
soal PAT kelas 9 Spensa
Authored by fatma waty
Education
9th Grade
Used 4+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE SELECT QUESTION
1 min • 1 pt
1. Pada suatu sore walaupun tidak disetujui alimah, siti nurbayah memebeli kue yang dijajakan oleh pendekar empat, kaki tangan Datuk Maringih kue yang sengaja disediakan khusus untuk Siti Nurbaya telah diisi racun. Setelah penjaga kue yang baru saja dibelinya. Setelah makan kue itu kepala Siti Nurbaya pening. Tak lama kemudian ia meninggal. Amanat yang terdapat pada kutipan tersebut adalah…..
Bila melihat orang menjual kue beli saja.
Jika ada kue entah dari mana, makan saja.
Dalam melakukan perbuatan kita harus berhati-hati.
Dalam menjalani kehidupan, kita harus hadapi degan santai.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Betapa gembiranya Ardi. (2) saat pulang sekolah is mendapat tawaran dari pamannya Abdulmanam, untuk bersekolah di Jakarta. (3) bagaimanpun dijakarta harus berjuang . (4). Jakarta adalah kota besar , yang selama ini ia impikan selama ini, yakni bisa melihata dan tinggal di jakarta. Bukti bahwa latar waktu kutiban tersebut pada siang hari ditunjukan pada nomor. ….
(4)
(1)
(3)
(2)
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Ketika itu pula ibu menceritakan bahwa kakanya Narothama lulus sebagai letnan muda dan dua minggu lagi akan diwisuda. (2). Suasana keluarga menjadi ceria mendengar kabar itu. Sambil bekerja tak henti-hentinya mereka memebicarakan Narothama. (3). Santi mewaili keluargana untuk menghadiri wisuda. (4). Malam keberangkatan santi tidak dapat tidur nyenak, banyak yang direncanakan dan yang diharapkannya. Bukti suasana yang harap-harap cemas dan gelisah pada kutiban cerpen tersebut adalah pada kalimat nomor ……..
(4)
(2)
(3)
(1)
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Dua minggu setelah telegram dari Imam datang pula wesel dan surat dari santo, ibu sangat bangga sampai meneneskan air mata bahagia ibu menyatakan pada anak-anak nya agar tetap hidup seperti apa yang dilakukan selama ini. Jangan congkaka karena kakak mereka banyak membantu. Pesan atau amanat yang terkandung dalam cuplikan cerpen tersebut adalah…..
Hidup ini hendaknya penuh prihatin dan dijalani apa adanya.
Dalam hidup ini harus menunjukan kemampuan pada oranag lain.
Dalam memberikan bantuan harus iklas
Hendaknya tetap hidup dalam kesederhanaan.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) Wulan heran, mengapa lelaki itu begitu baik mau membayarkan ongkos busnya. Padahal wualn tidak kenal sama sekali. (2). “Astaga , jangan-jangan……” melintas pikiran buruk dibenaknya, (3) jangan-jangan leleki itu amau menculiknya, dia membayariku supaya dia tidak curiga kepadanya.” (4). Jantung wulan kembali berdegup kencang. (5). Baru kemarin , ia membaca tentang penculikkan anak-anak .(6). Seingat wulan lelaki itu juga dari sekolahnya. Pesan tersirat dari kutipan cerpen tersebut adalah….
kita harus mencurigai seseorang yang belum kita kenal
kita harus waspada di setiap kesempatan.
Kita tidak bisa membedakan orang baik dan orang jahat.
Kita harus berbuat kepada siapa saja
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pelogia Vlassau adalah istri montir pabrik bernama Michair Vlassau. Yang menjalani perkawinan diantara siksaan fisisk dan caci maki. Popel vlassay adalah anak Pelogia. Ia aktif dalam gerakan kaum buruh. Ya salah satu tokoh dlam gerakan kaum bruruh untuk kebenaran dan keadilan. Povel menjadi pusat dari seluruh proses. Penyadaran awal dalam diri Pelogia . Proses ini membawa pelogia memperjuangkan cita-cita nya mengenai keadilan sosial dan kemanusiaan. Ia bukan lalgi ibu yang pasif dan menerima nasip. Ia menjadi “ Ibunda“dari perjuangan itu. Simpulan cerita tersebut adalah….
Ibu dan anak sama-sama memperjuangan nasib buruh.
Keluarga yang selalu yang selalu memperjuangkan keadilan bagi kaum buruh.
Povel memperjuangkan kebenaran dan keadilan bagi kaum buruh.
Pelogia, ibu yang tidak pernah takut dalam memperjuangkan buruh
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Dengan senang hati yang remuk redam Hanafi pulang ke kampung halamannya di sumatra barat , ibunya ingin mengembalikan Hanafi kepada Rafia Hanafi menolak karena mungkin menjilat liur yang sudah di ludahkannya. Hanafi menyesal oleh tindakan yang tidak mengidahkan nasehat orang tuanya sehingga ia menderita dalam menjalani hidup ini. Tak lama kemudian Hanafi mati karena menelan empat butir sublimat. Pesan yang tersirat dalam kutipan cerita tersebut…….
Jangan pulang kampung dalam keadaan sedih
Jangan menolak keinginan orang tua
Turutilah nasihat orang tua
Jalani hidup sesuai engan pilihan
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?