
TES BAHASA INDONESIA
Authored by Azizah Amalia
World Languages
10th Grade

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Apa yang dimaksud dengan teks hikayat ...
Cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang di dalam masyarakat.
Jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas.
Bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris dengan pemilihan kata yang indah.
Suatu bentuk karya sastra prosa, terutama dalam bahasa Melayu lama yang berisikan tentang cerita, kisah, dan dongeng.
karya berisi sindiran dan kritikan terhadap masyarakat
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Teks hikayat banyak menggunakan kata arkais. Yang dimaksud kata arkais adalah ...
Kata-kata gaul
Kata-kata Melayu yang sudah jarang digunakan.
Kata-kata yang sudah jarang digunakan
Kata-kata resapan dari bahasa asing
kata-kata kiasan
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Tersebutlah perkataan seorang raja yang bernama Indera Bungsu dari Negeri Kobat Syahrial. Setelah berapa lama di atas kerajaan, tiada juga beroleh putra.
Maka pada suatu hari, ia pun menyuruh orang membaca doa kunut dan sedekah kepada fakir dan miskin. Hatta beberapa lamanya, Tuan Puteri Sitti Kendi pun hamillah dan bersalin dua orang putra laki-laki.
Ada pun yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan pedang. Maka baginda pun terlalu amat sukacita dan menamai anaknya yang tua Syah Peri dan anaknya yang muda Indera Bangsawan.
Isi pokok dari kutipan teks hikayat di atas adalah ...
Seorang raja bernama Indera bungsu dari Negeri Kobat tiada juga beroleh putra setelah berpuluh tahun menikah.
Membaca doa kunut dan sedekah kepada kaum fakir dan miskin mendatangkan rezeki anak kembar yang kuat.
Seorang raja bernama Indera bungsu mempunyai seorang istri bernama Tuan Puteri Sitti Kendi dan seorang putra bernama Indera Bangsawan.
Raja Indera bungsu dikaruniai putra kembar bernama Syah Peri yang terlahir dengan panah dan Indera Bangsawan dengan pedang.
Tuan Puteri yang tidak bisa memiliki anak
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.
Amanat yang tersirat dalam kutipan hikayat tersebut adalah ....
tunjukkanlah jika memiliki suatu kemampuan.
hendaklah menolong orang yang dalam kesulitan.
lihatlah terlebih dahulu musuh yang akan dihadapi.
jangan terlalu emosi sehingga dapat mencelakai orang lain.
Raja seharusnya mendengarkan aspirasi rakyatnya
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Maka kata Indera Bangsawan, “Hamba ini tiada bernama dan tiada tahu akan bapak Hamba, karena diam dalam hutan rimba belantara. Adapun sebabnya hamba kemari ini karena hamba mendengar kabar anak raja sembilan orang hendak datang membunuh buraksa dan merebut tuan hamba dari padanya itu. Itulah maka hamba datang kemari hendak melihat tamasya anak raja itu. Mengasihani hamba dan pada bicara akal hamba akan anak raja-raja sembilan itu tiadalah dapat membunuh buraksa itu. Jika lain daripada Indera Bangsawan tiada dapat membunuh akan buraksa itu.
Nilai moral yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….
kekejaman raja terhadap rakyatnya
kekacauan penduduk akibat hasutan
kepedulian rakyat atas keselamatan rajanya
keadilan seorang raja kepada rakyatnya
berbuat sopan terhadap raja
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Kalimat dalam kutipan tersebut yang menunjukkan kata-kata arkais adalah ….
diam dan tuan
rimba dan akal
raja dan tamasya
hamba dan buraksa
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Sebermula Raja Hindustan itu sediakala pekerjaanya pergi berburu juga. Maka pada satu hari Raja Hindustan itu sedang berburu, lalu bertemu dua ekor ular. Adapun ular yang betina itu terlalu baik rupanya, maka yang jantan sangat jahat rupanya. Maka hati pada hati Baginda, “Bukan juga jodohnya ular itu, karena yang jantan itu amat jahat rupanya dan yang betina itu elok rupanya.” Maka lalu dihununsnya pedangnya, lalu diparangnya kepada ular jantan itu. Maka ular jantan itu pun matilah. Maka ular betina itu pun putus ekornya sedikit.
Nilai budaya dalam kutipan tersebut yang masih dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah…
Marah melihat sesuatu yang tidak sesuai dengan pandangannya
Lebih mempercayai ular
Menghukum yang berperilaku jahat
Melakukan perburuan di hutan tanpa mengenal batas
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?