Search Header Logo

Asesmen Sistem Kekerabatan dan Ritus Peralihan

Authored by HESTY SHAKTI

History

11th Grade

Used 4+ times

Asesmen Sistem Kekerabatan dan Ritus Peralihan
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Dalam antropologi, sistem perkawinan poligami dibedakan menjadi dua, yaitu poligini dan poliandri. Contoh perkawinan poliandri ditunjukkan oleh pernyataan...

Gita bersedia menikah dengan Haris karena berasal dari satu kasta yang sama.

Sarah menikahi dua saudara laki-laki bernama Joe dan Ben secara bersamaan.

Rizal bersama ketiga istrinya yang masih muda tinggal bersama dalam satu rumah

Setelah suaminya meninggal, Bu Erika menikah lagi dengan kakak kelasnya dahulu.

Andi menikah dengan temannya bernama Rara hingga dikaruniai dua anak laki-laki.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Perhatikan wacana berikut!

Rampanan Kapa' Sule Langngan Banua merupakan adat perkawinan khas masyarakat Toraja. Perkawinan ini dilakukan antara anggota kerabat yang memiliki hubungan dekat atau masih berasal dari satu marga, baik dari saudara orang tua maupun saudara dari nenek yang masih memiliki pertalian darah yang sangat dekat. Selain itu, dalam masyarakat Toraja masih mengenal sistem kasta. Masyarakat Toraja meyakini bahwa pernikahan dalam keluarga atau sesama kerabat dapat mempertahankan darah leluhur dan menjadikan keturunan mereka berada dalam satu gelar.

Sumber: https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/8956/2/ivonyunita-1514- 1-13-hmp-i-g%201-2.pdf, diakses 10 Maret 2024

Berdasarkan wacana di atas, tujuan dilakukannya Rampanan Kapa' Sule Langngan adalah....

memenuhi tuntutan aturan adat masyarakat sekitar

memperluas kekerabatan antarkeluarga yang berbeda

menjaga kelangsungan keturunan dalam satu garis marga

mempererat hubungan bisnis antarkeluarga dalam satu marga

menunjukkan status sosial calon pasangan kepada masyarakat luas

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 5 pts

Dalam perkawinan terbentuklah kelompok kekerabatan berupa keluarga. Keluarga merupakan kesatuan sosial yang paling dekat dan mendasar dalam masyarakat (Koentjaraningrat, 2009: 285). Secara umum, keluarga dibedakan menjadi dua, yaitu keluarga batih/keluarga inti (nuclear family) dan keluarga besar (extended family). Keluarga batih atau keluarga inti (nuclear family) adalah kelompok terkecil dalam masyarakat yang didasarkan atas hubungan darah antaranggota. Dari beberapa keluarga inti akan terbentuk keluarga besar (extended family). Anggota keluarga inti (nuclear family) terdiri dari....

Aayah, Ibu, dan Anak

Ayah, Ibu, Anak, Menantu

Ayah dan Ibu

Ayah, Ibu, Anak, Kakek, dan Nenek

Aayah, Ibu, Anak, Kakek, Nenek, Paman, Bibi, dan Sepupu

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 5 pts

Media Image

Perhatikan gambar berikut!

Ilustrasi di atas menunjukkan contoh penerapan sistem kekerabatan..

bilineal

ambilineal

bilateral

matrilineal

patrilineal

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 5 pts

Pak Susilo yang berasal dari Jawa menikah dengan Bu Agustin Monica yang berasal dari Minangkabau. Setelah tiga tahun menikah, mereka dikaruniai dua orang anak bernama Rasya Monica dan Rasyi Monica. Pak Susilo bersama istri dan anaknya tinggal di Minang sekitar wilayah keluarga Bu Agustin. Berdasarkan ilustrasi tersebut, garis keturunan dalam keluarga Pak Susilo dan Bu Agustin Monica adalah....

patrilineal

matrilineal

bilineal

bilateral

ambilineal

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 5 pts

Dalam sistem perkawinan eleutherogami terdapat larangan terkait hubungan darah. Meskipun demikian, individu boleh menikah dengan....

Ibu kandung

Nenek

Ibu Tiri

Menantu

Rekan Kerja

7.

CATEGORIZE QUESTION

45 sec • 5 pts

Setiap suku di Indonesia memiliki sistem kekerabatan berbeda-beda. Pasangkan karakteristik sistem kekerabatan di bawah ini dengan kategori yang tepat!

Groups:

(a) Sistem Kekerabatan Patrilineal

,

(b) Sistem Kekekerabatan Matrilineal

,

(c) Sistem Kekerabatan Bilineal

,

(d) Sistem Kekerabatan Bilateral

Menarik hubungan kekerabatan dari Ayah & Ibu. Namun terkadang lebih menggunkan salah satunya

menarik garis keturunan dari Ayah & Ibu. Kedudukan tidak dibedakan

Garis keturunan ditarik dari pihak Ayah

Diterapkan pada masyarakat Batak, Bali, Ambon

Garis keturunan ditarik dari pihak Ibu

Diterapkan pada masyarakat Minangkabau

Masyarakat Umbundu di Angola

Diterapkan pada masyarakat Jawa, Madura, Sunda, Bugis

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?