
TWK 3 - Bhinneka Tunggal Ika (post)
Authored by Akademik Akses
History
KG
Used 80+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Semboyan Bhineka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa dikenal untuk pertama kalinya pada masa Majapahit era kepemimpinan…..
Gajah Mada
Bhre Kertabumi
Wikramawardhana
Wisnuwardhana
Raden Wijaya
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Semboyan Negara Indonesia ini telah memberikan nilai-nilai inspiratif terhadap sistem pemerintahan pada masa kemerdekaan. Bhineka Tunggal Ika pun telah menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam kitab Sutasoma, definisi Bhineka Tunggal Ika lebih ditekankan…..
ada perbedaan dalam hal kepercayaan dan keanekaragaman agama yang ada di kalangan masyarakat Majapahit
ada perbedaan dalam hal kepercayaan dan keanekaragaman agama yang ada di kalangan masyarakat Indonesia
ada perbedaan dalam hal keanekaragaman agama yang ada di kalangan masyarakat Majapahit.
ada perbedaan dalam menilai dan merasakan keanekaragaman agama yang ada di kalangan masyarakat Majapahit.
ada kesamaan dalam hal kepercayaan dan keanekaragaman agama yang ada di kalangan masyarakat Majapahit.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia, lambang Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika ditetapkan secara resmi menjadi bagian dari Negara Indonesia melalui…..
Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 pada 17 Oktober 1951 dan di undang – undangkan pada 28 Oktober 1951 sebagai Lambang Negara.
Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 1951 pada 19 Oktober 1951 dan di undang – undangkan pada 28 Oktober 1951 sebagai Lambang Negara.
Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 1951 pada 17 Oktober 1951 dan di undang – undangkan pada 28 Oktober 1951 sebagai Lambang Negara.
Peraturan Menteri Nomor 66 Tahun 1951 pada 17 Oktober 1951 dan di undang – undangkan pada 28 Oktober 1951 sebagai Lambang Negara.
Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 1951 pada 17 Oktober 1951 dan diundang – undangkan pada 29 Oktober 1951 sebagai Lambang Negara.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Usaha pada masa Majapahit maupun pada masa pemerintahan Indonesia berlandaskan pada pandangan yang sama, yaitu pandangan mengenai semangat rasa persatuan, kesatuan, dan kebersamaan sebagai modal dasar untuk menegakkan Negara. Sementara itu, semboyan “Tan Hana Dharma Mangrwa” memiliki arti…..
tidak ada kebenaran yang bermuka dua
bertahan karena benar
bertahan karena benar
hendaknya manusia senantiasa berpegang dan berlandaskan pada kebenaran yang satu
tidak ada kebenaran yang bercabang
kesadaran akan hidup bersama di dalam keberagaman
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Sumpah Palapa karena di dalamnya terdapat pernyataan suci yang diucapkan oleh Gajah Mada yang berisi ungkapan “lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa” yang berarti…..
kalau telah menguasai Nusantara, saya melepaskan puasa/tirakatnya
kalau telah menguasai bumi pertiwi saya melepaskan puasa/tirakatnya
kalau telah menguasai Nusantara, saya melepaskan beban dan masalah
kalau telah menguasai Indonesia, saya melepaskan puasa/tirakatnya
kalau telah menguasai Nusantara, saya mulai puasa/tirakatnya
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Konsep Bhineka Tunggal Ika adalah sebuah semboyan yang dijadikan dasar Negara Indonesia. Oleh sebab itu, Bhineka Tunggal Ika patut dijadikan…..
landasan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan di dalam bangsa Indonesia
acuan untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan di dalam bangsa Indonesia
perintah untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan di dalam bangsa Indonesia
pedoman untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan di dalam bangsa Indonesia
landasan untuk mewujudkan kebersamaan dan kesamaan di dalam bangsa Indonesia
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Di Indonesia, berbagai macam keanekaragaman yang ada tidaklah membuat bangsa ini menjadi pecah. Terdapat 5 agama yang ada di Indonesia, dan hal tersebut tidak membuat agama-agama tersebut untuk saling mencela. Maka sesuai dengan prinsip pertama dari Bhineka Tunggal Ika, maka perbedaan-perbedaan di dalam agama tersebut haruslah dicari common denominator-nya. Maksud dari pernyataan tersebut adalah….
kita haruslah mencari sebuah persamaan dalam perbedaan itu, sehingga semua rakyat yang hidup di Indonesia dapat hidup di dalam keanekaragaman dan kedamaian dengan adanya kesamaan di dalam perbedaan tersebut.
kita haruslah mencari perbedaan dan keberagaman itu, sehingga semua rakyat yang hidup di Indonesia dapat hidup di dalam keanekaragaman dan kedamaian dengan adanya kesamaan di dalam perbedaan tersebut.
kita haruslah mencari keanekaragaman dan kedamaian, sehingga semua rakyat yang hidup di Indonesia dapat hidup di dalam keanekaragaman dan kedamaian dengan adanya kesamaan di dalam perbedaan tersebut.
kita haruslah mencari perbedaan - perbedaan itu, sehingga semua rakyat yang hidup di Indonesia dapat hidup di dalam keanekaragaman dan kedamaian dengan adanya kesamaan di dalam perbedaan tersebut.
kita mungkin harus mencari sebuah persamaan dalam perbedaan itu, sehingga semua rakyat yang hidup di Indonesia dapat hidup di dalam keanekaragaman dan kedamaian dengan adanya kesamaan di dalam perbedaan tersebut.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?