Search Header Logo

aspek kebahasaan cerpen

Authored by Maya Cintia Dewi

Other

9th Grade

Used 6+ times

aspek kebahasaan cerpen
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Cermati kutipan cerpen berikut!

“Lihat, banyak orang […] pada ladang yang tak lebih luas dari rumah kita. Lihat pula pepohonan yang berbaris rapi kala beribadah kepada Sang Pencipta. Itu, lihatlah di pucuk ranting pohon beringin itu, terdapat sarang pohon pipit yang sengaja dibuat olehnya karena merasa nyaman dan aman tinggal di situ.” Waktu itu aku berusia tiga sampai empat tahun. Tampak asyik dongengan kakek dan aku beruntung sekali dilahirkan di daerah ini.

Majas yang tepat untuk melengkapi kutipan cerita tersebut adalah ....

Meraih mimpi

Merindukan bulan

Merangkai kata

Menaruh harapan

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Sebuah mobil colt berplat nomor merah berhenti persis di depan kedai kasur Alin. Murni berdebar-debar, kalau-kalau orang yang turun dari mobil itu utusan hotel yang memesan tiga puluh kasur single itu. Ia berusaha tersenyum dan menyembunyikan giginya yang terlalu menonjol ke depan. Orang berpakaian pegawai itu juga tersenyum membalas. "Maaf, Bu. Saya pegawai ketertiban Balaikota. Apakah racun api Ibu masih baik? Boleh saya periksa?"

Kata tercetak miring tersebut mengandung makna . . . .

Bangunan tempat memproduksi barang

Bangunan tempat menitipkan barang

Bangunan tempat berjualan

Bangunan tempat menumpuk barang

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah. Andi sadar, sejak ayahnya meninggal tiga tahun yang lalu, ia dan ibunya memang harus hidup hemat. ”Ah masa iya aku tak bisa memberi hadiah untuk Tommy temanku?” gumam Andi seraya bangkit dari tempat tidur pembaringan.

"matahari yang mulai tenggelam" tersebut mengandung makna . . . .

Hari hampir siang

Hari hampir senja

Hari hampir malam

Hari hampir subuh

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Hari ini aku betul-betul seperti mendapatkan durian runtuh. Waktu berangkat ke sekolah aku bertemu dengan Tante Dian. Aku diberi tambahan uang saku. Di sekolah temanku merayakan ulang tahun. Aku ditraktir makan di kantin sekolah. Sepulang sekolah, nenekku datang membawa oleh-oleh roti panggang kesukaanku.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ...

Sudah sepantasnya aku mendapatkan hadiah hari ini.

Hari ini aku menghabiskan uang yang cukup banyak.

Aku meminta uang kepada ibu untuk mentraktir teman-temanku.

Aku bersyukur hari ini karena banyak rezeki tanpa harus keluar uang

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

  Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku. Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah.…

Mentari meredup

Ketika kerumunan tidak bersama

Mentari di sebelah barat

Kebohongan yang disampaikan tokoh kamu

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

4.      Ya, kediaman keluarga Sastro Suwiryo yang menempati lahan seluas 200 meter persegi di Desa Kasongan pinggiran Yogyakarta itu bisa dibilang tenang dan tentram sebelumnya. Malam itu sudah hampir setengah jam isak tangis terdengar mengalahkan lagu malam yang dinyanyikan oleh angin dan lambaian pohon kelapa belakang rumah. Rembulan purnama yang tengah asyik menemani orang-orang yang sedang tidur dengan nyenyak juga tidak disapa oleh isak tangis itu.

“ Bapak, bangun, Pak.”

“ Ada apa, Bu? Malam-malam begini kok bangun? Kok kelihatannya ada yang serius.” (Dikutip dari: Agung Webe, “Arjuna Tidak Mencari Cinta” dalam Arjuna Tidak Mencari Cinta, Bekasi, Soul Journey, 2016.)

Kalimat bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut mengandung majas . . . .

a.       Metafora

Metafora

  Personifikasi

Metonimia

Hiperbola

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

  (1) Seperti teman-temannya yang lain, sebenarnya Andi ingin sekali memberi hadiah untuk Tommy, tetapi ia tidak enak hati meminta uang pada ibunya. (2) Apalagi, ibu hanya diam ketika ia menyodorkan undangan pesta ulang tahun Tommy kemarin. (3) Saat itu, ibu sedang duduk-duduk di beranda sambil memandangi matahari yang mulai tenggelam. (4) Diamnya ibu, pertanda ibu belum punya uang untuk membeli hadiah.

Bukti bahwa kejadian pada kutipan cerpen di atas menggunakan keterangan waktu malam hari pada kalimat…

1

2

3

4

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?