
KUIS PERSIAPAN UTS PPKN FAI UHAMKA
Authored by Nur Lestari
Social Studies
University
Used 8+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
11 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 5 pts
Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) bertujuan untuk membangun karakter (character building) bangsa Indonesia agar mampu mengembangkan dirinya dan berkeadaban (smart and good citizen). MENGACU PADA KONSEPSI DI ATAS, NUMAN SUMANTRI MENDEFINISIKAN CIVIC EDUCATION SEBAGAI ILMU KEWARGANEGARAAN YANG MEMBICARAKAN HUBUNGAN DIBAWAH INI, KECUALI:
HUBUNGAN MANUSIA DENGAN
MANUSIA LAIN DALAM ORGANISASI SOSIAL EKONOMI, DAN POLITIK
HUBUNGAN INDIVIDU DENGAN NEGARA.
HUBUNGAN NEGARA DENGAN NEGARA
HUBUNGAN NEGARA DENGAN PENGUSAHA
2.
OPEN ENDED QUESTION
10 mins • 10 pts
MENGAPA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PENTING DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN UTUH SARJANA ATAU PROFESIONAL?
Evaluate responses using AI:
OFF
3.
OPEN ENDED QUESTION
15 mins • 20 pts
Ketentuan dalam pasal 35 ayat (5) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 yang menyatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi wajib memuat mata kuliah agama, Pancasila, kewarganegaraan, dan bahasa Indonesia menunjukkan bahwa negara berkehendak agar pendidikan Pancasila dilaksanakan dan wajib dimuat dalam kurikulum perguruan tinggi sebagai mata kuliah yang berdiri sendiri. Dengan demikian, mata kuliah Pancasila dapat lebih fokus dalam membina pemahaman dan penghayatan mahasiswa mengenai ideologi bangsa Indonesia, DIHARAPKAN MAHASISWA MEMAHAMI DAN MENGANALISA PERMASALAHAN permasalahan yang mendera Indonesia, memperlihatkan telah tergerusnya nilai nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Oleh karena itu, perlu diungkap berbagai permasalahan di negeri tercinta ini yang menunjukkan pentingnya mata kuliah pendidikan Pancasila.
SILAHKAN ANANDA MENYEBUTKAN SALAH SATU MASALAH YANG DIHADAPI NEGARA DAN BAGAIMANA CARA ATAU SOLUSI YANG DAPAT ANANDA MAHASISWA BERIKAN SESUAI DENGAN PENDAPAT ANANDA SEKALIAN
Evaluate responses using AI:
OFF
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 5 pts
Berdasarkan SK Dirjen
Dikti No 38/DIKTI/Kep/2002, Pasal 3, Ayat (2) bahwa kompetensi yang harus
dicapai mata kuliah pendidikan Pancasila yang merupakan bagian dari mata
kuliah pengembangan kepribadian adalah menguasai kemampuan berpikir,
bersikap rasional, dan dinamis, serta berpandangan luas sebagai manusia
intelektual dengan cara mengantarkan mahasiswa, DENGAN KEMAMPUAN SEBAGAI BERIKUT, KECUALI:
Agar bisa menjalani kehidupan di negara dengan sesuka hati dan semena-mena tanpa perlu mengikuti aturan
agar memiliki kemampuan untuk mengambil sikap bertanggung jawab
sesuai hati nuraninya
agar memiliki kemampuan untuk mengenali masalah hidup dan
kesejahteraan serta cara-cara pemecahannya
agar mampu mengenali perubahan-perubahan dan perkembangan ilmu
pengetahuan teknologi dan seni
5.
OPEN ENDED QUESTION
15 mins • 20 pts
Dari segi objek formil, pengayaan materi mata kuliah pendidikan Pancasila
dilakukan dengan pendekatan ilmiah, filosofis, dan ideologis. Materi
perkuliahan dikembangkan dari fenomena sosial untuk dikaji dan ditemukan
solusinya yang rasional dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai
Pancasila oleh mahasiswa. Dengan demikian, kesadaran sosial mahasiswa
turut serta dalam memecahkan permasalahan-permasalahan sosial. Presiden Soekarno pernah mengatakan, ”Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah.” Pernyataan tersebut dapat dimaknai bahwa sejarah mempunyai
Fungsi penting dalam membangun kehidupan bangsa dengan lebih bijaksana di masa depan. Hal tersebut sejalan dengan ungkapan seorang filsuf Yunani yang bernama Cicero (106-43SM) yang mengungkapkan, “Historia Vitae Magistra”, yang bermakna, “Sejarah memberikan kearifan”. Pengertian lain dari istilah tersebut yang sudah menjadi pendapat umum (common-sense) adalah “Sejarah merupakan guru kehidupan”. Implikasinya, pengayaan materi perkuliahan Pancasila melalui pendekatan historis adalah amat penting dan tidak boleh dianggap remeh guna mewujudkan kejayaan bangsa di kemudian hari. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengambil
pelajaran atau hikmah dari berbagai peristiwa sejarah, ANANDA DIMINTA UNTUK MENARASIKAN HIKMAH YANG ANANDA DAPATKAN DALAM KEHIDUPAN ANANDA YANG BERDA,PAK DARI SEJARAH BANGSA INDONESIA
Evaluate responses using AI:
OFF
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Negara Republik Indonesia adalah negara hukum (rechtsstaat) dan salah satu
cirinya atau istilah yang bernuansa bersinonim, yaitu pemerintahan
berdasarkan hukum (rule of law). Pancasila sebagai dasar negara merupakan
landasan dan sumber dalam membentuk dan menyelenggarakan negara hukum tersebut. Hal tersebut berarti pendekatan yuridis (hukum) merupakan salah satu pendekatan utama dalam pengembangan atau pengayaan materi mata kuliah pendidikan Pancasila. Urgensi pendekatan yuridis ini adalah dalam rangka menegakkan Undang-Undang (law enforcement) yang merupakan
salah satu kewajiban negara yang penting. Penegakan hukum ini hanya akan
efektif, apabila didukung oleh kesadaran hukum warga negara terutama dari
kalangan intelektualnya. oleh karena itu ananda diberika pemahaman adanya hukum posyif di Indonesia yang melandasi Indonesia sebagai Negara Hukum (rechtsstaat), dibawah ini adalah hukum-hukum positif yang ada di Indonesia, kecuali:
Hukum Pidana
Hukum Perdata
Hukum Alam
Hukum Tata Negara
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 10 pts
NEGARA MERUPAKAN ORGANISASI TERTINGGI DI ANTARA SATU KELOMPOK MASYARAKAT
YANG MEMPUNYAI CITA-CITA UNTUK BERSATU DAN MENCAPAI TUJUAN, HIDUP DI DALAM DAERAH
TERTENTU DAN MEMPUNYAI PEMERINTAHAN YANG BERDAULAT, TUJUAN NEGARA INDONESIA TERTERA DI DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 ALINEA KE?
ALINEA KE 1
ALINEA KE 2
ALINEA KE 3
ALINEA KE 4
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?