
Manajemen Konflik dalam Keperawatan
Authored by nurul arifah
Health Sciences
University
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 5 pts
Jelaskan strategi negosiasi yang efektif dalam tim!
Menghindari diskusi untuk mengurangi konflik
Fokus pada kompetisi antar anggota tim
Menetapkan satu pemimpin tanpa masukan dari anggota lain
Strategi negosiasi yang efektif dalam tim adalah membangun komunikasi terbuka, menetapkan tujuan jelas, dan menggunakan pendekatan kolaboratif.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 5 pts
Apa saja tahapan dalam proses konflik?
Tahapan dalam proses konflik adalah: Pengantar, Diskusi, Penutupan, Tindak lanjut.
Tahapan dalam proses konflik adalah: Persetujuan, Negosiasi, Kesepakatan, Evaluasi.
Tahapan dalam proses konflik adalah: Pra-konflik, Konflik terbuka, Resolusi, Pasca-konflik.
Tahapan dalam proses konflik adalah: Identifikasi, Penghindaran, Penyelesaian, Pengulangan.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 5 pts
Sebutkan jenis-jenis manajemen konflik!
Penyelesaian, Penanganan, Pengawasan
Perencanaan, Pengorganisasian, Pengendalian
Negosiasi, Delegasi, Evaluasi
Kolaborasi, Kompromi, Akomodasi, Persaingan, Penghindaran
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 5 pts
Apa yang menjadi sumber utama konflik dalam keperawatan?
Perbedaan pendapat dan komunikasi yang buruk.
Kurangnya fasilitas kesehatan
Tingginya biaya perawatan
Kekurangan tenaga medis
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 5 pts
Bagaimana cara mengidentifikasi konflik dalam tim?
Mengabaikan masalah yang ada dalam tim.
Meningkatkan komunikasi dengan semua anggota tim.
Amati tanda-tanda komunikasi buruk, ketidakpuasan, dan perbedaan pendapat.
Menyusun rencana kerja tanpa melibatkan anggota tim.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 5 pts
Apa dampak dari konflik yang tidak terselesaikan?
Dampak dari konflik yang tidak terselesaikan termasuk ketegangan berkepanjangan, kerusakan hubungan, dan potensi kekerasan.
Konflik yang tidak terselesaikan dapat meningkatkan kerjasama antar pihak.
Konflik yang tidak terselesaikan selalu menghasilkan solusi yang lebih baik.
Dampak konflik yang tidak terselesaikan hanya bersifat sementara.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 5 pts
Apa perbedaan antara konflik konstruktif dan destruktif?
Konflik konstruktif selalu terjadi dalam kelompok besar.
Konflik konstruktif hanya terjadi di tempat kerja.
Konflik konstruktif menghasilkan solusi positif, sedangkan konflik destruktif merusak hubungan.
Konflik destruktif tidak mempengaruhi hasil akhir.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?