Search Header Logo

AM MA Bahasa Indonesia

Authored by Sukma Wandi

Other

12th Grade

Used 1+ times

AM MA Bahasa Indonesia
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

45 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Cermati teks laporan hasil observasi berikut ini!

Instrumen Musik Tradisional

Instrumen musik tradisional sangat banyak macamnya,selain dibagi menurut sumber bunyinya, instrumen musik tradisional dapat dibedakan berdasarkan bentuknya yakni sebagai berikut.

Pertama instrumen dalam bentuk tabung. Instrumen ini merupakan bentuk umum dari alat musik yang memakai bahan dasar bambu. Bahan bambu ini dapat diganti dengan kayu atau logam, misalnya calung, angklung/kentongan/kulkul, suling/saluang, dan guntang.

Kedua, instrumen dalam bentuk bilah. Kekuatan bunyi instrumen jenis ini perlu didukung oleh wadah gema sebagai ruang resonator misalnya gambang, kolintang, saron dan gander.

Ketiga, intrumen berbentuk pencon yang memiliki pencu(jawa) yaitu bagian yang menonjol dari suatu bidang datar atau yang dianggap datar. Pencu dimaksudkan sebagai tumpuan pukulan pada umumnya, alat ini terbuat dari logam. Di negara kita alat musik ini cukup banyak misalnya bonang (Jawa dan Sunda), trempong (Bali), kromong (Betawi), Talempong (Minang), totobuang (Ambon), dan kangkanong (Banjar), semuanya memiliki sistem nada yang berbeda

Masih banyak instrumen daerah bentuk lain yang tidak dapat digolongkan ke dalam kelompok-kelompok tersebut karena memang tidak memiliki kesamaan bentuk. Bahkan beberapa alat musik sering mempunyai bentuk yang benar-benar khas, misalnya siter/celempung, tarawangsa, rebab, dan popondi/tolido

 

Pernyataan umum/klasifikasi teks laporan hasil observasi di atas adalah...

instrumen musik tradisional. 

instrumen bentuk bilah

instrumen bentuk khas

instrumen bentuk tabung

instrumen bentuk pencon

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Setiap teks memiliki cirri kebahasaan sendiri.

Berikut  ini yang bukan merupakan kaidah kebahasaan teks laporan observasi adalah.

Banyak menggunakan kata benda.

Banyak menggunakan kata yang menyatakan pengelompokan.

Banyak menggunakan kata-kata teknis

Banyak menggunakan kata yang menggambarkan keadaan.

Banyak menggunakan kata sifat.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Cermatialah kutipan di bawah ini! Mereka perlu lebih banyak bergaul dengan literatur-literatur yang menyajikan bahasa dalam bentuk baku, beragam bacaan yang mendorong mereka berpikir, berasa dan berkomunikasi dengan bahasa yang logis dan tertata.

 

Dalam teks eksposisi cuplikan tersebut tergolong ke dalam unsur...

Fakta br

Masalah

Saran  

Argumen

Pendapat

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah teks anekdot di bawah ini!

 

Seorang buta berjalan membawa gentong di atas pundaknya sambil menenteng lampu. Berjalan menuju sungai untuk mengisi gentong itu. Seseorang yang melihatnya berkata “Wahai orang buta, malam hari dan siang hari sama saja bagimu. Lalu apa manfaat lampu itu?“. Orang buta itu menjawab, “ Hai orang yang suka mencampuri urusan orang lain!. Lampu ini kuperuntukkan kepada orang yang buta hati, agar ia tidak terpeleset atau menabrakku”.

 

Teks tersebut layak disebut anekdot karena...

Mengandung tema sosial                               

Mengandung sindiran-sindiran sosial

Bertokoh orang yang buta

Disampaikan ke dalam bentuk cerita singkat.

Berupa kisah lucu yang menyadarkan

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan hikayat berikut!

Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunanya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturuanya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunanya berjanji untuk melindungi binatang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.

 

Pesan moral yang terkandung dalam hikayat di atas adalah...

Seharusnya orang itu makan daging. 

Harus menghormati orang lain                       

Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan

Pentingnya menepati janji

Kita harus pandai menghargai orang lain

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan novel berikut!

Kusno bekerja dengan rajin, tapi celana kepar 1001-nya bertambah lama bertambah pudar, karena sering dicuci. Setiap bulan dia berharap akan dapat membeli sebuah celana baru, tapi uang yang sepuluh ribu rupiah itu untuk makan saja tidak cukup. Seluruh pikiran Kusno tertuju pada celana itu. Apakah yang terjadi pada dirinya apabila celana itu sudah tidak bisa dipakai lagi?. Setiap hari ia berdoa agar Tuhan tidak menurunkan hujan. Jika turun hujan Kusno akan kembang kempis memikirkan celananya itu.

 

Masalah yang diungkapkan dalam kutipan novel di atas adalah...

Keadaan perasaan Kusno.

Pengabdian khusus dari hati nurani   

Kenang-kenangan yang tidak terlupakan.

Keprihatinan hidup Kusno

Kegiatan rutin Kusno

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Perhatikan cuplikan negosiasi di bawah ini!

Ica                   : Sudah lama kita tidak bertemu dengan teman kita ya, Gus?

Gus     : Benar Ca, sudah rindu rasanya berkumpul seperti dulu.

Ica :...

Gus     : Ide yang bagus itu, kapan kita wujudkan?

 

Kalimat yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang di atas adalah...

Kapan kita berkumpul dengan teman-teman?

Berkumpul seperti apa yang kamu maksudkan?

Di mana kita laksanakan acara kumpul tesebut?

Itu sangat mudah dilakukan asal mau saja.

Bagaimana kalau kita adakan reuni?.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?