
UJI PEMAHAMAN NOVEL
Authored by Arin Pratiwi
World Languages
12th Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
6 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bagi orang-orang di desaku, yang kebanyakan mereka adalah perantau,
saat lebaran seperti inilah waktunya untuk berkumpul. Waktu yang tepat
untuk bersilaturahim, saling melepas rindu, dan saling memaafkan. Dan
tentu saja, waktu menikmati hidangan spesial di rumah.
(Surat Kecil Untuk Ayah, Boy Candra)
Keterkaitan peristiwa dalam kutipan novel tersebut dengan kehidupan saat ini
adalah….
berkumpul dengan tetangga
bersilaturahmi setiap hari
mudik saat lebaran tiba
saling berbagi makanan
memaafkan orang lain
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Cerita yang diangkat Negeri 5 Menara (N5M) sebenarnya sederhana dan
jamak ditemui. Kisah seorang anak (Alif) yang harus merantau dari tanah
Minangkabau ke Jawa (Ponorogo) untuk meneruskan sekolah di Pondok
Madani. Di sana ia berkawan karib dengan Raja dari Medan, Said dari Surabaya,
Dulmajid dari Sumenep, Atang dariBandung, dan Baso dari Gowa. Keenamnya
kemudian dijuluki sahibul menara karena kebiasaan mereka yang sering
berkumpul di bawah menara masjid sambil menunggu azan maghrib. Saat
berkumpul itulah setiap anak berbagi mimpi dan harapan.
Makna kata yang bercetak miring pada kutipan novel di atas adalah….
orang yang memiliki
orang yang menguasai
orang yang jujur
orang yang terpelajar
orang yang memimpin
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
“Siapa laki-laki itu Lintang?”Tanya Sahara tercekat. “Bodenga...” “Oooh ...,” kami
serentak menutup mulut dengan tangan.Menakutkan sekali.Tak ada yang
berani berkomentar.Tegang menunggu kelanjutan cerita Lintang. “Aku lebih
takut padanya daripada buaya mana pun. Pria ini tak mau dikenal orang, tapi
sepanjang pesisir Belitung Timur, siapa tak kenal dia?”“Dia melewati ku seperti
aku tak ada dan dia melangkah tanpa ragu mendekati binatang buas itu. Dia
menyentuhnya! Menepuk-nepuk lembut kulitnya sambil menggumamkan
sesuatu.Ganjil sekali, buaya itu seperti takluk, mengibas-ngibaskan ekornya
laksana seekor anjing yang ingin mengambil hati tuannya. Lalu mendadak
sontak dengan sebuah lompatan dahsyat seperti terbang, reptil zaman
Cretaceous itu terjun ke rawa menimbulkan suara laksana tujuh pohon kelapa
tumbang sekaligus.
(Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)
Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah....
jangan hidup mengucilkan diri sehingga dijauhi masyarakat
janganlah takut kepada manusia, tetapi takutlah kepada binatang buas
janganlah berbuat usil kepada orang-orang yang tidak mau bermasyarakat
janganlah menilai seseorang dari penampilannya
jangan mendekati binatang buas bila kita tidak memiliki keahlian
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Tiap-tiap pemuda yang datang bersekolah di Betawi datang bertamasya di
Danau Singkarak atau ke Sawah Lunto dan singgah di Solok, belum pernah
mereka melampaui sebuah rumah kecil yang amat bersih rupanya, rumah itu
dibeli oleh ibu Hanafidan disanalah ia tinggal bersama Rapiahkarena perlu
menyekolahkan Syafei. Rapiah tidak suka lagi bercerai dengan mertuanya yang
sudah dipandangnya sebagai ibu kandungnya, sedangkan ibu Hanafi pun
berkata hendak menurutkan orang kedua itu kemana perginya.
Rapiah tetap menolak hendak dipersuamikan. Ia berkata tak sampai hati
akan memberi ayah tiri pada Syafei.
(Salah Asuhan, Abdul Muis)
Keterkaitan isi kutipan novel di atas dengan kehidupan sehari-hari adalah....
bertamasya ke Danau Singkarak atau Sawah Lunto
hendaklah kita mengunjungi saudara kita yang ada di daerah
suatu keluarga menyiapkan hidangan yang baik untuk menjamu tamu
ibu mertua dan anak menantu perempuan selalu bersama dalam melakukan
sesuatu
tidak menikah lagi sesudah suaminya meninggal demi masa depan anak yang
dicintai.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Orang tuanya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak hanya memiliki
perahu. Mereka juga memiliki keluarga yang banyak yakni 14 kepala. Dari
kejeniusan nya lintang sangat menyukai matematika. Tapi, Cita-citanya
menjadi seorang ahli matematika harus terpangkas karena tuntutan untuk
membantu orangtua menafkahi keluarga. Terlebih saat ayahnya meninggal ia
harus bekerja keras untuk mencari nafkah padakeluarganya.
(Andrea Hirata dalam Laskar Pelangi)
Berdasarkan kutipan novel di atas, nilai kehidupan apakah yang hendak
disampaikan oleh penulis...
Nilai moral
Nilai sosial
Nilai religius
Nilai patriotik
Nilai pendidikan
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Ah, sebenarnya dia kagum pada laki-lakiitu. Agaknya mesti beginilah makna
dari setiap jiwa yang besar. Manusia besar, yang bakal tak pernah dicetakn
amanya dalam buku-buku pelajaran dan dikuliahkan oleh mahaguru-mahaguru.
Sebab dia tak pernah menulis artikel dalam majalah, apalagi dalam surat kabar.
Manusia besar ini, filosof ini, akan berlaku dari dunia tanpa apa- apa, selain
sejumput kesan-kesan tak beraturan pada sejumput orang lain tentang dia. Hanya
itu.
(Ziarah, Iwan Simatupang)
Isi yang tersurat dalam kutipan novel tersebut adalah...
Sebenarnya orang akan menilai kebesaran jiwa seorang melalui nama dan karya-
karya yang dihasilkan.
Orang berjiwa besar telah menulis ide,
gagasan, dan segala yang dipikirkan dalam
buku-buku pelajaran
Orang besar yang banyak dikagumi orang dalam cerita ini tidak banyak
meninggalkan warisan kepada anak cucunya.
Sesungguhnya kebesaran jiwa seseoranglah
yang menumbuhkan kekaguman pada
orang lain meski orang itu tidak meninggalkan sesuatu kepada kita.
Laki-laki yang berjiwa besar itu telah meninggal dan namanya dicetak dalam
buku- buku pelajaran.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?