
HADITS KEADILAN SAHABAT DAN TABI'IN PART 3
Authored by MUHAMMAD HISYAM
Religious Studies
12th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 7 pts
Sebuah pertemuan besar di kota Madinah mengumpulkan para sahabat dan tabi'in untuk membahas pentingnya keadilan dalam meriwayatkan hadits. Khalifah Umar bin Khattab memimpin diskusi ini. Ceritakan perbincangan mereka dan bagaimana mereka menekankan pentingnya keadilan dalam menyampaikan hadits !
Keadilan tidaklah penting dalam meriwayatkan hadits.
Para sahabat dan tabi'in sepakat bahwa keadilan adalah kunci utama dalam menyampaikan hadits.
Khalifah Umar bin Khattab tidak mengambil bagian dalam diskusi.
Beberapa sahabat berpendapat bahwa keadilan hanya penting bagi tabi'in.
Tabi'in menganggap keadilan sebagai beban berat dalam meriwayatkan hadits.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 7 pts
Dalam sebuah musyawarah di Kufah, seorang tabi'in terkenal, Sa'id bin Jubair, mengemukakan pandangannya tentang keadilan dalam ilmu hadits. Ia menekankan pentingnya menjaga keadilan agar tidak menyesatkan umat. Ceritakan pandangan Sa'id bin Jubair dan tanggapan sahabat yang hadir.
Sa'id bin Jubair berpendapat bahwa keadilan tidak memiliki peran penting dalam meriwayatkan hadits.
Sahabat yang hadir tidak setuju dengan pandangan Sa'id bin Jubair.
Sa'id bin Jubair menekankan bahwa keadilan adalah kewajiban mutlak bagi setiap perawi hadits.
Pandangan Sa'id bin Jubair diabaikan oleh para sahabat.
Para sahabat dan tabi'in berpendapat bahwa keadilan hanya penting pada masa awal Islam.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 7 pts
Seorang tabi'in terkenal, Abdullah bin Mubarak, memimpin sebuah seminar tentang keadilan dalam meriwayatkan hadits di Masjid Nabawi. Ceritakan bagaimana Abdullah bin Mubarak mengilustrasikan pentingnya keadilan melalui kisah-kisah riwayat hadits.
Abdullah bin Mubarak tidak pernah memimpin seminar tentang keadilan.
Abdullah bin Mubarak menggunakan kisah-kisah riwayat hadits untuk mengilustrasikan bahwa keadilan adalah sesuatu yang tidak perlu diperhatikan.
Abdullah bin Mubarak menunjukkan bahwa keadilan adalah aspek kritis dalam memastikan kebenaran hadits.
Para sahabat tidak hadir dalam seminar tersebut.
Keadilan dianggap sebagai hal yang kurang relevan oleh para tabi'in.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 7 pts
Sebuah majlis ilmu di Baghdad dihadiri oleh sejumlah sahabat dan tabi'in. Mereka membahas bagaimana mengatasi perbedaan pandangan dalam meriwayatkan hadits. Ceritakan pandangan yang diutarakan oleh sahabat dan tabi'in dalam mengatasi perbedaan pendapat tersebut.
Mereka setuju bahwa perbedaan pendapat tidak perlu diatasi karena itu adalah bagian dari keragaman.
Para sahabat dan tabi'in menyarankan untuk menghindari meriwayatkan hadits yang kontroversial.
Mereka berdiskusi tentang metode penyelesaian perbedaan pendapat melalui dialog dan musyawarah.
Para sahabat menegaskan bahwa pandangan sahabat harus selalu diikuti tanpa pertanyaan.
Tabi'in berpendapat bahwa perbedaan pendapat dapat diatasi dengan mengabaikan sebagian riwayat hadits.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 7 pts
Seorang sahabat, Abu Hurairah, memiliki pandangan unik tentang keadilan dalam meriwayatkan hadits. Ceritakan bagaimana Abu Hurairah menyampaikan pandangannya dalam sebuah pertemuan ilmiah dan bagaimana para tabi'in meresponsnya.
Abu Hurairah berpendapat bahwa keadilan hanya penting bagi sahabat dan tidak perlu diterapkan oleh tabi'in.
Tabi'in setuju dengan pandangan Abu Hurairah tanpa meragukan.
Abu Hurairah mengatakan bahwa keadilan hanya penting dalam konteks perang dan tidak dalam meriwayatkan hadits.
Para sahabat dan tabi'in berselisih pandang tentang pentingnya keadilan dalam meriwayatkan hadits.
Pandangan Abu Hurairah dianggap tidak relevan oleh para tabi'in.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 7 pts
Pada suatu hari, Abu Bakar mendengar seorang sahabat meriwayatkan hadits dari Nabi Muhammad SAW. Sebagai seorang khalifah, Abu Bakar menunjukkan keadilan dalam menilai sanad hadits tersebut. Bagaimana keadilan tersebut tercermin?
Abu Bakar langsung menerima hadits tanpa verifikasi
Abu Bakar menolak hadits tanpa pertimbangan
Abu Bakar meminta sahabat tersebut untuk memberikan sumber tambahan
Abu Bakar mengabaikan riwayat hadits karena tidak sesuai dengan keyakinannya
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 7 pts
Seorang tabi'in, Hasan al-Basri, dikenal sebagai ulama besar dalam meriwayatkan hadits. Bagaimana kontribusi keadilan Hasan al-Basri dalam pengembangan ilmu hadits?
Hasan al-Basri hanya menerima hadits dari sahabat terkemuka
Hasan al-Basri menolak setiap hadits yang tidak sesuai dengan pandangannya
Hasan al-Basri menggunakan metode kritis untuk menilai keabsahan hadits
Hasan al-Basri mengandalkan memorinya tanpa memeriksa kesahihan sanad hadits
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?