
Asesmen Awal OSN IPS 2025 (Part 1)
Authored by Baiq Apriana
Social Studies
9th - 12th Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
60 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Fungsi keluarga untuk mengurangi angka kenakalan remaja adalah melalui kegiatan
A. sosialisasi
B. afeksi
C. aktualisasi
D. ekonomi
Answer explanation
Sosialisasi: Keluarga merupakan agen sosialisasi pertama dan utama bagi seorang anak. Melalui sosialisasi, orang tua menanamkan nilai-nilai, norma, aturan, dan perilaku yang diharapkan dalam masyarakat. Proses ini membantu remaja memahami batasan, mengembangkan kontrol diri, dan belajar berinteraksi secara positif, sehingga mengurangi risiko terlibat dalam kenakalan.
Sosialisasi: Keluarga merupakan agen sosialisasi pertama dan utama bagi seorang anak. Melalui sosialisasi, orang tua menanamkan nilai-nilai, norma, aturan, dan perilaku yang diharapkan dalam masyarakat. Proses ini membantu remaja memahami batasan, mengembangkan kontrol diri, dan belajar berinteraksi secara positif, sehingga mengurangi risiko terlibat dalam kenakalan.
Mari kita lihat pilihan lainnya:
Afeksi: Afeksi merujuk pada rasa kasih sayang, perhatian, dan dukungan emosional yang diberikan oleh keluarga. Meskipun afeksi penting untuk perkembangan emosional remaja, perannya dalam mengurangi kenakalan lebih bersifat tidak langsung. Keluarga yang penuh kasih sayang cenderung menciptakan lingkungan yang stabil dan positif, yang dapat mengurangi faktor risiko kenakalan.
Aktualisasi: Aktualisasi diri adalah proses pengembangan potensi diri secara maksimal. Meskipun penting untuk perkembangan remaja secara keseluruhan, aktualisasi diri tidak secara langsung berfokus pada pencegahan kenakalan.
Ekonomi: Fungsi ekonomi keluarga berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan materi. Meskipun stabilitas ekonomi keluarga dapat mempengaruhi kesejahteraan remaja, fungsi ini tidak secara langsung berkaitan dengan pengurangan angka kenakalan.
Kesimpulan:
Kegiatan sosialisasi dalam keluarga memiliki peran paling signifikan dalam mengurangi angka kenakalan remaja karena melalui proses inilah nilai dan norma ditanamkan, membantu remaja memahami batasan dan mengembangkan perilaku yang bertanggung jawab.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Perhatikan negara-negara berikut ini:
(1) Sri Lanka
(2) Afghanistan
(3) India
(4) Sudan
(5) Nepal
Negara-negara yang berada di kawasan Asia Selatan ditunjukkan oleh nomor...
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (5)
C. (2), (3), dan (4)
D. (3), (4), dan (5)
Answer explanation
Negara-negara di kawasan Asia Selatan adalah Sri Lanka (1), India (3), dan Nepal (5). Afghanistan (2) dan Sudan (4) tidak termasuk dalam kawasan ini. Jadi, jawaban yang benar adalah B. (1), (3), dan (5).
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Kongres Pemuda yang pertama, 30 April -2 Mei 1926 bertujuan.....
A. Membentuk organisasi satu fusi dari semua orgaisasi pemuda di daerah
B. Menanamkan semangat kerja sama antarperkumpulan pemuda di Indonesia
C. Merumuskan ikrar pemuda Indonesia yang dikenal dengan Sumpah Pemuda
D. Menanamkan kesadaran satu nasib bangsa, satu adat dan satu suku
Answer explanation
Kongres Pemuda I yang diselenggarakan pada tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926 di Jakarta memiliki tujuan utama untuk membangun dan mempererat persatuan serta kerja sama antara berbagai organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan pada saat itu.
Mari kita analisis pilihan lainnya:
A. Membentuk organisasi satu fusi dari semua organisasi pemuda di daerah: Tujuan ini baru tercapai pada Kongres Pemuda II dengan dibentuknya Indonesia Muda. Pada Kongres Pemuda I, gagasan fusi belum menjadi fokus utama.
C. Merumuskan ikrar pemuda Indonesia yang dikenal dengan Sumpah Pemuda: Sumpah Pemuda merupakan hasil dari Kongres Pemuda II yang diselenggarakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928.
D. Menanamkan kesadaran satu nasib bangsa, satu adat dan satu suku: Meskipun kesadaran akan persatuan bangsa menjadi latar belakang diadakannya kongres, fokus utama Kongres Pemuda I adalah pada upaya membangun jembatan komunikasi dan kerja sama antar organisasi pemuda yang beragam. Kesadaran akan "satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa" baru dirumuskan secara eksplisit dalam Sumpah Pemuda.
Oleh karena itu, tujuan utama Kongres Pemuda I adalah menanamkan semangat kerja sama antarperkumpulan pemuda di Indonesia sebagai langkah awal menuju persatuan yang lebih kokoh.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Globalisasi tentunya akan memberikan dampak di setiap bidang kehidupan. Di bawah ini yang merupakan contoh upaya dalam menghadapi globalisasi di bidang teknologi dan pendidikan adalah.....
A. pemakaian smartphone untuk menggali informasi dalam proses pembelajaran
B. menggunakan smartphone untuk mengakses resep masakan
C. kenaikan harga kebutuhan pokok memicu perubahan evolusi
D. kenaikan BBM membawa perubahan progres bagi masyarakat
Answer explanation
Globalisasi di bidang teknologi dan pendidikan ditandai dengan kemudahan akses informasi dan komunikasi lintas batas. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan adalah salah satu upaya adaptasi terhadap globalisasi.
Globalisasi di bidang teknologi dan pendidikan ditandai dengan kemudahan akses informasi dan komunikasi lintas batas. Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan adalah salah satu upaya adaptasi terhadap globalisasi.
Mari kita analisis pilihan lainnya:
B. menggunakan smartphone untuk mengakses resep masakan: Ini adalah contoh dampak globalisasi di bidang teknologi dan gaya hidup, tetapi tidak secara spesifik menunjukkan upaya menghadapinya di bidang pendidikan.
C. kenaikan harga kebutuhan pokok memicu perubahan evolusi: Ini adalah contoh dampak ekonomi dan sosial, bukan upaya menghadapi globalisasi di bidang teknologi dan pendidikan. Selain itu, "perubahan evolusi" kurang tepat dalam konteks ini.
D. kenaikan BBM membawa perubahan progres bagi masyarakat: Ini adalah contoh dampak ekonomi dan sosial, dan belum tentu membawa perubahan yang progresif bagi seluruh masyarakat. Tidak relevan dengan bidang teknologi dan pendidikan dalam konteks globalisasi.
Penjelasan lebih lanjut mengenai pilihan A:
Penggunaan smartphone sebagai alat untuk mencari informasi dalam proses pembelajaran adalah contoh konkret bagaimana teknologi global dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan. Siswa dan guru dapat dengan mudah mengakses berbagai sumber belajar, materi ajar, dan platform pendidikan daring dari seluruh dunia. Hal ini merupakan respons positif terhadap tantangan globalisasi di bidang pendidikan, yang menuntut kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan informasi.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
Tokoh-tokoh pendiri Republik Indonesia yang pernah memaparkan konsep negara 'kesatuan' adalah......
A. Muhammad Yamin, Ki Hadjar Dewantara, dan K,H. Ahmad Dahlan
B. Muhammad Yamin, Tjokroaminoto, dan S.K. Trimurti
C. Muhammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno
D. Muhammad Yamin, Muhammad Hatta, dan Soetan Sjahrir
Answer explanation
Muhammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno adalah tokoh yang secara langsung memaparkan konsep negara kesatuan dalam konteks Republik Indonesia, menjadikannya pilihan yang tepat untuk pertanyaan ini.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
Masa ketika pemerintah menggunakan UUDS 1950 sebagai undang-undang negara disebut.....
A. Demokrasi Parlementer
B. Demokrasi Terpimpin
C. Demokrasi Pancasila
D. Demokrasi Liberal
Answer explanation
Masa ketika pemerintah menggunakan UUDS 1950 ditandai dengan sistem pemerintahan yang disebut Demokrasi Parlementer, di mana kekuasaan eksekutif bertanggung jawab kepada parlemen.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Seorang pebisnis Indonesia membutuhkan uang sebesar 5.000 USD. Dengan kurs tengah yang berlaku sebesar 1 USD = Rp14.500, Money Changer terdekat menetapkan kurs jual sebesar 1 USD = Rp15.000 sedangkan kurs beli sebesar 1 USD = Rp14.000. Uang Rupiah yang harus ditukarkan pebisnis tersebut adalah......
A. Rp 70.000.000,00
B. Rp 72.500.000,00
C. Rp 75.000.000,00
D. Rp 77.000.000,00
Answer explanation
Pebisnis membutuhkan 5.000 USD. Dengan kurs jual Rp15.000, total yang harus ditukarkan adalah 5.000 x 15.000 = Rp75.000.000, sehingga jawaban yang benar adalah C. Rp 75.000.000,00.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?