Search Header Logo

MODUL 9 UJI KUAT LENTUR BETON DENGAN DUA TITIK PEMBEBANAN

Authored by Afni Tambing

Other

University

Used 1+ times

MODUL 9 UJI KUAT LENTUR BETON DENGAN DUA TITIK PEMBEBANAN
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

6 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 15 pts

Apa tujuan pengujian modul ini ?

Tujuan dari pengujian ini untuk mengetahui kuat lentur atau modulus keruntuhan beton.

Tujuan dari pengujian ini untuk mengetahui kuat tekan atau modulus keruntuhan beton.

Tujuan dari pengujian ini untuk mengetahui kuat lentur atau modulus kelelehan beton.

Tujuan dari pengujian ini untuk mengetahui kuat lentur atau fineness modulus beton.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 15 pts

Berikut alat-alat pengujian kuat tekan lentur ? Poin: 15

a.    Mesin tekan beton

b.    Timbangan

c.     Jangka sorong

d.    Alat ukur panjang

a.    Mesin flexural untuk pengujian kuat lentur

b.    Timbangan

c.     Jangka sorong

d.    Alat ukur panjang

a.    Mesin tekan beton

b.    Timbangan

c.     Oven

d.    Alat ukur panjang

a.    Mesin tekan beton

b.    Kipas

c.     Jangka sorong

d.    Alat ukur panjang

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 15 pts

Berapa ukuran benda uji yang anda buat pada praktikum ini ? Poin: 15

Benda uji dengan penampang lintang bujur sangkar 15 cm x 15 cm, dengan panjang 53 cm.

Benda uji dengan penampang lintang bujur sangkar 15 cm x 15 cm, dengan panjang 60 cm.

Benda uji dengan penampang lintang bujur sangkar 15 cm x 15 cm, dengan panjang 50 cm.

Benda uji dengan penampang lintang bujur sangkar 15 cm x 30 cm, dengan panjang 53 cm.

4.

DRAW QUESTION

2 mins • 20 pts

Gambarkan Garis-Garis Perletakan dan Pembebanan pada saat Anda Praktikum ! Poin: 20

Media Image

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 15 pts

Berikut ada rumus perhitungan kuat lentur beton Untuk pengujian dimana bidang patah terletak di daerah pusat (daerah 1/3 jarak titik perletakan bagian tengah). Poin: 15

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 20 pts

Berikut pengujian kuat tekan lentur. Pon : 20

a.       Ukur dan catat dimensi penampang benda uji dengan jangka sorong minimum di 3 tempat.

b.       Ukur dan catat panjang benda uji pada keempat rusuknya.

c.       Timbang dan catat berat benda uji.

d.       Buat garis-garis melintang sebagai tanda dan penunjuk titik-titik perletakan, titik-titik pembebanan dan titik-titik sejauh 5% dari jarak bentang di luar titik perletakan.

e.       Tempatkan benda uji pada tumpuan yang tepat dengan sisi atas benda uji pada waktu pengecoran berada di bagian samping alat penekan.

f.        Pasang 2 buah perletakan dengan lebar bentang 3x jarak titik-titik pembebanan dan pasang alat pembebanan sehingga mesin tekan beton berfungsi sebagai alat uji lentur.

g.       Atur katup-katup pada kedudukan pembebanan dan kecepatan pembebanan 8-10 kg/cm2 tiap menit.

h.       Kurangi kecepatan pembebanan pada saat-saat menjelang patah yang ditandai dengan kecepatan gerak jarum beban agak lambat.

i.         Hentikan pembebanan dan catat beban maksimum yang menyebabkan patahnya benda uji.

j.         Ukur dan catat lebar dan tinggi tampang lintang patah dengan ketelitian 0,25 mm sedikitnya pada 3 tempat dan rata-ratakan.

k.       Ukur dan catat jarak antara tampang lintang patah dari tumpuan luar terdekat pada 4 tempat di bagian tarik pada arah bentang dan rata-ratakan.

a.       Ukur dan catat dimensi penampang benda uji dengan jangka sorong minimum di 3 tempat.

b.       Ukur dan catat panjang benda uji pada keempat rusuknya.

c.       Timbang dan catat berat benda uji.

d.       Buat garis-garis melintang sebagai tanda dan penunjuk titik-titik perletakan, titik-titik pembebanan dan titik-titik sejauh 5% dari jarak bentang di luar titik perletakan.

e.       Tempatkan benda uji pada tumpuan yang tepat dengan sisi atas benda uji pada waktu pengecoran berada di bagian samping alat penekan.

f.        Pasang 4 buah perletakan dengan lebar bentang 3x jarak titik-titik pembebanan dan pasang alat pembebanan sehingga mesin tekan beton berfungsi sebagai alat uji lentur.

g.       Atur katup-katup pada kedudukan pembebanan dan kecepatan pembebanan 8-10 kg/cm2 tiap menit.

h.       Kurangi kecepatan pembebanan pada saat-saat menjelang patah yang ditandai dengan kecepatan gerak jarum beban agak lambat.

i.         Hentikan pembebanan dan catat beban maksimum yang menyebabkan patahnya benda uji.

j.         Ukur dan catat lebar dan tinggi tampang lintang patah dengan ketelitian 0,25 mm sedikitnya pada 3 tempat dan rata-ratakan.

k.       Ukur dan catat jarak antara tampang lintang patah dari tumpuan luar terdekat pada 4 tempat di bagian tarik pada arah bentang dan rata-ratakan.

a.       Ukur dan catat dimensi penampang benda uji dengan jangka sorong minimum di 3 tempat.

b.       Ukur dan catat panjang benda uji pada keempat rusuknya.

c.       Timbang dan catat berat benda uji.

d.       Buat garis-garis melintang sebagai tanda dan penunjuk titik-titik perletakan, titik-titik pembebanan dan titik-titik sejauh 5% dari jarak bentang di luar titik perletakan.

e.       Tempatkan benda uji pada tumpuan yang tepat dengan sisi atas benda uji pada waktu pengecoran berada di bagian samping alat penekan.

f.        Pasang 2 buah perletakan dengan lebar bentang 3x jarak titik-titik pembebanan dan pasang alat pembebanan sehingga mesin tekan beton berfungsi sebagai alat uji lentur.

g.       Atur katup-katup pada kedudukan pembebanan dan kecepatan pembebanan 8-10 kg/cm2 tiap menit.

h.       Kurangi kecepatan pembebanan pada saat-saat menjelang patah yang ditandai dengan kecepatan gerak jarum beban agak lambat.

i.         Hentikan pembebanan dan catat beban maksimum yang menyebabkan patahnya benda uji.

j.         Ukur dan catat lebar dan tinggi tampang lintang patah dengan ketelitian 0,25 mm sedikitnya pada 3 tempat dan rata-ratakan.

a.       Ukur dan catat dimensi penampang benda uji dengan jangka sorong minimum di 3 tempat.

b.       Ukur dan catat panjang benda uji pada keempat rusuknya.

c.       Timbang dan catat berat benda uji.

d.       Buat garis-garis melintang sebagai tanda dan penunjuk titik-titik perletakan, titik-titik pembebanan dan titik-titik sejauh 5% dari jarak bentang di luar titik perletakan.

e.       Tempatkan benda uji pada tumpuan yang tepat dengan sisi atas benda uji pada waktu pengecoran berada di bagian samping alat penekan.

f.        Pasang 2 buah perletakan dengan lebar bentang 3x jarak titik-titik pembebanan dan pasang alat pembebanan sehingga mesin tekan beton berfungsi sebagai alat uji lentur.

g.       Nnyalakan mesin kuat tekan, lalu tekan on hingga benda uji tertekan sampai retak.

h.       Kurangi kecepatan pembebanan pada saat-saat menjelang patah yang ditandai dengan kecepatan gerak jarum beban agak lambat.

i.         Hentikan pembebanan dan catat beban maksimum yang menyebabkan patahnya benda uji.

j.         Ukur dan catat lebar dan tinggi tampang lintang patah dengan ketelitian 0,25 mm sedikitnya pada 3 tempat dan rata-ratakan.

k.       Ukur dan catat jarak antara tampang lintang patah dari tumpuan luar terdekat pada 4 tempat di bagian tarik pada arah bentang dan rata-ratakan.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?