
Penilaian Harian 2. TCS
Authored by Nikson Fuah
World Languages
10th Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bacalah pengggalan cerita sejarah berikut!
Pelarian-pelarian politik dari Nederland, Sneevliet, clan Baars itu semakin giat di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Mereka membuka pidato di mana-mana, seperti takkan kering-kering kerongkongan mereka. Lari dari pertentangan intern di Nederland ke Hindia, mereka anggap diri seakan-akan jago-jago tanpa lawan, seakan-akan Hindia negerinya sendiri yang dipayungi oeh hukum demokratis. Bemntung mereka bergerak hanya di kalangan orang-orang yang berbahasa Belanda, yang menduduki tempat sosial yang rendah clan hidup dalam kemasygulan.
Teks tersebut termasuk bagian....
pengenalan situasi
pengungkapan peristiwa
menuju konfliks
pengenalan situasi
puncak konflik
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat !
Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.
Fakta sejarah yang terdapat dalam penggalan di atas adalah...
Keadaan Majapahit
Perjuangan Ronggo Lawe
Perjuangan Gajah Mada
Kerajaan Taruma negara
Perjuangan Diponegoro
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.
Penggalan tersebut lebih mengedepankan fungsi....
Rekreatif
Edukatif
Inspiratif
Instruktif
Kolaboratif
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.
Hal menarik yang terdapat dalam penggalan di atas adalah...
tanggung jawab pemimpin
perjuangan mencapai kemerdekaaan
menghargai pimpinan sebelum bertindak
menjaga persatuan
menyatukan rakyat
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”
Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah...
Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.
Pekerjaan sia-sia.
Perbuatan yang bodoh.
Pekerjaan orang yang tidak cerdas.
Perbuatan orang-orang zaman dahulu.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dyah Menurberbalik dengan memejamkan mata. Dyah Menur Hardiningsih yang
menggendong anaknya dan Pradhabasu yang juga menggendong anaknya, berjalan makin jauh dan makin jauh ke arah surya di langit barat. Dan sang waktu sebagaimana kodratnya akan mengantarkan ke mana pun mereka melangkah. Sang waktu pula yang menggilas semua peristiwa menjadi masa lalu.
Kutipan novel sejarah di atas merupakan….
pengungkapan peristiwa
menuju konfliks
pengenalan situasi
puncak konflik
koda
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • 1 pt
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan
Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah....
Agama
Moral
Pendidikan
Budaya
Estetika
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?