
LITERASI
Authored by Indriani Enzilina
Education
5th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Wacana 1: Menikmati Lezatnya Tempe Mendoan
Ketika liburan semester, Ayah mengajakku pergi ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika kami sampai di stasiun Purwokerto, hujan deras turun. Sambil menunggu hujan berhenti, Ayah mengajakku mampir ke sebuah warung yang terletak di depan pintu gerbang stasiun. Rupanya, warung yang kami masuki menyediakan makanan khas daerah Purwokerto. Makanan itu adalah tempe mendoan. Tempe mendoan adalah tempe yang dilapisi tepung dan digoreng setengah matang. Setelah memesan makanan dan mencuci tangan, kami duduk bersama untuk menikmati tempe mendoan. Lalu, Ayah bertanya. “Kamu suka, Nak?” “Iya, Yah. Enak Sekali.” jawabku. Ketika Aku sedang asyik duduk sambil makan tempe mendoan, tiba-tiba Aku melihat Ayah bangkit dari tempat duduknya. Dia berjalan mendekati penjual tempe mendoan. Ayah terlihat berkata sesuatu kepadanya dengan wajah ceria. Setelah itu, Ayah kembali duduk di dekatku. Dia tersenyum sambil memegang pundakku. “Kenapa, Yah?” tanyaku penasaran. “Ayah pesan tempe mendoan, dibungkus, untuk Kakek dan Nenek.” jawab Ayah. “Teh panas juga, Yah. Kakek dan Nenek suka teh panas” kataku pada Ayah. Dia membelai rambutku, kemudian memesan teh panas.
Soal 1. Ketika tokoh “Aku” dan “Ayah” sampai di stasiun, hujan deras pun turun. Lalu, apa yang mereka lakukan?
A. Membungkus tempe mendoan.
B. Mampir ke sebuah warung.
C. Mendekati penjual tempe mendoan.
D. Menunggu hujan reda di stasiun.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Wacana 1: Menikmati Lezatnya Tempe Mendoan
Ketika liburan semester, Ayah mengajakku pergi ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika kami sampai di stasiun Purwokerto, hujan deras turun. Sambil menunggu hujan berhenti, Ayah mengajakku mampir ke sebuah warung yang terletak di depan pintu gerbang stasiun. Rupanya, warung yang kami masuki menyediakan makanan khas daerah Purwokerto. Makanan itu adalah tempe mendoan. Tempe mendoan adalah tempe yang dilapisi tepung dan digoreng setengah matang. Setelah memesan makanan dan mencuci tangan, kami duduk bersama untuk menikmati tempe mendoan. Lalu, Ayah bertanya. “Kamu suka, Nak?” “Iya, Yah. Enak Sekali.” jawabku. Ketika Aku sedang asyik duduk sambil makan tempe mendoan, tiba-tiba Aku melihat Ayah bangkit dari tempat duduknya. Dia berjalan mendekati penjual tempe mendoan. Ayah terlihat berkata sesuatu kepadanya dengan wajah ceria. Setelah itu, Ayah kembali duduk di dekatku. Dia tersenyum sambil memegang pundakku. “Kenapa, Yah?” tanyaku penasaran. “Ayah pesan tempe mendoan, dibungkus, untuk Kakek dan Nenek.” jawab Ayah. “Teh panas juga, Yah. Kakek dan Nenek suka teh panas” kataku pada Ayah. Dia membelai rambutku, kemudian memesan teh panas.
Soal 2. Manakah dari keunikan tempe mendoan dari pernyataan berikut?
A. Tempe mendoan
digoreng setengah
matang.
B. Tidak ada lapisan
tepung pada tempe
mendoan.
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
5 mins • 1 pt
Wacana 1: Menikmati Lezatnya Tempe Mendoan
Ketika liburan semester, Ayah mengajakku pergi ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika kami sampai di stasiun Purwokerto, hujan deras turun. Sambil menunggu hujan berhenti, Ayah mengajakku mampir ke sebuah warung yang terletak di depan pintu gerbang stasiun. Rupanya, warung yang kami masuki menyediakan makanan khas daerah Purwokerto. Makanan itu adalah tempe mendoan. Tempe mendoan adalah tempe yang dilapisi tepung dan digoreng setengah matang. Setelah memesan makanan dan mencuci tangan, kami duduk bersama untuk menikmati tempe mendoan. Lalu, Ayah bertanya. “Kamu suka, Nak?” “Iya, Yah. Enak Sekali.” jawabku. Ketika Aku sedang asyik duduk sambil makan tempe mendoan, tiba-tiba Aku melihat Ayah bangkit dari tempat duduknya. Dia berjalan mendekati penjual tempe mendoan. Ayah terlihat berkata sesuatu kepadanya dengan wajah ceria. Setelah itu, Ayah kembali duduk di dekatku. Dia tersenyum sambil memegang pundakku. “Kenapa, Yah?” tanyaku penasaran. “Ayah pesan tempe mendoan, dibungkus, untuk Kakek dan Nenek.” jawab Ayah. “Teh panas juga, Yah. Kakek dan Nenek suka teh panas” kataku pada Ayah. Dia membelai rambutku, kemudian memesan teh panas.
Soal 3. Di antara pernyataan-pernyataan berikut, manakah menggambarkan sifat tokoh Aku? Jawaban benar bisa lebih dari satu.
A. Sopan ketika menjawab pertanyaan.
B. Selalu ingin tahu akan segala sesuatu.
C. Keras kepala ketika menginginkan sesuatu.
4.
MULTIPLE SELECT QUESTION
5 mins • 1 pt
Wacana 1: Menikmati Lezatnya Tempe Mendoan
Ketika liburan semester, Ayah mengajakku pergi ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika kami sampai di stasiun Purwokerto, hujan deras turun. Sambil menunggu hujan berhenti, Ayah mengajakku mampir ke sebuah warung yang terletak di depan pintu gerbang stasiun. Rupanya, warung yang kami masuki menyediakan makanan khas daerah Purwokerto. Makanan itu adalah tempe mendoan. Tempe mendoan adalah tempe yang dilapisi tepung dan digoreng setengah matang. Setelah memesan makanan dan mencuci tangan, kami duduk bersama untuk menikmati tempe mendoan. Lalu, Ayah bertanya. “Kamu suka, Nak?” “Iya, Yah. Enak Sekali.” jawabku. Ketika Aku sedang asyik duduk sambil makan tempe mendoan, tiba-tiba Aku melihat Ayah bangkit dari tempat duduknya. Dia berjalan mendekati penjual tempe mendoan. Ayah terlihat berkata sesuatu kepadanya dengan wajah ceria. Setelah itu, Ayah kembali duduk di dekatku. Dia tersenyum sambil memegang pundakku. “Kenapa, Yah?” tanyaku penasaran. “Ayah pesan tempe mendoan, dibungkus, untuk Kakek dan Nenek.” jawab Ayah. “Teh panas juga, Yah. Kakek dan Nenek suka teh panas” kataku pada Ayah. Dia membelai rambutku, kemudian memesan teh panas.
Soal 4. Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan sesuai isi teks!
A. Selain tempe
mendoan, tokoh Aku
dan Ayahnya juga
minum teh panas. (BENAR)
B. Selain tempe
mendoan, tokoh Aku
dan Ayahnya juga
minum teh panas. (SALAH)
C. Setelah Ayah
memesan tempe
mendoan lagi, tokoh
Aku merasa antusias
ketika membicarakan
kakek neneknya.
(BENAR)
D. Setelah Ayah
memesan tempe
mendoan lagi, tokoh
Aku merasa antusias
ketika membicarakan
kakek neneknya.
(SALAH)
5.
MULTIPLE SELECT QUESTION
5 mins • 1 pt
Wacana 2: Hujan
Beberapa hari berlalu, air dari langit tidak turun. Bunga-bunga tampak lesu. Mereka bertanya kepada Angin tentang air itu. Kemudian, Angin segera berembus ke langit untuk mencari air itu. Di langit, Awan menyapa “kamu sedang apa, angin?” Angin menjawab, “aku sedang mencari air yang turun dari langit.” Awan mulai menjelaskan kepada angin. “Air dari langit itu namanya hujan. Hujan berawal dari titik-titik air yang berkumpul di Awan. Titik-titik air itu berasal dari air laut yang menguap. Kemudian, titik titik air itu membentuk awan dan jatuh ke bumi. Itulah yang disebut hujan.” Pada hari berikutnya, akhirnya hujan turun. Bunga-bunga akhirnya bergembira.
Soal 5. Apa yang terjadi setelah angin segera berembus ke langit untuk mencari air?
Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan sesuai isi teks
A. Bunga-bunga
tampak lesu karena
tidak tertiup angin.
(BENAR)
B. Bunga-bunga
tampak lesu karena
tidak tertiup angin.
(SALAH)
C. Air hujan
membentuk awan
sebelum jatuh ke
Bumi.
(BENAR)
D. Air hujan
membentuk awan
sebelum jatuh ke
Bumi.
(SALAH)
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
5 mins • 1 pt
Wacana 2: Hujan
Beberapa hari berlalu, air dari langit tidak turun. Bunga-bunga tampak lesu. Mereka bertanya kepada Angin tentang air itu. Kemudian, Angin segera berembus ke langit untuk mencari air itu. Di langit, Awan menyapa “kamu sedang apa, angin?” Angin menjawab, “aku sedang mencari air yang turun dari langit.” Awan mulai menjelaskan kepada angin. “Air dari langit itu namanya hujan. Hujan berawal dari titik-titik air yang berkumpul di Awan. Titik-titik air itu berasal dari air laut yang menguap. Kemudian, titik titik air itu membentuk awan dan jatuh ke bumi. Itulah yang disebut hujan.” Pada hari berikutnya, akhirnya hujan turun. Bunga-bunga akhirnya bergembira.
Soal 6. Bagaimana perasaan Bunga-Bunga yang tergambar dalam cerita tersebut?
Jawaban benar lebih dari satu.
A. Bunga-Bunga tidak bersemangat karena hujan tidak turun.
B. Bunga-Bunga bergembira karena hujan akan turun.
C. Bunga-Bunga bergembira setelah hujan turun.
7.
MULTIPLE SELECT QUESTION
5 mins • 1 pt
Wacana 2: Hujan
Beberapa hari berlalu, air dari langit tidak turun. Bunga-bunga tampak lesu. Mereka bertanya kepada Angin tentang air itu. Kemudian, Angin segera berembus ke langit untuk mencari air itu. Di langit, Awan menyapa “kamu sedang apa, angin?” Angin menjawab, “aku sedang mencari air yang turun dari langit.” Awan mulai menjelaskan kepada angin. “Air dari langit itu namanya hujan. Hujan berawal dari titik-titik air yang berkumpul di Awan. Titik-titik air itu berasal dari air laut yang menguap. Kemudian, titik titik air itu membentuk awan dan jatuh ke bumi. Itulah yang disebut hujan.” Pada hari berikutnya, akhirnya hujan turun. Bunga-bunga akhirnya bergembira.
Soal 7. Bagaimana karakter tokoh Bunga dan Awan dalam cerita tersebut?
Klik pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan sesuai isi teks!
A. Angin memiliki rasa
ingin tahu yang tinggi
tentang hujan.
(BENAR)
B. Angin memiliki rasa
ingin tahu yang tinggi
tentang hujan.
(SALAH)
C. Awan memiliki
banyak pengetahuan
tentang hujan.
(BENAR)
D. Awan memiliki
banyak pengetahuan
tentang hujan.
(SALAH)
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?