
Soal Ulangan Harian Kelas XII
Authored by Hartini Hartini
World Languages
12th Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Perhatikan penggalan novel berikut!
Pak Tarya pemancing tua yang gemar bermain seruling untuk sendiri itu, tinggal agak jauh. Namun dia selalu melewati proyek setiap kali pergi memancing di bawah pohon arah ke hulu. Atau Pak Tarya malah singgah untuk sekadar melihat-lihat. Maka dia jadi kenal Mas Kabul, pelaksana proyek. Adakalanya juga Pak Tarya masuk ke warung Mak Sumeh, minum kopi, menikmati senyum dan tawa segar gadis- gadis pelayan
Namun ketika pergi memancing sore ini Pak Tarya tidak singgah ke warung Mak Sumch. Ketika melintas dekat proyek Pak Tarya melihat Kabul melambaikan tangan.
Tunggu. Pak Tarya Saya ikut."
Pak Tarya tersenyum
Wah, saya tidak enak, Mas. Nanti saya di bilang mengajak ngajak sompeyan meninggal kan pekerjaan
Ini jam empat sore Saya ingin cari kesegaran. Dan saya toh tidak harus mengawasi pekerjaan ini terus-menerus"
"Baiklah Ayo Kebetulan saya selalu mem bawa kail cadangan. Mas Kabul bisa mancing?"
"Saya akan mencoba."
Penggalan novel tersebut merupakan unsur intrinsik berupa...
Tema
Latar
Alur
Penokohan
Sudut pandang
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Perhatikan kutipan novel berikut!
Berempat kami meringkuk Jamilah pucat pasi tubuhnya gemetar. Aku pelan-pelan meniup api lampu canting. Ruangan tempat kami bersembunyi tidak serta-merta gelap. Ada cahaya bulan yang menembus atap serdang dan celah dinding kulit kayu. Di bawah dangau api perapian masih menyala. Umbi ketela yang kami panggang telah jadi arang
Suara senyap membuat kami mendengar jelas langkah-langkah kaki. Semakin lama semakin jelas, pertanda si Puyang memang melangkah mendekati dangau kami. Jantungku herdegup kencang. Siti dan Rukayah mencengkeram bajuku. Entah apa yang ter- jadi pada Jamilah-dia sepertinya nyaris pingsan.
Sekarang langkah kaki iti terdengar persis di bawah dangau, sejenak kemudian suara langkahnya hilang berganti dengusan napas memburu. Dengan mengumpulkan keberanian yang tersisa, aku mengintip ke bawah, melalui celah bilah-bilah bambu.
Aku melihat harimau besar itu di dekat perapian Bulunya kekuningan, dengan ekor yang mengibas-ngibas. Tingginya tak kurang dari satu meter, dengan panjang dua meter. Lalu, dia berjalan lagi, mengitari perapian. Tidak lama kemudian, rahang si Puyang bergerak. Mengeluarkan auman yang menggetarkan
dangau tempat kami berada "AUUUMMM!
Jamilah benar-benar pingsan.
Situasi dalam penggalan novel tersebut adalah.....
menakutkan
meresahkan
menyedihkan
mengkhawatirkan
membingungkan
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Perhatikan kutipan novel berikut!
Berempat kami meringkuk Jamilah pucat pasi tubuhnya gemetar. Aku pelan-pelan meniup api lampu canting. Ruangan tempat kami bersembunyi tidak serta-merta gelap. Ada cahaya bulan yang menembus atap serdang dan celah dinding kulit kayu. Di bawah dangau api perapian masih menyala. Umbi ketela yang kami panggang telah jadi arang
Suara senyap membuat kami mendengar jelas langkah-langkah kaki. Semakin lama semakin jelas, pertanda si Puyang memang melangkah mendekati dangau kami. Jantungku herdegup kencang. Siti dan Rukayah mencengkeram bajuku. Entah apa yang ter- jadi pada Jamilah-dia sepertinya nyaris pingsan.
Sekarang langkah kaki iti terdengar persis di bawah dangau, sejenak kemudian suara langkahnya hilang berganti dengusan napas memburu. Dengan mengumpulkan keberanian yang tersisa, aku mengintip ke bawah, melalui celah bilah-bilah bambu.
Aku melihat harimau besar itu di dekat perapian Bulunya kekuningan, dengan ekor yang mengibas-ngibas. Tingginya tak kurang dari satu meter, dengan panjang dua meter. Lalu, dia berjalan lagi, mengitari perapian. Tidak lama kemudian, rahang si Puyang bergerak. Mengeluarkan auman yang menggetarkan
dangau tempat kami berada "AUUUMMM!
Jamilah benar-benar pingsan.
Watak tokoh Jamilah dalam kutipan novel tersebut adalah.....
peduli
penakut
pemarah
pemalu
pemberani
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Perhatikan kutipan novel berikut!
Masa memaksa, nasib mendesak! Khairil, anak muda yang cekatan itu akhirnya terpaksa jua meletak kan jabatan. Pegawai harus dikurangi lagi, terpaksa la mesti menerima, menyambut nasibnya dengan sabar. Sesungguhnya Khairil seorang muda yang tabah dan tawakal. Tak tampak tanda-tanda yang menyatakan kesusahan, hanya kekerasan hati dan kesabaran yang tak terbatas juga yang membayang di mukanya.
...
Sebulan telah lalu, Khairil berhenti dari pekerjaan. la dengan anak istrinya masih tinggal di Padang Harapannya belum putus untuk mendapat mata pencaharian pula di kota itu. Hampir setiap han ia turun naik kantor-kantor perusahaan untuk melamar pekerjaan tetapi jangankan berhasil, harapan pun tak terbayang Keadaan di kantor yang lain-lain itu pun sama dengan kantor yang baru ditinggalican- nya. Malese tak dapat ditangkis oleh apa dan siapa pun jua
Akibat konflik dalam kutipan novel tersebut. adalah.....
Khairil tinggal di Padang
Khairil melamar pekerjaan
Khairil tabah dan tawakal
Khairil menjadi lebih cekatan
Khairil menjadi lebih semangat
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Masa memaksa, nasib mendesak! Khairil, anak muda yang cekatan itu akhirnya terpaksa jua meletak kan jabatan. Pegawai harus dikurangi lagi, terpaksa la mesti menerima, menyambut nasibnya dengan sabar. Sesungguhnya Khairil seorang muda yang tabah dan tawakal. Tak tampak tanda-tanda yang menyatakan kesusahan, hanya kekerasan hati dan kesabaran yang tak terbatas juga yang membayang di mukanya.
...
Sebulan telah lalu, Khairil berhenti dari pekerjaan. la dengan anak istrinya masih tinggal di Padang Harapannya belum putus untuk mendapat mata pencaharian pula di kota itu. Hampir setiap han ia turun naik kantor-kantor perusahaan untuk melamar pekerjaan tetapi jangankan berhasil, harapan pun tak terbayang Keadaan di kantor yang lain-lain itu pun sama dengan kantor yang baru ditinggalican- nya. Malese tak dapat ditangkis oleh apa dan siapa pun jua
Sudut pandang pada kutipan novel tersebut adalah....
orang pertama tokoh utama
orang pertama tokoh tambahan
orang kedua
orang ketiga serbatahu
orang ketiga terbatas
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Masa memaksa, nasib mendesak! Khairil, anak muda yang cekatan itu akhirnya terpaksa jua meletak kan jabatan. Pegawai harus dikurangi lagi, terpaksa la mesti menerima, menyambut nasibnya dengan sabar. Sesungguhnya Khairil seorang muda yang tabah dan tawakal. Tak tampak tanda-tanda yang menyatakan kesusahan, hanya kekerasan hati dan kesabaran yang tak terbatas juga yang membayang di mukanya.
....
Sebulan telah lalu, Khairil berhenti dari pekerjaan. la dengan anak istrinya masih tinggal di Padang Harapannya belum putus untuk mendapat mata pencaharian pula di kota itu. Hampir setiap han ia turun naik kantor-kantor perusahaan untuk melamar pekerjaan tetapi jangankan berhasil, harapan pun tak terbayang Keadaan di kantor yang lain-lain itu pun sama dengan kantor yang baru ditinggalican- nya. Malese tak dapat ditangkis oleh apa dan siapa pun jua
Amanat kutipan novel tersebut adalah....
Kita harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup
Kita bisa protes pada perusahaan yang
telah mem-PΗΚ
Kita harus tetap semangat dalam
menjalankan hidup
Kita harus percaya bahwa rezeki sudah diatur oleh Tuhan
Kita harus rajin berusaha untuk mendapatkan suatu pekerjaan
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Cermatilah kutipan novel berikut!
Maria tiada berkedip memandangi diriku yang terbujur tiada berdaya seperti bayi. Matanya berkaca kaca, hidungnya memerah dan pipinya basah.
"Kenapa kau kemari, Maria?"
"Aku ingin tahu keadaanmu. Aku men
cemaskanmu
Kau menangis Maria?
Kau membuatku menarigis Fahri Kau mengigau terus dengan bibir bergetar membaca ayat-ayat suci Wajahmu pucat. Air matamu meleleh tiada henti. Melihat keadaanmu itu apa aku tidak menangis." serak Maria sambil tangan kanannya bergerak hendak menyentuh pipiku yang kurasa basah.
Gaya bahasa yang terdapat pada kutipan novel
tersebut adalah....
ironi
hiperbola
metafora
personifikasi
perumpamaan
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?