Search Header Logo

ANEKDOT

Authored by Slasi Widasmara

World Languages

10th Grade

Used 1+ times

ANEKDOT
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

15 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Andi kehilangan sepeda motor, kemudian melapor ke kantor polisi setempat. Setelah tiga bulan berlalu, Andi belum juga mendapat kabar dari kepolisian. Akhirnya, Andi memutuskan pergi ke kantor polisi untuk menanyakan nasib motornya. Setelah sampai di kantor polisi, Andi merasa senang karena mendapat keterangan bahwa motornya sudah ditemukan. Andi ingin segera membawa pulang motor kesayangannya tersebut.

"Bolehkah saya membawa pulang motor tersebut, Pak?"

tanya Andi kepada petugas.

"Boleh, Nak. Asal kamu tahu diri." Jawab petugas.

"Oh iya. Saya mengucapkan terima kasih, Pak." Sambil berjabat tangan dan menerima surat keterangan. Petugas tersebut menyerahkan berkas penerimaan dengan berat.


Sindiran yang terdapat dalam anekdot tersebut adalah ...

Tempat parkir menjadi pusat pencurian sepeda motor

Hendaknya menjaga keamanan barangnya sendiri-sendiri

Petugas kepolisian seharusnya tidak melakukan pungutan liar dalam melayani masyarakat

Ucapan terimakasih sangat berarti bagi petugas

Kehilangan motor merupakan pengalaman yang berharga

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Media Image

Pokok-pokok isi anekdot yang tepat, sesuai dengan teks anekdot tersebut adalah ....

Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.

Teks anekdot ini menyindir fenomena begitu banyak pejabat yang melakukan korupsi.

Para perampok justru makin tidak bernyali karena ternyata korbannya para pejabat.

Para perampok makin bernyali saat mengetahui yang dirampok adalah pejabat negara, karena menganggap bahwa para pejabat itu yang merampok uang rakyat (uang mereka).

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Media Image

Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah….

Para pejabat negara banyak yang melakukan korupsi sehingga dianggap merampok uang rakyat.

Para pejabat negara tidak takut dengan perampok karena merekalah perampok sesungguhnya.

Pejabat negara selalu menggunakan barang mewah dan mengendarai mobil mewah.

Sebaiknya para pejabat negara lebih berhati-hati ketika melewati jalan yang sepi dan jauh dari pemukiman warga

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Advokat

Suatu sore dua mahasiswa Fakultas Hukum sedang terlibat diskusi kecil. Mereka adalah Fredi dan Ibrahim.

Fredi : Apa kepanjangan dari Advokat?

Ibrahim : Ada duit advokasi All out!

Fredi : Hah…!!

Disadur dari: http://tamao-feryzawa: blogspot.com/2013/09/contoh-anekdot-hukum-politik.html

Aspek kelucuan atau kekonyolan teks tersebut adalah ….

Dua mahasiswa sedang berdiskusi

Diskusi dilakukan pada suatu sore

Pengkreasian kepanjangan advokat

Mereka bernama Fredy dan Ibrahim

Fredi bertanya kepanjangan advokat.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah dengan cermat kutipan berikut.

Seekor anak harimau bertanya kepada ayahnya, “Ayah, apakah aku bisa mempunyai uang?”

Ayahnya menjawab, “Tentu saja bisa.”

“Kapan aku bias mempunyai uang?” Tanya anak harimau.

“Kamu akan mempunyai uang setelah kamu diolah menjadi jaket dan dompet,” jawab sang ayah harimau.

Disadur dari: http://www.ketawa.com/2014/06/10182-kapan-buaya-bisa-punya-uang,html

Aspek yang dikritik anekdot tersebut adalah …

Kawasan hutan tempat hidup harimau semakin sempit.

Harimau adalah binatang buas yang berbahaya bagi manusia.

Banyak perburuan harimau untuk diambil kulitnya.

Banyak harimau kelaparan masuk desa dan memangsa manusia.

Habitat harimau di hutan semakin berkurang karena seleksi alam.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah teks anekdot tersebut!

Kisah Pemulung

Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT: “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”

Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT: “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.

Dari segi makna tersirat, teks anekdot di atas dapat diinterpretasikan sebagai...

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

Pemulung dilarang masuk!

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.

Teranyata masih banyak pemulung disekitar kita.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Media Image

Ini adalah jenis teks anekdot...

Nasihat

Kritik

Hiburan

Lisan

Tertulis

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?