
BBI KELAS XII
Authored by Arin Pratiwi
World Languages
12th Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
12 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Mendengar nada suaranya, Wibisono tampak serius. (2) Aku juga tidak mau dia menganggapku
tidak perhatian. (3) Paling tidak aku menampakkan batang hidungku di sana. (4) Koleganya juga pasti
ingin mengetahui siapa istri Wibisono. (5) Formalitas seperti itu merupakan peraturan tidak tertulis yang
harus dijalankan. (6) Sebenarnya aku bisa saja mengelak dengan berbagai macam dalih. (7) Namun, aku
tidak ingin melakukannya.
Majas dalam kutipan tersebut terdapat dalam kalimat bernomor ....
1
2
3
4
5
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Mendengar nada suaranya, Wibisono tampak serius. (2) Aku juga tidak mau dia menganggapku
tidak perhatian. (3) Paling tidak aku menampakkan batang hidungku di sana. (4) Koleganya juga pasti
ingin mengetahui siapa istri Wibisono. (5) Formalitas seperti itu merupakan peraturan tidak tertulis yang
harus dijalankan. (6) Sebenarnya aku bisa saja mengelak dengan berbagai macam dalih. (7) Namun, aku
tidak ingin melakukannya.
Pendeskripsian watak tokoh aku yang bertanggung jawab diungkapkan melalui ...
dialog antartokoh
lingkungan tokoh
pikiran tokoh
tanggapan tokoh
fisik tokoh
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Mae masuk apartemennya yang lengang (2) Lelah usai bekerja dan tak ada yang menyapanya
ketika pulang. (3) Tiba-tiba saja Mae dilanda rasa kesepian. (4) Dia ingin menggunakan laptop, dia teringat
barang itu belum disentuhnya sejak kematian Kakek Yoshinaga. (5) Perhatiannya tercurah pada tugastugas
kuliah, kedai, ramen, Nenek, Osano,
dan Miu.
Kalimat yang menyatakan latar tempat terdapat pada nomor ....
1
2
3
4
5
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Teman-teman Fajar tiba-tiba bercorak gembira. Namun, tidak jauh dari mereka terlihat Daffa yang
terkulai lemas karena layang-layangannya putus. Padahal Daffa sudah menggunakan berbagai strategi
untuk menenangkan permainan layang-layangnya melawan Fajar, tetapi kali ini ia tidak berhasil Tidak
lama senja pun tiba. Ketika terdengar suara adzan, anak-anak membubarkan diri untuk pergi ke masjid,
berita kemenangan Fajar atas Daffa semakin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang layang
milik Fajar memang sakti.
Konflik pda kutipan tersebut adalah ....
Fajar kaget mendengar teman-temannya bersorak gembira.
Daffa tidak berhasil mengalahkan Fajar dalam bermain layangan.
Daffa menggunakan strategi untuk mengalahkan Fajar.
Anak-anak membubarkan diri karena mendengar adzan.
Anak-anak semakin yakin akan kesaktian layang-layang Fajar.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) “Apa kau bilang? Jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh
yang lebih bermartabat!”
(2) “Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?”
(3) “Jatuh martabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?”
(4) “Derajat keluarga Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpematang,
tak ada yang bisa diandalkan.” (5) Tetapi tidak patut rasanya, Mangkudun memandang Azril dengan
sebelah mata. (6) Maka, dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari kampung,
pergi membawa luka hati.
Kalimat yang menunjukkan watak tokoh Mangkudun yang sombong terdapat pada nomor ....
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(5) dan (6)
(6) dan (7)
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) “Apa kau bilang? Jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh
yang lebih bermartabat!”
(2) “Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?”
(3) “Jatuh martabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?”
(4) “Derajat keluarga Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpematang,
tak ada yang bisa diandalkan.” (5) Tetapi tidak patut rasanya, Mangkudun memandang Azril dengan
sebelah mata. (6) Maka, dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari kampung,
pergi membawa luka hati.
Nilai budaya yang terdapat pada kutipan tersebut adalah ....
Orang tua mencarikan jodoh untuk pasangan anaknya yang sesuai.
Seorang kekasih meninggalkan pasangannya karena miskin.
Keturunan harus dipertimbangkan untuk mencari pasangan agar sepadan.
Laki-laki harus berhasil dalam hidupnya sebelum mencari pasangan.
Orang tua berhak menolak jodoh yang dipilih anaknya.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) “Apa kau bilang? Jodoh? Saya tidak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh
yang lebih bermartabat!”
(2) “Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?”
(3) “Jatuh martabat keluarga kita bila laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?”
(4) “Derajat keluarga Azrial memang seumpama lurah tak berbatu, seperti sawah tak berpematang,
tak ada yang bisa diandalkan.” (5) Tetapi tidak patut rasanya, Mangkudun memandang Azril dengan
sebelah mata. (6) Maka, dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. (7) Ia hengkang dari kampung,
pergi membawa luka hati.
Amanat yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut yang tepat adalah ....
Janganlah merendahkan orang lain!
Bersabarlah jika kita dihina!
Janganlah memiliki kekasih orang kaya!
Lupakan orang yang bukan jodoh kita!
Bersemangatlah untuk meraih kesuksesan!
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?