
SURVEILANS DIFTERI
Authored by Tim KIPI
Fun
1st Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
5 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Definisi Operasional penyakit Difteri adalah
Gejala demam, sakit menelan, dan pseudomembran warna kemerahan, mudah lepas dan tidak mudah berdarah.
Gejala demam, sakit menelan, dan pseudomembran warna kemerahan, tidak mudah lepas dan tidak berdarah.
Gejala demam, sakit menelan, dan pseudomembran putih keabu-abuan, tidak mudah lepas dan mudah berdarah.
Tidak ada gejala demam, tidak sakit menelan, dan pseudomembran putih keabu-abuan, mudah lepas dan mudah berdarah.
Tidak ada gejala demam, tidak sakit menelan, dan pseudomembran putih keabu-abuan, mudah lepas dan mudah berdarah.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Berikut ini beberapa istilah yang benar terkait penyakit difteri adalah
Kasus konfirmasi adalah kasus suspek dengan hasil laboratorium positif.
Kasus hubungan epidemiologi adalah kasus suspek yang ada hubungannya dengan kasus laboratorium positif.
Carrier/pembawa adalah kontak kasus yang menunjukkan gejala klinis, tetapi hasil pemeriksaan laboratorium positif.
A dan B benar
A, B dan C benar
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Definisi KLB difteri adalah
Jika ditemukan suspek difteri dengan konfirmasi laboratorium kultur positif
Jika ditemukan suspek difteri yang mempunyai hubungan epidemiologi dengan kasus kultur positif
Jika ditemukan suspek difteri dengan konfirmasi laboratorium Elek test positif
A dan B benar
B dan C benar
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penyelidikan epidemiologi penyakit difteri adalah
Pengumpulan epidemiologi dasar berdasarkan tempat kejadian, orang, dan waktu kejadian.
Pelaporan segera dengan berjenjang dari level puskesmas, kabupaten, provinsi dan pusat.
Mempersiapkan bahan KIE untuk masyarakat setempat
Mempersiapkan alat dan bahan untuk pemberian profilaksis dan pengambilan spesimen.
Semua benar.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dalam tata laksana kontak erat difteri yang perlu diperhatikan yaitu
Kontak Erat adalah orang yang pernah kontak dengan kasus difteri sejak 10 hari sebelum timbul gejala sakit tenggorok sampai 2 hari setelah pengobatan
Setiap kontak erat diberikan antibiotik profilaksis dengan dosis sesuai usia untuk mencegah perkembangbiakan bakteri dan produksi toksin tidak terbentuk.
Pengambilan spesimen pada kontak erat berdasarkan pada kajian epidemiologi.
Setiap kelompok kontak erat memiliki Pemantau Minum Obat (PMO) yang bertugas memastikan obat diminum setiap hari. PMO dapat berasal dari petugas kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, guru dan sebaiknya tidak berasal dari keluarga.
Semua benar
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?