
Post Test Praktikum Kimia dan Analisis Pangan
Authored by Alina Primasari
Chemistry
University
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 10 pts
Diketahui massa konstan cawan setelah dipanaskan dalam oven 18,5477 g. Sampel tempe yang telah dihaluskan dan dihomogenkan ditimbang dalam cawan diperoleh massanya 20,8950 g. Kemudian cawan tersebut dimasukkan ke dalam oven dengan suhu 105°C selama 3 jam. Setelah proses pengeringan, cawan dikeluarkan dari oven dan dimasukkan ke dalam desikator, dan setelah dingin ditimbang dan dikeringkan kembali dalam oven sampai diperoleh massa akhir 19,7355 g. Kadar air basis basah (%) yang diperoleh adalah sebesar..........
50,6028%
76,3384%
97,6174%
88,7662%
49,3972%
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 10 pts
Kadar air dalam sampel ditentukan dengan memanaskan sampel secara bertahap. Sebanyak 2,00 gram sampel pangan dipanaskan menggunakan cawan seberat 28,5890 gram. Setelah sampel kering didapatkan berat konstan 29,2040 gram. Maka kadar air % berat kering adalah..........
75,11%
165,04%
372,83%
69,25%
225,20%
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 10 pts
Jika diketahui berat konstan cawan porselin setelah dipanaskan dalam oven adalah 20,5560 g. Sampel keripik yang telah dihaluskan dan dihomogenkan ditimbang dalam cawan porselen diperoleh beratnya 22,7550 g. Kemudian cawan tersebut dimasukkan ke dalam tanur dengan suhu 600°C selama 4 jam. Setelah proses pengabuan, cawan dikeluarkan dari tanur dan dimasukkan ke dalam desikator, dan setelah dingin ditimbang dan panaskan kembali dalam oven sampai diperoleh berat akhir 20,6500 g. Berapakah % kadar abu sampel?
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 10 pts
Jika diketahui berat konstan cawan porselen kosong adalah 20,5550 g. Setelah diberi sampel tepung terigu maka berat total adalah 23,550 g. Setelah dilakukan pengabuan, ditimbang berat akhir adalah 20,6000 g. Syarat SNI untuk kadar abu terigu adalah maks 0,70%. Maka kesimpulan dari praktikum tersebut adalah….
kadar abu sampel yaitu 0,50% sesuai dengan standar mutu SNI
kadar abu sampel yaitu 0,70% sesuai dengan standar mutu SNI
kadar abu sampel yaitu 1,14% tidak sesuai dengan standar mutu SNI
kadar abu sampel yaitu 1,20% sesuai dengan standar mutu SNI
kadar abu sampel yaitu 1,50% tidak sesuai dengan standar mutu SNI
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 10 pts
Hitunglah kadar (%) protein sampel seberat 125 mg dengan metode Kjeldahl. Larutan distilat dititrasi dengan asam klorida 0,02 N. Volume titran sebanyak 9,6 mL dan titrasi blanko sebanyak 0,5 mL. FK = 5,90 dan faktor pengenceran 1.
12,02%
11,80%
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 10 pts
Diketahui 1,5 gram sampel kacang hijau diproses dengan metode Kjeldahl. Diperoleh hasil titrasi dengan HCl 0,1 N pada sampel adalah 45 mL dan pada blanko adalah 3,9 mL. Berapakah kadar proteinnya (%)?
(faktor konversi kacang hijau = 6,25 dan faktor pengenceran 1).
23,97%
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 10 pts
Pada analisa lemak metode Soxhlet didapatkan kadar lemak 25%, sedangkan massa labu konstan kosong adalah 135,5002 gram dan massa labu setelah ekstraksi adalah 137,0602 gram. maka massa sampel adalah........
5,2113 gram
7,3271 gram
4,8955 gram
3,9156 gram
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?