Search Header Logo

PTS Semester 1 B. Indonesia Paket C PKBM Tridaya 2324

Authored by budhi shakti

World Languages

9th - 12th Grade

Used 2+ times

PTS Semester 1 B. Indonesia Paket C PKBM Tridaya 2324
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 4 pts

Bacalah teks dibawah untuk menjawab soal no 1-6!

Jalak putih (Sturnus melanopterus) merupakan burung dari suku Sturnidae. Burung ini berukuran sedang, sekitar 20 – 25 cm. Sesuai namanya, jalak putih memiliki warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam. Suaranya keras dan ribut, terkadang meniru suara burung lainnya. Sebagai burung endemik, sebaran jalak putih hanya ada di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Madura, Bali, dan Nusa Penida, meskipun terkadang mengembara hingga ke Lombok.

Oleh karena keindahannya, jalak putih dinobatkan menjadi fauna identitas di dua kabupaten, yakni Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hal tersebut tentu tidak mengherankan. Sayangnya, keberadaan burung yang dilindungi ini semakin sulit ditemukan di alam liar. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memberikan status critical endangered (sangat terancam punah) pada burung tersebut.

Populasi jalak putih yang sekarang sangat memprihatinkan disebabkan oleh tingginya perburuan untuk kepentingan komoditas perdagangan. Selain perburuan untuk perdagangan, berkurangnya habitat menjadi faktor pendukung penurunan populasi jalak putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian untuk menjaga populasi jalak putih dari kepunahan. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian burung jalak putih. Pemerintah telah memasukkan spesies ini ke dalam daftar burung langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Perlindungan dengan undang-undang ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan laju kepunahan jalak putih.

Bagi orang yang belum paham tentang kegiatan konservasi burung mengenal jenis burung dan habitatnya dapat menjadi langkah awal untuk menyebarkan semangat konservasi kepada masyarakat luas. Edukasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelestarian jalak putih. Dengan demikian, upaya perlindungan tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah atau kalangan pengamat burung saja, tetapi juga melibatkan masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

Ide pokok paragraf pertama teks tersebut adalah ….

Bulu burung, jalak putih

Jalak putih yang langka

Definisi jalak putih

Pelestarian jalak putih

Deskripsi jalak putih

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 4 pts

Bacalah teks dibawah untuk menjawab soal no 1-6!

Jalak putih (Sturnus melanopterus) merupakan burung dari suku Sturnidae. Burung ini berukuran sedang, sekitar 20 – 25 cm. Sesuai namanya, jalak putih memiliki warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam. Suaranya keras dan ribut, terkadang meniru suara burung lainnya. Sebagai burung endemik, sebaran jalak putih hanya ada di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Madura, Bali, dan Nusa Penida, meskipun terkadang mengembara hingga ke Lombok.

Oleh karena keindahannya, jalak putih dinobatkan menjadi fauna identitas di dua kabupaten, yakni Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hal tersebut tentu tidak mengherankan. Sayangnya, keberadaan burung yang dilindungi ini semakin sulit ditemukan di alam liar. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memberikan status critical endangered (sangat terancam punah) pada burung tersebut.

Populasi jalak putih yang sekarang sangat memprihatinkan disebabkan oleh tingginya perburuan untuk kepentingan komoditas perdagangan. Selain perburuan untuk perdagangan, berkurangnya habitat menjadi faktor pendukung penurunan populasi jalak putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian untuk menjaga populasi jalak putih dari kepunahan. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian burung jalak putih. Pemerintah telah memasukkan spesies ini ke dalam daftar burung langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Perlindungan dengan undang-undang ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan laju kepunahan jalak putih.

Bagi orang yang belum paham tentang kegiatan konservasi burung mengenal jenis burung dan habitatnya dapat menjadi langkah awal untuk menyebarkan semangat konservasi kepada masyarakat luas. Edukasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelestarian jalak putih. Dengan demikian, upaya perlindungan tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah atau kalangan pengamat burung saja, tetapi juga melibatkan masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

Makna istilah konservasi pada paragraf terakhir teks tersebut adalah ….

Usaha dalam mempertahankan populasi burung

Mempertahankan keadaan dan situasi burung

Pemeliharaan dan perlindungan burung dari kepunahan

Menjaga dan mengembangbiakkan burung

Mempertahankan dan melindungi populasi burung

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 4 pts

Bacalah teks dibawah untuk menjawab soal no 1-6!

Jalak putih (Sturnus melanopterus) merupakan burung dari suku Sturnidae. Burung ini berukuran sedang, sekitar 20 – 25 cm. Sesuai namanya, jalak putih memiliki warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam. Suaranya keras dan ribut, terkadang meniru suara burung lainnya. Sebagai burung endemik, sebaran jalak putih hanya ada di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Madura, Bali, dan Nusa Penida, meskipun terkadang mengembara hingga ke Lombok.

Oleh karena keindahannya, jalak putih dinobatkan menjadi fauna identitas di dua kabupaten, yakni Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hal tersebut tentu tidak mengherankan. Sayangnya, keberadaan burung yang dilindungi ini semakin sulit ditemukan di alam liar. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memberikan status critical endangered (sangat terancam punah) pada burung tersebut.

Populasi jalak putih yang sekarang sangat memprihatinkan disebabkan oleh tingginya perburuan untuk kepentingan komoditas perdagangan. Selain perburuan untuk perdagangan, berkurangnya habitat menjadi faktor pendukung penurunan populasi jalak putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian untuk menjaga populasi jalak putih dari kepunahan. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian burung jalak putih. Pemerintah telah memasukkan spesies ini ke dalam daftar burung langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Perlindungan dengan undang-undang ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan laju kepunahan jalak putih.

Bagi orang yang belum paham tentang kegiatan konservasi burung mengenal jenis burung dan habitatnya dapat menjadi langkah awal untuk menyebarkan semangat konservasi kepada masyarakat luas. Edukasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelestarian jalak putih. Dengan demikian, upaya perlindungan tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah atau kalangan pengamat burung saja, tetapi juga melibatkan masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

Bagaimanakah upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk menjaga kelestarian burung jalak putih?

Mengenalkan berbagai jenis dan habitat burung jalak putih kepada masyarakat luas agar masyarakat tidak memburunya

Menyebarluaskan informasi tentang konservasi burung jalak putih kepada masyarakat luas dan mengeluarkan peraturan baru

Mengurangi perburuan liar terhadap burung jalak putih dan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi terhadap burung jalak putih

Memberikan perlindungan melalui undang- undang dan memasukkan jalak putih ke dalam daftar spesies langka yang dilindungi

Memasukkan burung jalak putih ke dalam daftar burung yang dilindungi pemerintah

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 4 pts

Bacalah teks dibawah untuk menjawab soal no 1-6!

Jalak putih (Sturnus melanopterus) merupakan burung dari suku Sturnidae. Burung ini berukuran sedang, sekitar 20 – 25 cm. Sesuai namanya, jalak putih memiliki warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam. Suaranya keras dan ribut, terkadang meniru suara burung lainnya. Sebagai burung endemik, sebaran jalak putih hanya ada di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Madura, Bali, dan Nusa Penida, meskipun terkadang mengembara hingga ke Lombok.

Oleh karena keindahannya, jalak putih dinobatkan menjadi fauna identitas di dua kabupaten, yakni Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hal tersebut tentu tidak mengherankan. Sayangnya, keberadaan burung yang dilindungi ini semakin sulit ditemukan di alam liar. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memberikan status critical endangered (sangat terancam punah) pada burung tersebut.

Populasi jalak putih yang sekarang sangat memprihatinkan disebabkan oleh tingginya perburuan untuk kepentingan komoditas perdagangan. Selain perburuan untuk perdagangan, berkurangnya habitat menjadi faktor pendukung penurunan populasi jalak putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian untuk menjaga populasi jalak putih dari kepunahan. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian burung jalak putih. Pemerintah telah memasukkan spesies ini ke dalam daftar burung langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Perlindungan dengan undang-undang ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan laju kepunahan jalak putih.

Bagi orang yang belum paham tentang kegiatan konservasi burung mengenal jenis burung dan habitatnya dapat menjadi langkah awal untuk menyebarkan semangat konservasi kepada masyarakat luas. Edukasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelestarian jalak putih. Dengan demikian, upaya perlindungan tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah atau kalangan pengamat burung saja, tetapi juga melibatkan masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

Maksud pernyataan Edukasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelestarian jalak putih pada paragraf terakhir kutipan teks tersebut adalah ….

Mengajarkan tentang cara-cara melestarikan burung jalak putih

Pemerintah menyosialisasikan pelestarian burung jalak putih kepada masyarakat

Memasukkan pelajaran budi daya burung jalak putih dalam pembelajaran

Mengajak pemerintah berpartisipasi aktif dalam pelestarian burung jalak putih

Menanamkan sikap konservatif pada burung jalak putih kepada masyarakat

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 4 pts

Bacalah teks dibawah untuk menjawab soal no 1-6!

Jalak putih (Sturnus melanopterus) merupakan burung dari suku Sturnidae. Burung ini berukuran sedang, sekitar 20 – 25 cm. Sesuai namanya, jalak putih memiliki warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam. Suaranya keras dan ribut, terkadang meniru suara burung lainnya. Sebagai burung endemik, sebaran jalak putih hanya ada di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Madura, Bali, dan Nusa Penida, meskipun terkadang mengembara hingga ke Lombok.

Oleh karena keindahannya, jalak putih dinobatkan menjadi fauna identitas di dua kabupaten, yakni Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hal tersebut tentu tidak mengherankan. Sayangnya, keberadaan burung yang dilindungi ini semakin sulit ditemukan di alam liar. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memberikan status critical endangered (sangat terancam punah) pada burung tersebut.

Populasi jalak putih yang sekarang sangat memprihatinkan disebabkan oleh tingginya perburuan untuk kepentingan komoditas perdagangan. Selain perburuan untuk perdagangan, berkurangnya habitat menjadi faktor pendukung penurunan populasi jalak putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian untuk menjaga populasi jalak putih dari kepunahan. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian burung jalak putih. Pemerintah telah memasukkan spesies ini ke dalam daftar burung langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Perlindungan dengan undang-undang ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan laju kepunahan jalak putih.

Bagi orang yang belum paham tentang kegiatan konservasi burung mengenal jenis burung dan habitatnya dapat menjadi langkah awal untuk menyebarkan semangat konservasi kepada masyarakat luas. Edukasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelestarian jalak putih. Dengan demikian, upaya perlindungan tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah atau kalangan pengamat burung saja, tetapi juga melibatkan masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

Bukti simpulan yang menyatakan bahwa burung jalak putih semakin sedikit akibat dari perburuan dan habitat yang berkurang terkandung dalam kalimat ….

Populasi jalak putih yang sekarang sangat memprihatinkan disebabkan oleh tingginya perburuan untuk kepentingan komoditas perdagangan

Selain perburuan untuk perdagangan, berkurangnya habitat menjadi faktor pendukung penurunan populasi jalak putih

Sayangnya, keberadaan burung yang dilindungi ini semakin sulit ditemukan di alam liar

International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memberikan status critical endangered (ssangat terancam punah) pada burung tersebut

Perlindungan dengan undang-undang ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan laju kepunahan jalak putih

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 4 pts

Media Image

Bacalah teks dibawah untuk menjawab soal no 1-6!

Jalak putih (Sturnus melanopterus) merupakan burung dari suku Sturnidae. Burung ini berukuran sedang, sekitar 20 – 25 cm. Sesuai namanya, jalak putih memiliki warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam. Suaranya keras dan ribut, terkadang meniru suara burung lainnya. Sebagai burung endemik, sebaran jalak putih hanya ada di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Madura, Bali, dan Nusa Penida, meskipun terkadang mengembara hingga ke Lombok.

Oleh karena keindahannya, jalak putih dinobatkan menjadi fauna identitas di dua kabupaten, yakni Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Hal tersebut tentu tidak mengherankan. Sayangnya, keberadaan burung yang dilindungi ini semakin sulit ditemukan di alam liar. International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) memberikan status critical endangered (sangat terancam punah) pada burung tersebut.

Populasi jalak putih yang sekarang sangat memprihatinkan disebabkan oleh tingginya perburuan untuk kepentingan komoditas perdagangan. Selain perburuan untuk perdagangan, berkurangnya habitat menjadi faktor pendukung penurunan populasi jalak putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian untuk menjaga populasi jalak putih dari kepunahan. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian burung jalak putih. Pemerintah telah memasukkan spesies ini ke dalam daftar burung langka yang dilindungi oleh Pemerintah Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya serta PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pemanfaatan Jenis Tumbuhan dan Satwa Liar. Perlindungan dengan undang-undang ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan laju kepunahan jalak putih.

Bagi orang yang belum paham tentang kegiatan konservasi burung mengenal jenis burung dan habitatnya dapat menjadi langkah awal untuk menyebarkan semangat konservasi kepada masyarakat luas. Edukasi bagi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelestarian jalak putih. Dengan demikian, upaya perlindungan tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah atau kalangan pengamat burung saja, tetapi juga melibatkan masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

Pokok pikiran yang sesuai untuk melengkapi bagian   yang rumpang sesuai isi teks di atas adalah

Solusi yang ditawarkan penulis untuk mengatasi permsalahan jalak putih

Upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi jalak putih

Upaya pelestarian burung jalak putih dari kepunahan

Penjelasan pentingnya upaya pelestarian burung jalak putih

Kendalah-kendala yang dihadapi dalam pelestarian burung jalak putih

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 4 pts

Cermati kutipan biografi berikut!

Dewi Sartika dilahirkan dari keluarga priayi di daerah Sunda, yaitu pasangan Nyi Raden Rajapermas dengan Raden Somanagara. Dari kecil, Dewi Sartika sudah menunjukkan bakar pendidikan dan kegigihan yang dimilikinya untuk dapat meraih kesuksesan. Sambil bermain di belakang gedung kepatihan, ia sering melakukan kegiatan-kegiatan yang pernah ia dapat di sekolah, yaitu belajar membaca, menulis, dan bahasa Belanda, bersama anak-anak pembantu di kepatihan. Papan balik kandang kereta, arang, dan pecahan genting dijadikannya sebagai media untuk belajar bersama.

Setelah beranjak remaja, jiwanya yang telah tumbuh menjadi dewasa semakin membawa Dewi Sartika untuk dapat mewujudkan cita-citanya. Hal ini didorong pula oleh pamannya, Bupati Martanagara, yang memang mempunyai keinginan yang sama dengan Dewi Sartika. Namun, meski memiliki keinginan yang sama dengan pamannya, tidak menjadikan cita-cita tersebut dapat terwujud dengan mudah. Hal itulah yang membuat pamannya mengalami kesulutan dan khawatir terhadap Dewi Sartika. Oleh karena itu kegiatan dan perjuangannya, akhirnya Dewi Sartika bisa mendapatkan izin mendirikan sekolah untuk perempuan

Sejak tahun 1902, Dewi Sartika sudah dapat merintis Pendidikan bagi kaum perempuan di sebuah ruangan kecil, tepatnya di belakang rumah ibunya di Bandung. Dewi Sartika mengajar di hadapan beberapa anggota keluarganya yang perempuan. Merenda, memasak, membaca, menulis, dan jahit-menjahit menjadi materi pelajaran pada saat itu.

Ketelaadanan tokoh berdasarkan kutipan tersebut adalah….

Dewi Sartika dilahirkan dari keluarga priayi

Dewi Sartika belajar membaca dan menulis bersama anak pembantu

Dewi Sartika fasih dan terampil berbahasa Belanda

Dewi Sartika gigih merintis pendidikan bagi kaum wanita

Dewi Sartika pandai memasak, membaca, dan menulis

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?