. Selain memasok listrik kepada masyarakat, kehadiran dua PLTB itu menciptakan lingkungan bersih tanpa polusi karena tanpa emisi BBM.
Selain PLTB, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri mendukung pengembangan EBT dengan keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Kabupaten Wajo, PLTA di Bakaru dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa wilayah Sulsel. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan komitmen membuka peluang dan terus mendorong para investor mengembangkan EBT karena tanpa polusi sehingga udara lebih sehat. Pulau Sulawesi dinilai memiliki kekayaan energi yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai EBT, seperti wilayah Sulawesi Selatan kaya energi angin dan wilayah Manado Sulawesi Utara kaya energi surya.
Berkah angin yang diberikan Tuhan di tanah tandus Kabupaten Jeneponto mampu menghasilkan angin konstan dengan kecepatan angin di atas 10 m/s yang mampu sebesar menghasilkan daya 130 MW.
Daya sebesar itu mampu menerangi 130.000 pelanggan rumah tangga dengan asumsi produksi PLTB Sidrap 70 MW menerangi 70.000 rumah dan PLTB Tolo untuk 60.000 rumah, hanya saja listrik dari PLTB sangat ditentukan oleh kondisi angin. Kehadiran PLTB Sidrap sebagai pembangkit listrik tenaga angin pertama di Indonesia dengan 30 turbin kincirnya turut memberi sumbangsih besar terhadap bauran energi terbarukan di Sulawesi Selatan.
Jika kecepatan angin di Kabupaten Jeneponto meningkat menjadi 20 m/s berapakah daya yang di hasilkan?
Evaluate responses using AI:
OFF
5.
OPEN ENDED QUESTION
3 mins • Ungraded
Jelaskan alasan kenapa energi baru terbarukan (EBT) lebih ramah lingkungan?
Evaluate responses using AI:
OFF
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Andi dan Aldo adalah kakak beradik. Andi tinggal di Jakarta sedangkan Aldo berada di London untuk bekerja. Mereka sering berkomunikasi satu sama lain via internet. Untuk dapat menemukan waktu yang tepat untuk berbincang, Andi harus melihat diagram waktu seluruh dunia
Jika di London menunjukkan 02.00 , jam berapakah di Jakarta?
09.00
21.00
07.00
19.00
7.
MULTIPLE SELECT QUESTION
45 sec • 1 pt
Jika Andi sedang sekolah mulai pukul 07.00 hingga pukul 13.00. Pada pukul berapakah Aldo bisa berkomunikasi dengan Andi via internet?
03.00
05.00
07.00
11.00
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?
Similar Resources on Wayground
13 questions
Makar Sankranti/Pongal/Lohri/Uttrayan
Quiz
•
KG - 5th Grade
15 questions
Tema 7 Sub Tema 1 Kelas 5
Quiz
•
5th Grade
15 questions
Sekolah Minggu Buddhis Vihara Vajra Bhumi Nusantara
Quiz
•
KG - 12th Grade
10 questions
Week-2 (Day-3)
Quiz
•
1st - 5th Grade
15 questions
Akuntansi Lembaga
Quiz
•
1st - 10th Grade
10 questions
MATEMATIK TAMBAHAN TINGKATAN 5
Quiz
•
5th Grade
15 questions
POLA AYAT
Quiz
•
1st - 5th Grade
10 questions
Bahasa Indonesia Kelas 5 Tema 3
Quiz
•
4th - 6th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Other
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Presidents' Day
Quiz
•
KG - 5th Grade
10 questions
Multiplying Fractions
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Adding and Subtracting Decimals
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Understanding Equivalent Fractions
Interactive video
•
3rd - 5th Grade
15 questions
Rounding Decimals
Quiz
•
5th Grade
12 questions
Figurative Language Review
Interactive video
•
5th Grade