
Keberagaman Suku Bangsa di Indonesia
Authored by Ji-kun Ji-kun
Other
7th Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
37 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Apakah bahan-bahan yang bukan bahan utama yang digunakan dalam eksperimen es krim garam?
Susu cair.
Saus cokelat.
Es batu.
Plastik besar.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Berdasarkan laporan pengamatan, pada langkah mana susu berubah menjadi es krim?
Langkah 1, ketika es dan garam dimasukkan ke dalam kantong besar.
Langkah 2, ketika susu dimasukkan ke dalam plastik kecil.
Langkah 3, ketika plastik kecil dimasukkan ke dalam plastik besar.
Langkah 4, ketika plastik diguncang selama 5-10 menit.
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
15 mins • 1 pt
Seberapa penting untuk menjaga persatuan dan integritas bangsa dalam keragaman budaya dan kelompok etnis? Sebagai seorang pelajar, apa yang dapat Anda lakukan untuk memperkuat persatuan dan integritas bangsa?
Bekerja sama dengan teman-teman di sekolah dan di lingkungan.
Menghafal prinsip ketiga Pancasila yang menyatakan 'Persatuan Indonesia'.
Membaca frase 'Bhinneka Tunggal Ika' yang berarti berbeda tetapi tetap satu.
Membaca ikrar Sumpah Pemuda setiap 28 Oktober.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Sebagai masyarakat, apa yang harus Anda lakukan untuk menerapkan rekomendasi dalam iklan layanan publik?
Gunakan listrik sesuai kebutuhan, terutama dari jam 5 sore hingga 10 malam.
Nyalakan lampu di siang hari.
Nyalakan AC sepanjang hari.
Nyalakan listrik setiap jam 5 hingga 10 pagi.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
BANJIR
Banjir merupakan peristiwa bencana alam yang dampaknya meliputi kerusakan fisik, moril dan materil. Ada dua jenis banjir, yakni banjir besar atau bandang dan banjir kecil. Banjir bandang ditandai dengan meluapnya air dengan volume besar yang menerjang dan menggenangi pemukiman warga. Banjir inilah yang menyebabkan banyak kerusakan, seperti pada jalan, jembatan, struktur bangunan dan lain-lain.
Meskipun sebuah bencana alam, banjir tidak hanya disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga ada faktor manusia. Beberapa faktor alam yang menjadi sebab timbulnya banjir antara lain, curah hujan tinggi, letak geografis suatu daerah, pasang naik air laut dan letak daerah yang berada pada cekungan sehingga air sulit mengalir.
Faktor yang berasal dari manusia diantaranya penebangan hutan secara liar, buang sampah sembarangan, tidak melakukan reboisasi hutan dan lain sebagainya yang disebabkan oleh tangan manusia. Dampak banjir bandang bagi kehidupan manusia begitu luas. Banyak barang berharga hilang terbawa arus air yang deras. Fasilitas-fasilitas umum rusak parah, air bersih sulit didapat dan dalam jangka pendek akan timbul berbagai penyakit. Dampak lainnya adalah pembangunan kembali sarana dan prasarana yang membutuhkan waktu dan biaya yang banyak.
Banjir merupakan bencana alam yang tidak bisa dihindari, namun bisa kita cegah. Cara yang paling sederhana yaitu dengan selalu membuang sampah pada tempatnya sehinga saluran air tidak tersumbat. Menanam kembali hutan yang gundul juga menjadi solusi karena akar pada tumbuhan mampu menyerap air.
Apa saja faktor alami yang menyebabkan banjir?
Kenaikan pasang
Tidak melakukan reforestasi
Pembalakan liar
Membuang sampah sembarangan.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Apa yang dimaksud dengan 'kerja keras' dalam teks?
Bekerja hanya pada waktu tertentu
Bekerja dengan semangat dan usaha maksimal
Bekerja dengan santai dan tidak terburu-buru
Bekerja tanpa memikirkan hasilnya
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
15 mins • 1 pt
Bacalah teks berikut!
Di sebuah desa yang terletak di daerah pegunungan, hidup seorang petani bernama Pak Budi. Setiap hari, Pak Budi bekerja keras di ladangnya, menanam berbagai macam sayuran, buah-buahan, dan tanaman lainnya. Meskipun hidup di daerah yang cukup terpencil, Pak Budi selalu merasa bahagia karena ia bisa memenuhi kebutuhan keluarganya dengan hasil pertaniannya. Ia juga sangat peduli dengan lingkungan sekitar. Setiap pagi, ia membersihkan area di sekeliling ladangnya, memotong rumput yang tumbuh liar, dan merawat tanaman dengan penuh perhatian. Pak Budi percaya bahwa menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sangat penting agar hasil pertanian bisa maksimal.
Namun, beberapa tahun terakhir, Pak Budi mulai merasa kesulitan dalam menjalani pekerjaan bertani. Selain cuaca yang sering tidak menentu, ia juga harus menghadapi masalah tanah yang semakin kurang subur. Tanah yang dulu subur dan penuh nutrisi kini mulai kehilangan kesuburannya akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Meskipun Pak Budi sudah mencoba berbagai cara untuk memperbaiki keadaan, seperti menggunakan pupuk organik dan menanam tanaman penutup tanah, hasil pertaniannya tidak seperti dulu lagi.
Suatu hari, Pak Budi bertemu dengan seorang ahli pertanian yang datang ke desa untuk memberikan penyuluhan. Ahli tersebut menjelaskan bahwa penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat merusak tanah dalam jangka panjang dan mengurangi hasil pertanian. Ia menyarankan Pak Budi untuk mulai beralih ke pertanian organik yang lebih ramah lingkungan dan dapat memperbaiki kesuburan tanah secara alami. Pak Budi merasa tertarik, namun ia juga ragu, karena beralih ke pertanian organik memerlukan waktu dan usaha yang lebih besar.
Pak Budi akhirnya memutuskan untuk mencoba metode pertanian organik. Ia mulai belajar lebih banyak tentang cara-cara yang ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan bahan kimia. Selama beberapa bulan pertama, ia merasa kesulitan dan hasilnya tidak langsung terlihat. Namun, ia tidak menyerah. Ia terus belajar dan mencoba teknik-teknik baru. Setelah satu tahun, Pak Budi mulai merasakan perubahan positif. Tanahnya kembali subur, tanaman-tanamannya tumbuh lebih sehat, dan hasil pertaniannya pun mulai membaik.
Kisah Pak Budi menunjukkan pentingnya beradaptasi dengan perubahan dan berani mencoba cara-cara baru yang lebih baik untuk jangka panjang, meskipun awalnya mungkin terasa sulit.
Apa yang menyebabkan Pak Budi mengalami kesulitan dalam bertani beberapa tahun terakhir?
Tanah yang subur semakin berkurang karena penggunaan pupuk kimia yang berlebihan
Cuaca yang selalu cerah membuat tanaman tidak tumbuh dengan baik
Kurangnya pengetahuan tentang cara bertani yang benar
Pak Budi tidak punya cukup waktu untuk merawat tanamannya
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?