Search Header Logo

Post Test Merancang Novel

Authored by Yanisa Qorry'aina

World Languages

12th Grade

Used 1+ times

Post Test Merancang Novel
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

“Anak kecil!” Dia tertawa mengejekku. “Mengapa duduk di belakang? Sini! Sini, duduk di muka! Masih ada tempat.” Tangannya melambai, lalu mendekat berjalan ke arah belakang bangku-bangku. “Tidak, Pak! Di sini saja, “Jawabku. Dia berdiri di samping bangkuku. Tidak ada yang duduk bersamaku. “Mengapa? Supaya paling akhir mendapat giliran?” tanyanya. Seisi kelas tertawa. “Tidak, Pak,” kataku lagi. “Supaya dapat melihat orang-orang lain.” Sedangkan mereka, yang duduk di depan, harus berpaling untuk melihatku.

Latar tempat dalam kutipan novel tersebut adalah ….

warung

ruang tunggu

kelas

sekolah

kantin

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 10 pts

Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi dan bersikap seperti orang gila.

Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah ...

gundah

hening

sedih

tegang

khusyuk

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Setiap sore menjelang, bapak selalu duduk di bangku tua kesayangannya. Bangku yang terbuat dari bamboo itu telah menemani bapak melewati senja yang begitu indah. Duduk dengan tenang sembari melempar pandang ke luar jendela untuk menyaksikan betapa indah panorama yang senja sajikan. [ … .] Rasa lelah setelah seharian memeras keringat tampak memudar ketika ia duduk di bangku tua kesayangannya itu.

Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan teks novel tersebut adalah…

Bapak memotret senja itu

Bapak tertidur Karena lelah.

Bapak selalu menikmatinya.

Bapak dan ibu duduk berdua.

Bapak berharap kakak datang.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 10 pts

Jam kerja gue selesai pukul 11 malam.

Pada saat itu gue baru bisa ngeliat handphone kembali setelah seharian di-silent.

Dan hari itu, gue menemukan 15 missed call dari Trisna.

Radit : “Gila, 15 miskol? Ada gempa bumi? Pesawat jatuh? Dorce operasi kelamin lagi? ”

Trisna : “Lo dimana sekarang?”

Kutipan novel diatas dibuka dengan ...

Mendeskripsikan suasana

Mendeskripsikan objek

Mendeskripsikan waktu

Mendeskripsikan tempat

Mendeskripsikan orang

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Pak Balia selalu tampil prima karena ia mencintai profesinya, menyenangi ilmu, dan lebih dari itu, amat menghargai murid-muridnya. Setiap representasi dirinya ia perhitungkan dengan teliti sebab ia juga paham di depan kelas ia adalah center of universe dan karena yang diajarkan adalah sastra, muara segala keindahan. (Sang Pemimpi. Andrea Hirata)

Amanat penggalan novel tersebut adalah . . .. .

Jadilah guru sastra karena selalu menyenangkan.

Mengajarlah dengan sepenuh hati agar disukai oleh murid.

Tampilah dengan prima dan penuh gaya jika akan mengajar

Jadilah guru yang profesional dan dapat menghargai orang lain.

Hargai diri sendiri agar dapat menghargai orang lain

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Cermati penggalan teks novel berikut!

Kata-kata si pegawai itu memberondong cepat bagai peluru yang mendesing memerahkan daun telinga laki-laki kurus itu. Biji mata laki-laki itu melotot berputar-putar cepat seolah-olah ...

Majas yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ...

hendak menatap anaknya dengan kasih sayang

mati memalingkan pemandangan bagiku

hendak mengawasi gerakan temannya

mati melihat seseorang dengan jelas

hendak melompat keluar dari kedua matanya

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 10 pts

Cermati penggalan teks novel berikut!

Serba susah, serba salah. Ini tak kuat, ini tak sanggup. Dan sementara itu pikiran dan semangat selalu dikacaukan dan diharubirukan oleh sesal tak putus, sedih tak berkesudahan. Teringat sawah dan rumah pusaka bapak, yang telah dijual dan dihabiskan! Terkenang kebaikan istri, yang telah meninggalkan dunia karena makan hati oleh perbuatan dan kelakukan diri sendiri. Di mana tinggal kemegahan selama ini.

Akan pelengah-lengah pikiran dan akan pembeli nasi Mak Iyah mau tak mau. Ia pun bekarja juga menganyam topidari pandan seperti pada malam itu.

Konflik yang tersirat pada penggalan novel tersebut lebih didasarkan pada masalah….


Sosial

Kejiwaan

Budaya

Politik

Lingkungan

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?

Discover more resources for World Languages