Search Header Logo

Enrichment PBM 1

Authored by Laras Oktavia

World Languages

12th Grade

Used 2+ times

Enrichment PBM 1
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

17 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

1"Untuk keberhasilan hidupnya, setiap jenis makhluk hidup di dunia ini memerlukan kondisi lingkungan tertentu. 2Lingkungan hidup yang dimaksud meliputi lingkungan fisik, lingkungan kimia, dan lingkungan biologis, baik di dalam tanah, di dalam air, maupun di udara yang umumnya diperlukan untuk bernapas, makan, tumbuh, dan berbiak. 3Apabila lingkungan tersebut terganggu kondisinya (berubah dari kondisi yang diperlukan), banyak jenis makhluk hidup yang terganggu sehingga dapat mengancam kelangsungan hidupnya yang bisa menuju ke arah kepunahannya.

4Perubahan kondisi lingkungan hidup dapat terjadi secara alami, seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. 5Lalu, gempa tektonik atau letusan gunung yang besar dapat menimbulkan tsunami sehingga mengakibatkan banyak kerusakan pada lingkungan hidup dan menelan banyak korban, baik manusia, binatang, maupun tumbuhan.

6Pada kenyataannya, kerusakan kondisi lingkungan hidup dapat pula terjadi karena ulah manusia yang tidak terkontrol dengan baik. 7Akibatnya banyak hutan yang rusak, banyak jenis binatang dan tumbuhan yang punah atau banyak menurunkan populasinya. 8Selain itu, sering terjadi banjir bandang, tanah longsor, kebakaran di hutan dan kota, serta pencemaran lingkungan sebagai akibat rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pemeliharaan lingkungan.

 

Isi teks di atas dapat dinyatakan secara ringkas

dengan kalimat ...

A. Semua makhluk hidup membutuhkan

lingkungan yang tertentu yang berubah

kondisinya karena ulah manusia yang tidak

bertanggung jawab.

B. Baik manusia, hewan, maupun tumbuhan

memerlukan kondisi lingkungan yang tidak

berubah karena bencana secara alami.

C. Setiap makhluk hidup memerlukan kondisi

tertentu yang apabila berubah, baik secara

alami maupun karena ulah manusia, dapat

memusnahkannya.

D. Setiap lingkungan yang tidak berubah

kondisinya diperlukan, baik oleh manusia,

hewan, maupun tumbuhan, untuk

kehidupannya.

E. Semua kondisi lingkungan yang

dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup

berubah secara alami dan terjadi karena

ulah manusia.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

1"Untuk keberhasilan hidupnya, setiap jenis makhluk hidup di dunia ini memerlukan kondisi lingkungan tertentu. 2Lingkungan hidup yang dimaksud meliputi lingkungan fisik, lingkungan kimia, dan lingkungan biologis, baik di dalam tanah, di dalam air, maupun di udara yang umumnya diperlukan untuk bernapas, makan, tumbuh, dan berbiak. 3Apabila lingkungan tersebut terganggu kondisinya (berubah dari kondisi yang diperlukan), banyak jenis makhluk hidup yang terganggu sehingga dapat mengancam kelangsungan hidupnya yang bisa menuju ke arah kepunahannya.

4Perubahan kondisi lingkungan hidup dapat terjadi secara alami, seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. 5Lalu, gempa tektonik atau letusan gunung yang besar dapat menimbulkan tsunami sehingga mengakibatkan banyak kerusakan pada lingkungan hidup dan menelan banyak korban, baik manusia, binatang, maupun tumbuhan.

6Pada kenyataannya, kerusakan kondisi lingkungan hidup dapat pula terjadi karena ulah manusia yang tidak terkontrol dengan baik. 7Akibatnya banyak hutan yang rusak, banyak jenis binatang dan tumbuhan yang punah atau banyak menurunkan populasinya. 8Selain itu, sering terjadi banjir bandang, tanah longsor, kebakaran di hutan dan kota, serta pencemaran lingkungan sebagai akibat rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pemeliharaan lingkungan.

Kalimat yang tidak efektif pada teks di atas

adalah kalimat ....

A. 1

B. 2

C. 3

D. 4

E. 5

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

1"Untuk keberhasilan hidupnya, setiap jenis makhluk hidup di dunia ini memerlukan kondisi lingkungan tertentu. 2Lingkungan hidup yang dimaksud meliputi lingkungan fisik, lingkungan kimia, dan lingkungan biologis, baik di dalam tanah, di dalam air, maupun di udara yang umumnya diperlukan untuk bernapas, makan, tumbuh, dan berbiak. 3Apabila lingkungan tersebut terganggu kondisinya (berubah dari kondisi yang diperlukan), banyak jenis makhluk hidup yang terganggu sehingga dapat mengancam kelangsungan hidupnya yang bisa menuju ke arah kepunahannya.

4Perubahan kondisi lingkungan hidup dapat terjadi secara alami, seperti gempa bumi dan letusan gunung berapi. 5Lalu, gempa tektonik atau letusan gunung yang besar dapat menimbulkan tsunami sehingga mengakibatkan banyak kerusakan pada lingkungan hidup dan menelan banyak korban, baik manusia, binatang, maupun tumbuhan.

6Pada kenyataannya, kerusakan kondisi lingkungan hidup dapat pula terjadi karena ulah manusia yang tidak terkontrol dengan baik. 7Akibatnya banyak hutan yang rusak, banyak jenis binatang dan tumbuhan yang punah atau banyak menurunkan populasinya. 8Selain itu, sering terjadi banjir bandang, tanah longsor, kebakaran di hutan dan kota, serta pencemaran lingkungan sebagai akibat rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pemeliharaan lingkungan.

Pada paragraf ke-3 terdapat kekurangan

penggunaan tanda baca, yakni tanda baca ....

(A) titik dua (:)

(B) koma (,)

(C) petik ("...")

(D) hubung (-)

(E) pisah (--)

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, dan E)

Persoalan pendidikan karakter di Indonesia sejauh ini menyangkut pendidikan moral. 4Dalam aplikasinya terlalu membentuk satu arah pembelajaran khusus sehingga 5melupakan mata pelajaran lainnya. Pembelajaran terlalu membentuk satu sudut kurikulum yang diringkas ke dalam formula menu siap saji, tanpa melihat hasil dari proses yang dijalani. Guru pun cenderung 6mengarahkan kepada prinsip moral umum secara satu arah, tanpa melibatkan partisipasi siswa untuk bertanya dan mengajukan pengalaman 7empiriknya. Sejauh ini, 8dalam proses pendidikan di Indonesia yang berorientasi pada pembentukan karakter individu belum dapat dikatakan tercapai. Dalam prosesnya pendidikan di Indonesia terlalu mengedepankan penilaian pencapaian individu dengan tolok ukur tertentu terutama logik-matematik sebagai ukuran utama yang menempatkan seseorang sebagai warga kelas satu. Dalam prosesnya, pendidikan karakter yang berorientasi pada moral dikesampingkan. Dampaknya, banyak kegagalan nyata pada dimensi pembentukan karakter individu. Sebagai contoh, Indonesia terkenal di pentas dunia karena kisah yang buruk, seperti korupsi dengan moralitas yang lembek.

(A) TIDAK PERLU DIPERBAIKI

(B) Dalam aplikasinya,

(C) Dalam penerapannya

(D) Penerapannya,

(E) Penerapannya

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, dan E)

Persoalan pendidikan karakter di Indonesia sejauh ini menyangkut pendidikan moral. 4Dalam aplikasinya terlalu membentuk satu arah pembelajaran khusus sehingga 5melupakan mata pelajaran lainnya. Pembelajaran terlalu membentuk satu sudut kurikulum yang diringkas ke dalam formula menu siap saji, tanpa melihat hasil dari proses yang dijalani. Guru pun cenderung 6mengarahkan kepada prinsip moral umum secara satu arah, tanpa melibatkan partisipasi siswa untuk bertanya dan mengajukan pengalaman 7empiriknya. Sejauh ini, 8dalam proses pendidikan di Indonesia yang berorientasi pada pembentukan karakter individu belum dapat dikatakan tercapai. Dalam prosesnya pendidikan di Indonesia terlalu mengedepankan penilaian pencapaian individu dengan tolok ukur tertentu terutama logik-matematik sebagai ukuran utama yang menempatkan seseorang sebagai warga kelas satu. Dalam prosesnya, pendidikan karakter yang berorientasi pada moral dikesampingkan. Dampaknya, banyak kegagalan nyata pada dimensi pembentukan karakter individu. Sebagai contoh, Indonesia terkenal di pentas dunia karena kisah yang buruk, seperti korupsi dengan moralitas yang lembek.

(A) TIDAK PERLU DIPERBAIKI

(B) lupa mata pelajaran lainnya

(C) dilupakan mata pelajaran lainnya

(D) mata pelajaran lainnya terlupakan

(E) lupa terhadap pelajaran lainnya

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, dan E)

Persoalan pendidikan karakter di Indonesia sejauh ini menyangkut pendidikan moral. 4Dalam aplikasinya terlalu membentuk satu arah pembelajaran khusus sehingga 5melupakan mata pelajaran lainnya. Pembelajaran terlalu membentuk satu sudut kurikulum yang diringkas ke dalam formula menu siap saji, tanpa melihat hasil dari proses yang dijalani. Guru pun cenderung 6mengarahkan kepada prinsip moral umum secara satu arah, tanpa melibatkan partisipasi siswa untuk bertanya dan mengajukan pengalaman 7empiriknya. Sejauh ini, 8dalam proses pendidikan di Indonesia yang berorientasi pada pembentukan karakter individu belum dapat dikatakan tercapai. Dalam prosesnya pendidikan di Indonesia terlalu mengedepankan penilaian pencapaian individu dengan tolok ukur tertentu terutama logik-matematik sebagai ukuran utama yang menempatkan seseorang sebagai warga kelas satu. Dalam prosesnya, pendidikan karakter yang berorientasi pada moral dikesampingkan. Dampaknya, banyak kegagalan nyata pada dimensi pembentukan karakter individu. Sebagai contoh, Indonesia terkenal di pentas dunia karena kisah yang buruk, seperti korupsi dengan moralitas yang lembek.

(A) TIDAK PERLU DIPERBAIKI

(B) mengarahkan

(C) mengarah pada

(D) diarahkan kepada

(E)terarah pada

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pertimbangkan apakah kata atau kalimat pada setiap nomor bercetak tebal TIDAK PERLU DIPERBAIKI (A) atau diganti dengan pilihan lain yang tersedia (B, C, D, dan E)

Persoalan pendidikan karakter di Indonesia sejauh ini menyangkut pendidikan moral. 4Dalam aplikasinya terlalu membentuk satu arah pembelajaran khusus sehingga 5melupakan mata pelajaran lainnya. Pembelajaran terlalu membentuk satu sudut kurikulum yang diringkas ke dalam formula menu siap saji, tanpa melihat hasil dari proses yang dijalani. Guru pun cenderung 6mengarahkan kepada prinsip moral umum secara satu arah, tanpa melibatkan partisipasi siswa untuk bertanya dan mengajukan pengalaman 7empiriknya. Sejauh ini, 8dalam proses pendidikan di Indonesia yang berorientasi pada pembentukan karakter individu belum dapat dikatakan tercapai. Dalam prosesnya pendidikan di Indonesia terlalu mengedepankan penilaian pencapaian individu dengan tolok ukur tertentu terutama logik-matematik sebagai ukuran utama yang menempatkan seseorang sebagai warga kelas satu. Dalam prosesnya, pendidikan karakter yang berorientasi pada moral dikesampingkan. Dampaknya, banyak kegagalan nyata pada dimensi pembentukan karakter individu. Sebagai contoh, Indonesia terkenal di pentas dunia karena kisah yang buruk, seperti korupsi dengan moralitas yang lembek.

(A) TIDAK PERLU DIPERBAIKI

(B) "empiriknya"

(C) empiriknya

(D) empirisnya

(E) 'empirisnya'

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?