Search Header Logo

Pemikiran KHD

Authored by Pengajar M.Pd

Professional Development

Professional Development

Used 5+ times

Pemikiran KHD
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

14 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pada masa pemerintahan Hindia Belanda, beberapa bupati mendirikan 'sekolah-sekolah kabupaten' yang kemudian disebut sebagai 'Sekolah-sekolah Bumiputera'. Selanjutnya, pemerintahan Hindia Belanda memberikan kesempatan bagi orang Bumiputera untuk bersekolah lanjut.

Dari pernyataan berikut, manakah yang menjadi tujuan pemerintahan Hindia Belanda ketika memberikan kesempatan bagi orang Bumiputera untuk bersekolah lanjut?

1. mendidik orang bumiputera menjadi pegawai-pegawai di perusahaan pemerintahan Hindia Belanda.

2. menjalankan kebijakan pemerintahan Hindia Belanda untuk meningkatkan kesejahteraan hidup anak-anak.

3. mendidik orang Bumiputera agar dapat mempersiapkan kemerdekaan dan masa depan Indonesia.

4. mempersiapkan orang bumiputera untuk membantu di perusahaan milik pemerintahan Hindia Belanda

1 dan 2

1 dan 4

2 dan 4

2 dan 3

1 dan 3

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Ada masa pemerintahan Hindia Belanda, beberapa bupati mendirikan 'sekolah-sekolah kabupaten' yang kemudian disebut sebagai 'Sekolah-sekolah Bumiputera'. Kemudian, pemerintahan Hindia Belanda memberikan kesempatan bagi orang Bumiputera untuk bersekolah dengan tujuan

menjalankan kebijakan Pemerintah Hindia Belanda untuk meningkatkan kesejahteraan hidup anak-anak

mengharapkan anak-anak Bumiputera dapat membaca, menulis dan berhitung untuk masa depan Pemerintah Hindia Belanda.

memberikan kesempatan belajar kepada anak-anak Indonesia untuk mendapatkan kesempatan belajar yang sama dengan anak-anak Eropa

mendidik orang Bumiputera menjadi pegawai-pegawai di perusahaan Pemerintah Hindia Belanda

mendidik orang Bumiputera agar dapat mempersiapkan kemerdekaan dan masa depan Indonesia

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Taman Siswa hadir sebagai perwujudan benih pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dengan tujuan untuk

kemerdekaan Ki Hadjar Dewantara

kemerdekaan Hindia Belanda

kemerdekaan budaya

kemerdekaan anak

kemerdekaan bangsa Indonesia

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Ki Hadjar Dewantara menyampaikan bahwa tujuan pendidikan adalah "menuntun segala kekuatan kodrat" yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Bila dikaitkan dengan Pendidikan Abad 21, manakah yang bukan arti dari frase "menuntun segala kekuatan kodrat?"

Kolaborasi guru dan siswa dalam menginisiasi/menciptakan kasmaran belajar dalam diri siswa

Keteladanan guru yang inspiratif dalam pembelajaran

Kecakapan guru dalam menjalankan peran utamanya sebagai pendidik

Kreativitas guru dalam menciptakan pembelajaran bermakna

Komunikasi harmonis yang reflektif antara guru dan siswa

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Ki Hadjar Dewantara menghasilkan sebuah pemikiran "pendidikan yang berhamba pada anak". Bila dihubungkan dengan Pendidikan Abad 21, pendekatan apakah yang tepat untuk mendukung pemikiran tersebut?

Pendidikan yang memberikan penekanan pada anak sebagai seorang yang religius.

Pendidikan yang menjadikan anak tuan atas pembelajaran.

Pendidikan yang mengharuskan guru sebagai pelayan anak.

Pendidikan yang menekankan religiusitas.

Pendidikan yang berpusat pada siswa.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Manakah di antara pernyataan-pernyataan berikut yang menjadi landasan pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang pendidikan anak?

Anak diumpamakan sebagai sehelai kertas kosong sehingga kaum pendidik boleh mengisi kertas yang kosong itu menurut kehendaknya.

Anak yang dilahirkan diumpamakan sebagai sehelai kertas yang sudah ditulisi penuh, sehingga pendidikan berkewajiban dan berkuasa menebalkan tulisan tersebut sehingga kelak nampak sebagai budi pekerti yang baik.

Pendidikan hanya menolak pengaruh-pengaruh dari luar, sedangkan budi pekerti yang tidak nampak ada di dalam jiwa anak tidak akan dapat diwujudkan.

Anak itu lahir sebagai sehelai kertas yang sudah ditulis sepenuhnya sehingga pendidikan dari siapapun tidak mungkin dapat mengubah karakter anak.

Pendidik berkuasa sepenuhnya untuk membentuk watak atau budi seperti yang diinginkan karena masa depan anak tergantung pada hasil pendidikan.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Ki Hadjar Dewantara menyatakan bahwa pendidikan budi pekerti dapat dilatih dengan menggunakan permainan anak-anak, seperti permainan congklak yang dapat melatih

olah tenaga

olah pikir

olah semangat

olah raga

olah rasa

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?