Neuro 59

Neuro 59

KG

9 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

ENDOKRIN DAY 1&2

ENDOKRIN DAY 1&2

3rd Grade

14 Qs

RESPON GIZI DDT

RESPON GIZI DDT

University

10 Qs

Reproduksi 1#

Reproduksi 1#

University

10 Qs

Bakteriologi 2

Bakteriologi 2

University

8 Qs

POST TEST NO-NOT

POST TEST NO-NOT

3rd Grade

10 Qs

Kuis Pem Lab Keganasan Darah dr Ade

Kuis Pem Lab Keganasan Darah dr Ade

University

10 Qs

SS Unibos

SS Unibos

Professional Development

10 Qs

POst Test DM FM

POst Test DM FM

University

10 Qs

Neuro 59

Neuro 59

Assessment

Quiz

Biology

KG

Hard

Created by

Rizqulloh IDqullz

Used 1+ times

FREE Resource

9 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang laki-laki, usia 30 tahun datang dengan keluhan nyeri kepala hebat sejak 1. jam yang setelah makan. Keluhan disertai dengan muntah menyemprot. Tampak anggota gerak sebelah kiri kurang bergerak dibanding yang kanan. Riwayat hipertensi disangkal. Riwayat nyeri kepala kronis ada sejak 2 tahun yang lalu disisi kanan kepala berdenyut.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen GCS 13 TD 140/90mmHg. kaku kuduk dan hemiparesis kiri. Babinski -/+

CT scan kepala ditemukan perdarahan di fissure Sylvii bilateral dan perdarahan intraventrikuler.

Mekanisme apakah yang mendasari komplikasi yang telah terjadi pada pasien di

atas?

Iritasi meninges

Brain natriuretic peptide

c. Deposit oksihemoglobin

Penurunan dopamine

Peningkatan firing rate di neuron

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang laki-laki, usia 30 tahun datang dengan keluhan nyeri kepala hebat sejak 1. jam yang setelah makan. Keluhan disertai dengan muntah menyemprot. Tampak anggota gerak sebelah kiri kurang bergerak dibanding yang kanan. Riwayat hipertensi disangkal. Riwayat nyeri kepala kronis ada sejak 2 tahun yang lalu disisi kanan kepala berdenyut.

Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen GCS 13 TD 140/90mmHg. kaku kuduk dan hemiparesis kiri. Babinski -/+.

CT scan kepala ditemukan perdarahan di fissure Sylvii bilateral dan perdarahan

intraventrikuler.

Pemeriksaan penunjang apakah yang paling diperlukan untuk mengetahui etiologi kasus di atas?

CT scan kepala dengan kontras

MRI kepala tanpa kontras

CT angiografi kepala

MR venografi

USG karotis

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang laki-laki berusia 48 tahun datang ke UGD rumah sakit dengan penurunan ⚫ kesadaran. Sebelumnya pasien mengeluhkan nyeri kepala hebat. Demam - muntah. Riwayat gangguan jantung, Brudzinski I dan II +. Riwayat kencing manis selama 4 tahun dan tidak minum obat. Pemeriksaan fisik GCS 234, tekanan darah 190/100, frekuensi napas 24x/menit denyut Nadi 80x/menit, suhu 37,5°C, Pupil bulat isokor 3mm/3mm.

Dilakukan pemeriksaan CT scan, apakah temuan yang diharapkan dari pasien ini?

Lesi hipodens berbentuk lakunar

Lesi hiperdens berbentuk bikonveks

Lesi hiperdens crescentic

Lesi hipodens berbentuk baji

Lesi hiperdens mengisi ruang gyrus dan sulcus

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang laki-laki, usia 50 tahun, datang dengan keluhan kelemahan anggota gerak sebelah kanan sejak 6 jam yang lalu. Lengan dan tungkai hanya bisa digeser. Keluhan disertai bicara rero dan mulut mencong yang terlihat tanpa harus tersenyum serta kesemutan tubuh sebelah kanan. Pasien sulit berbicara tapi masih dapat mengerti pembicaraan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 200/100 mmHg. CT scan ditemukan lesi subkortikal di frontotemporal kiri. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan LDL 180 mg/dl. Pemeriksaaan laboratorium lainnya dalam batas normal.

Apakah tatalaksana awal yang harus diberikan untuk persiapan terapi definitive

Antiplatelet

b. Antilipidemia

c. Antikoagulan

d. Antihipertensi intravena

Antikoagulan intravena

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang laki-laki, usia 50 tahun, datang dengan keluhan kelemahan anggota gerak sebelah kanan sejak 6 jam yang lalu. Lengan dan tungkai hanya bisa digeser. Keluhan disertai bicara rero dan mulut mencong yang terlihat tanpa harus tersenyum serta kesemutan tubuh sebelah kanan. Pasien sulit berbicara tapi masih dapat mengerti pembicaraan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 200/100 mmHg. CT scan ditemukan lesi subkortikal di frontotemporal kiri. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan LDL 180 mg/dl. Pemeriksaaan laboratorium lainnya dalam batas normal.

Apakah tatalaksana yang paling sesuai untuk pasien ini?

Trombolisis intravena

. Antiplatelet

Antikoagulan intravena

Trombektomi mekanik

Carotid endarterektomi

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang laki-laki, usia 50 tahun, datang dengan keluhan kelemahan anggota gerak sebelah kanan sejak 6 jam yang lalu. Lengan dan tungkai hanya bisa digeser. Keluhan disertai bicara rero dan mulut mencong yang terlihat tanpa harus tersenyum serta kesemutan tubuh sebelah kanan. Pasien sulit berbicara tapi masih dapat mengerti pembicaraan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 200/100 mmHg. CT scan ditemukan lesi subkortikal di frontotemporal kiri. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan LDL 180 mg/dl. Pemeriksaaan laboratorium lainnya dalam batas normal.

Bila pada TCD ditemukan adanya stenosis pada A. serebri media kiri, apakah

talaksana prevensi sekunder yang paling tepat untuk kondisi tersebut?

Aspirin selama 21 hari

Clopidogrel selama 21 hari

Aspirin dan clopidogrel selama 21 hari

d. Aspirin dan clopidogrel selama 90 hari

Aspirin selama 90 hari

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang laki-laki, usia 85 tahun, 3 jam yang lalu mendadak mengalami lemah tubuh sebelah kanan disertai sulit berbicara tetapi masih dapat mengerti pembicaraan. Bicara menjadi pelo dan terdapat kesemutan pada tubuh sebelah kanan. Pada pemeriksaan CT scan kepala didapatkan adanya infark kortikal lobus temporal kiri. Skor NIHSS 12.

Apakah tatalaksana yang paling tepat untuk pasien ini?

. Aspirin 81 mg

Clopidogrel 300 mg

Recombinant Tissue Plasminogen Activator intravena

Trombolektomi intraarterial

e. Cilostazol 200 mg

8.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Klasifikasi status epileptikus ditegakkan tidak berdasarkan *

Semiology

MRI

Etiologi

EEG

Usia

9.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pernyataan yang paling benar mengenai etiologi status epiletikus adalah:

Bisa dialami pada pasien tanpa epilepsi

Harus pada pasien yang sudah terdiagnosis epilepsi sebelumnya

Tidak bisa ditegakkan pada etiologi simptomatik

Tidak bisa ditegakkan pada etiologi yang tidak diketahui

Tidak dapat ditegakkan pada etiologi yang progresif