Search Header Logo

Asesmen Sumatif Quran Hadis XI

Authored by Atik Hajar Zaidah

Special Education

11th Grade

25 Questions

Used 11+ times

Asesmen Sumatif Quran Hadis XI
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 4 pts

Perhatikan ayat berikut!

وَاللّٰهُ اَخْرَجَكُمْ مِّنْۢ بُطُوْنِ اُمَّهٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ شَيْـًٔاۙ وَّجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Indera yang pertama digunakan oleh manusia ketika lahir adalah ….

Penglihatan

Hati nurani

Akal pikiran

Pendengaran

Perasa

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 4 pts

Media Image

Perhatikan ayat berikut!

Implementasi dari ayat di atas adalah …

Selalu sadar diri bahwa kita diciptakan dari sesuatu yang hina

Senantiasa mendiskusikan segala sesuatu dengan yang lain sebelum diputuskan untuk melakukannya

Selalu beribadah hanya kepada Allah swt. baik dalam artian sempit maupun luas

Senantiasa bersyukur kepada Allah swt. yang telah menjadikan kita sebaik-baik bentuk

Senantiasa mengakui kebesaran Allah swt. yang menganugerahi kita pendengaran, penglihatan, dan hati nurani

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 4 pts

Media Image

Perhatikan ayat berikut!

Isi kandungan dari ayat tersebut adalah......

Manusia ditugasi sebagai khalifah di muka bumi

Manusia lahir dalam keadaan tidak mengetahui apapun

proses penciptaan manusia berasal dari sari pati tanah

Manusia diciptakan dari air mani

Manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 4 pts

Surah Al-Mu’minun ayat 12-14 menjelaskan tahapan penciptaan manusia. Tahapan tersebut dimulai dari saripati tanah hingga terbentuknya janin yang sempurna. Berdasarkan ayat tersebut, bagaimana proses penciptaan manusia ini mengisyaratkan keagungan Allah dalam ilmu pengetahuan modern, khususnya dalam bidang embriologi?

Proses penciptaan manusia yang dijelaskan dalam ayat ini menunjukkan bahwa ilmu embriologi modern sudah tidak relevan karena konsep penciptaan manusia hanya bisa dijelaskan secara teologis.

Tahapan penciptaan manusia yang disebutkan dalam ayat ini menunjukkan keselarasan antara ilmu embriologi modern dan wahyu Allah, yang mengindikasikan bahwa Al-Qur'an telah mendahului penemuan ilmiah.

Al-Qur’an menjelaskan bahwa penciptaan manusia merupakan proses ajaib yang tidak dapat dijelaskan dengan ilmu pengetahuan, sehingga memperlihatkan keterbatasan manusia dalam memahami alam semesta.

Ayat ini menekankan bahwa hanya dengan keimanan, manusia dapat memahami sepenuhnya proses penciptaan manusia, sedangkan ilmu pengetahuan modern tidak dapat menjelaskan proses ini

Surah Al-Mu’minun ayat 12-14 menggambarkan proses penciptaan manusia yang bertentangan dengan teori evolusi, menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan harus dibatasi oleh ajaran agama.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 4 pts

Surah Al-Mu’minun ayat 12 berbunyi: "Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah." Ayat ini menjelaskan asal mula penciptaan manusia. Bagaimana makna dari ayat ini dapat dihubungkan dengan konsep keberlanjutan (sustainability) dalam menjaga kelestarian bumi?

Ayat ini menunjukkan bahwa manusia harus kembali ke tanah setelah mati, sehingga tidak ada kebutuhan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Karena manusia diciptakan dari tanah, manusia seharusnya memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal tanpa mempertimbangkan keberlanjutannya.

Ayat ini mengisyaratkan bahwa manusia memiliki keterikatan kuat dengan alam, sehingga harus menjaga keseimbangan ekosistem dan tidak merusak lingkungan.

Makna ayat ini mengharuskan manusia untuk tidak menghiraukan lingkungan karena penciptaan manusia lebih penting daripada kelestarian alam.

Penciptaan manusia dari tanah menunjukkan bahwa manusia memiliki hak penuh atas bumi dan dapat menggunakannya sesuai keinginan tanpa batasan.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 4 pts

Surah Al-Mu'minun ayat 13 berbunyi: "Kemudian Kami menjadikannya setetes mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)." Ayat ini menggambarkan proses awal penciptaan manusia di dalam rahim. Berdasarkan pemahaman ini, bagaimana konsep ini dapat dihubungkan dengan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dalam kehidupan modern?

Karena penciptaan manusia sudah ditentukan dari setetes mani, maka kesehatan reproduksi tidak berpengaruh pada proses penciptaan tersebut.

Ayat ini mengindikasikan bahwa manusia tidak perlu khawatir tentang kesehatan reproduksi karena penciptaan manusia telah dijamin oleh Allah.

Konsep penciptaan manusia dari setetes mani menunjukkan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, karena kesehatan tempat penyimpanan (rahim) sangat krusial untuk perkembangan janin yang sehat.

Ayat ini menyiratkan bahwa kesehatan reproduksi hanya penting bagi perempuan, karena rahim adalah tempat yang kokoh untuk perkembangan janin.

Penciptaan manusia dari setetes mani menunjukkan bahwa teknologi modern, seperti bayi tabung, tidak sesuai dengan prinsip-prinsip penciptaan dalam Islam.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 4 pts

Surah Al-Mu'minun ayat 14 menjelaskan tahapan perkembangan manusia dalam rahim, mulai dari nuthfah (setetes mani), ‘alaqah (segumpal darah), hingga menjadi mudhghah (segumpal daging), dan akhirnya penciptaan tulang dan pembungkusan daging. Bagaimana pemahaman tentang tahapan ini dapat dikaitkan dengan pentingnya teknologi medis modern, seperti ultrasonografi (USG), dalam memantau perkembangan janin?

Tahapan perkembangan janin yang dijelaskan dalam ayat ini menegaskan bahwa teknologi modern seperti USG tidak diperlukan karena semuanya sudah diatur oleh Allah.

Ayat ini menunjukkan bahwa teknologi modern dapat menggantikan peran alamiah dalam perkembangan janin, sehingga USG hanya bersifat opsional.

Pemahaman tentang tahapan

perkembangan janin dalam ayat ini mengajarkan bahwa teknologi medis modern, seperti USG, penting untuk memantau perkembangan janin dan memastikan kesehatan ibu serta bayi.

Ayat ini mengisyaratkan bahwa intervensi teknologi dalam perkembangan janin bertentangan dengan proses alami yang dijelaskan dalam Al-Qur'an.

Ayat ini menyiratkan bahwa hanya dengan keimanan dan doa, perkembangan janin dapat berjalan dengan baik, sehingga penggunaan teknologi medis tidak perlu diprioritaskan.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?