
Bermain dan Permainan untuk Anak Usia Dini
Authored by Mar'atus Salamah
Other
University
Used 9+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 10 pts
Apa saja contoh permainan tradisional yang cocok untuk anak usia dini?
Bola basket, Sepak bola, Bulu tangkis
Engklek, Lompat tali, Bentengan, Petak Umpet, Enggrang
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 10 pts
Bagaimana manfaat bermain untuk perkembangan anak?
Bermain hanya membuat anak malas dan tidak produktif
Bermain dapat menyebabkan gangguan perkembangan anak
Bermain membantu anak mengembangkan keterampilan motorik, sosial, kognitif, dan emosional.
Bermain tidak memiliki manfaat bagi perkembangan anak
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 10 pts
Sebutkan peran orang tua dalam bermain dengan anak!
Sebagai penjaga taman bermain
Sebagai guru les privat
Sebagai pelayan restoran
Sebagai pengajar, pendamping, dan pengasuh anak.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 10 pts
Mengapa bermain penting untuk perkembangan anak?
Bermain membantu anak belajar dan bereksplorasi lingkungan sekitarnya, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas.
Bermain hanya akan mengganggu anak dalam mencapai prestasi akademis.
Anak seharusnya fokus pada belajar formal daripada bermain.
Bermain tidak memberikan manfaat apapun bagi perkembangan anak.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 10 pts
Berikan ide bermain kreatif yang bisa dilakukan bersama anak!
Membuat mini teater boneka dari bahan-bahan di sekitar rumah
Menonton film sepanjang hari
Membuat kapal selam dari kardus bekas
Menggambar dan mewarnai gambar bersama
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 10 pts
Apa saja contoh permainan edukatif yang cocok untuk anak usia dini?
Permainan menari
Membaca novel
Permainan memori, puzzle, mewarnai, menyusun balok, mengenal huruf dan angka
Bermain video game
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 10 pts
Bagaimana permainan tradisional dapat membantu anak dalam hal sosialisasi?
Permainan tradisional membuat anak menjadi lebih tertutup dan sulit berinteraksi dengan orang lain
Permainan tradisional dapat membantu anak dalam hal sosialisasi dengan cara memungkinkan mereka berinteraksi dengan teman sebaya, belajar aturan main yang bersama-sama disepakati, serta mengembangkan keterampilan komunikasi dan kerjasama.
Permainan tradisional tidak mengajarkan anak tentang aturan main yang bersama-sama disepakati
Permainan tradisional tidak berperan dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan kerjasama anak
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?