
Product Knowledge Ultracox
Authored by Technical Support
Professional Development
Professional Development
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
6 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Berapa dosis Ultracox untuk ayam?
1 ml/ 1 L air minum
2 ml/ 1 L air minum
1 ml/ 2 L air minum
1 ml / 1 - 2 L air minum
Answer explanation
Dosis Ultracox untuk unggas/ ayam adalah 1 ml/ 2 L air minum atau 1 ml/ 7 kg BB. Diberikan selama hari berturut-turut
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Apa dan berapa kandungan setiap ml Ultracox?
Toltrazuril 50 mg
Toltrazuril 25 mg
Toltrazuril 10 mg
Toltrazuril 5 mg
Answer explanation
Setiap ml Ultracox mengandung 50 mg Toltrazuril. Toltrazuril merupakan antikoksi efektif yang termasuk ke dalam senyawa sintetik golongan triazine dan di ekskresikan melalui feses.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Kenapa penggunaan koksidiostat saja (polieter ionofor) dalam pakan (medicated feed) dinilai kurang untuk menanggulangi outbreak koksidiosis? KECUALI
Dosisnya tidak cukup untuk mengcover populasi ookista yang terlalu banyak (outbreak)
Sifatnya mencegah dan mengontrol koksidia di lingkungan, bukan menanggulangi
Jika berhenti digunakan/ stop penggunaannya, ayam akan tetap terhindar dari koksidiosis
Jika diberikan terus menerus tanpa strategi program dapat terjadi resistensi
Answer explanation
Koksidostat (polieter ionofor) dalam medicated feed biasanya hanya dapat menangani tantangan yg ringan (mild challenge) di lingkungan. Sedangkan antikoksidia seperti senyawa sintetik (Ultracox) digunakan untuk menangani tantangan berat (extreme challenge) (outbreak) di lingkungan. Selain itu polieter ionophore kurang bisa menggertak kekebalan lokal akan koksi sehingga jika pemakaian dihentikan cenderung terjadi kasus koksidiosis karena tubuh khususnya saluran pencernaan tidak memiliki kekebalan melawan koksi.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bakteri yang sering menjadi penyebab infeksi sekunder (infeksi ikutan) pada kasus koksidiosis adalah ...
E. Coli
Clostridium perfingens
Avibacterium paragallinarum
Micoplasma gallisepticum
Answer explanation
Pada kasus koksidiosis, sporozoit akan merobek sel usus sehingga bakteri Clostridium perfingens memiliki akses untuk masuk dan berkembang menyebabkan nekrosis (sel mati) pada jaringan usus. Oleh karena itu kasus koksidiosis sering diikuti kasus Necrotic Enteritis (NE)
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bentuk peningkatan kekebalan tubuh dari pemberian Ultracox KECUALI....
Peningkatan efek patogenik koksidiosis
Berkurangnya lesi yang terlihat dengan mata
Penurunan produksi ookista
Peningkatan performa ternak
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • Ungraded
Kejelasan penyajian materi Teleconference oleh Technical Support...
(jawaban anda tidak mempengaruhi poin)
Kurang
Cukup
Baik
Sangat Baik
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?