Search Header Logo

ASA-sejarah lanjutan- XI-2024,2025

Authored by Kurikulum MAN 2 Maluku Tengah

Social Studies

11th Grade

Used 3+ times

ASA-sejarah lanjutan- XI-2024,2025
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

30 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 4 pts

Revolusi-revolusi besar dunia seperti Revolusi Amerika (1776), Revolusi Prancis (1789), Revolusi Rusia (1917), dan Revolusi Tiongkok (1949) menjadi titik balik penting dalam sejarah modern. Revolusi Amerika memperkenalkan ide kemerdekaan dan demokrasi, sementara Revolusi Prancis menekankan kebebasan, kesetaraan, dan fraternitas. Keduanya menginspirasi gerakan anti-kolonial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok membawa paham komunisme yang memengaruhi perjuangan kelas dan gerakan sosialis global.

Dampak revolusi-revolusi ini terasa hingga ke Indonesia. Gagasan kemerdekaan dari Revolusi Amerika dan Prancis menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok memengaruhi munculnya partai-partai berhaluan kiri, seperti PKI, serta memperkenalkan konsep perjuangan buruh dan petani. Revolusi-revolusi ini membuktikan bahwa perubahan sistem politik dan sosial bisa dicapai melalui perlawanan rakyat.

Di tingkat global, revolusi-revolusi besar ini mengubah peta kekuasaan dan ideologi dunia. Revolusi Prancis memicu gelombang nasionalisme di Eropa, sementara Revolusi Rusia memperuncing Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur. Revolusi Tiongkok memperluas pengaruh komunisme di Asia, termasuk dalam konflik seperti Perang Korea dan Vietnam. Ide-ide revolusioner ini juga mendorong dekolonisasi di Asia dan Afrika pasca-Perang Dunia II.

Bagi Indonesia, revolusi-revolusi besar tidak hanya memberikan inspirasi ideologis, tetapi juga memengaruhi strategi perjuangan kemerdekaan. Proklamasi 1945 mencerminkan semangat anti-kolonial yang diwariskan oleh Revolusi Amerika dan Prancis, sementara pengaruh sosialis dari Rusia dan Tiongkok terlihat dalam kebijakan ekonomi dan politik di era awal kemerdekaan. Dampaknya masih terasa hingga kini, baik dalam sistem politik Indonesia maupun dalam dinamika hubungan internasional

Revolusi Prancis (1789) memperkenalkan ide-ide penting seperti...

Liberalisme

Monarki absolut

Kesetaraan (egalité)

Kolonialisme

Feodalisme

2.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 4 pts

Revolusi-revolusi besar dunia seperti Revolusi Amerika (1776), Revolusi Prancis (1789), Revolusi Rusia (1917), dan Revolusi Tiongkok (1949) menjadi titik balik penting dalam sejarah modern. Revolusi Amerika memperkenalkan ide kemerdekaan dan demokrasi, sementara Revolusi Prancis menekankan kebebasan, kesetaraan, dan fraternitas. Keduanya menginspirasi gerakan anti-kolonial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok membawa paham komunisme yang memengaruhi perjuangan kelas dan gerakan sosialis global.

Dampak revolusi-revolusi ini terasa hingga ke Indonesia. Gagasan kemerdekaan dari Revolusi Amerika dan Prancis menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok memengaruhi munculnya partai-partai berhaluan kiri, seperti PKI, serta memperkenalkan konsep perjuangan buruh dan petani. Revolusi-revolusi ini membuktikan bahwa perubahan sistem politik dan sosial bisa dicapai melalui perlawanan rakyat.

Di tingkat global, revolusi-revolusi besar ini mengubah peta kekuasaan dan ideologi dunia. Revolusi Prancis memicu gelombang nasionalisme di Eropa, sementara Revolusi Rusia memperuncing Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur. Revolusi Tiongkok memperluas pengaruh komunisme di Asia, termasuk dalam konflik seperti Perang Korea dan Vietnam. Ide-ide revolusioner ini juga mendorong dekolonisasi di Asia dan Afrika pasca-Perang Dunia II.

Bagi Indonesia, revolusi-revolusi besar tidak hanya memberikan inspirasi ideologis, tetapi juga memengaruhi strategi perjuangan kemerdekaan. Proklamasi 1945 mencerminkan semangat anti-kolonial yang diwariskan oleh Revolusi Amerika dan Prancis, sementara pengaruh sosialis dari Rusia dan Tiongkok terlihat dalam kebijakan ekonomi dan politik di era awal kemerdekaan. Dampaknya masih terasa hingga kini, baik dalam sistem politik Indonesia maupun dalam dinamika hubungan internasional

Dampak Revolusi Amerika (1776) terhadap Indonesia adalah...

Memperkuat sistem kerajaan

Menginspirasi perjuangan kemerdekaan

Menghapuskan segala bentuk kolonialisme

Memperkenalkan demokrasi

Mendorong industrialisasi

3.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 4 pts

Revolusi-revolusi besar dunia seperti Revolusi Amerika (1776), Revolusi Prancis (1789), Revolusi Rusia (1917), dan Revolusi Tiongkok (1949) menjadi titik balik penting dalam sejarah modern. Revolusi Amerika memperkenalkan ide kemerdekaan dan demokrasi, sementara Revolusi Prancis menekankan kebebasan, kesetaraan, dan fraternitas. Keduanya menginspirasi gerakan anti-kolonial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok membawa paham komunisme yang memengaruhi perjuangan kelas dan gerakan sosialis global.

Dampak revolusi-revolusi ini terasa hingga ke Indonesia. Gagasan kemerdekaan dari Revolusi Amerika dan Prancis menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok memengaruhi munculnya partai-partai berhaluan kiri, seperti PKI, serta memperkenalkan konsep perjuangan buruh dan petani. Revolusi-revolusi ini membuktikan bahwa perubahan sistem politik dan sosial bisa dicapai melalui perlawanan rakyat.

Di tingkat global, revolusi-revolusi besar ini mengubah peta kekuasaan dan ideologi dunia. Revolusi Prancis memicu gelombang nasionalisme di Eropa, sementara Revolusi Rusia memperuncing Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur. Revolusi Tiongkok memperluas pengaruh komunisme di Asia, termasuk dalam konflik seperti Perang Korea dan Vietnam. Ide-ide revolusioner ini juga mendorong dekolonisasi di Asia dan Afrika pasca-Perang Dunia II.

Bagi Indonesia, revolusi-revolusi besar tidak hanya memberikan inspirasi ideologis, tetapi juga memengaruhi strategi perjuangan kemerdekaan. Proklamasi 1945 mencerminkan semangat anti-kolonial yang diwariskan oleh Revolusi Amerika dan Prancis, sementara pengaruh sosialis dari Rusia dan Tiongkok terlihat dalam kebijakan ekonomi dan politik di era awal kemerdekaan. Dampaknya masih terasa hingga kini, baik dalam sistem politik Indonesia maupun dalam dinamika hubungan internasional

Revolusi Rusia (1917) mempengaruhi Indonesia melalui...

Lahirnya partai-partai berorientasi komunis

Penyebaran agama Kristen

Dukungan untuk imperialisme

Gerakan buruh dan tani

Penguatan sistem feodal

4.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 4 pts

Revolusi-revolusi besar dunia seperti Revolusi Amerika (1776), Revolusi Prancis (1789), Revolusi Rusia (1917), dan Revolusi Tiongkok (1949) menjadi titik balik penting dalam sejarah modern. Revolusi Amerika memperkenalkan ide kemerdekaan dan demokrasi, sementara Revolusi Prancis menekankan kebebasan, kesetaraan, dan fraternitas. Keduanya menginspirasi gerakan anti-kolonial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok membawa paham komunisme yang memengaruhi perjuangan kelas dan gerakan sosialis global.

Dampak revolusi-revolusi ini terasa hingga ke Indonesia. Gagasan kemerdekaan dari Revolusi Amerika dan Prancis menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok memengaruhi munculnya partai-partai berhaluan kiri, seperti PKI, serta memperkenalkan konsep perjuangan buruh dan petani. Revolusi-revolusi ini membuktikan bahwa perubahan sistem politik dan sosial bisa dicapai melalui perlawanan rakyat.

Di tingkat global, revolusi-revolusi besar ini mengubah peta kekuasaan dan ideologi dunia. Revolusi Prancis memicu gelombang nasionalisme di Eropa, sementara Revolusi Rusia memperuncing Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur. Revolusi Tiongkok memperluas pengaruh komunisme di Asia, termasuk dalam konflik seperti Perang Korea dan Vietnam. Ide-ide revolusioner ini juga mendorong dekolonisasi di Asia dan Afrika pasca-Perang Dunia II.

Bagi Indonesia, revolusi-revolusi besar tidak hanya memberikan inspirasi ideologis, tetapi juga memengaruhi strategi perjuangan kemerdekaan. Proklamasi 1945 mencerminkan semangat anti-kolonial yang diwariskan oleh Revolusi Amerika dan Prancis, sementara pengaruh sosialis dari Rusia dan Tiongkok terlihat dalam kebijakan ekonomi dan politik di era awal kemerdekaan. Dampaknya masih terasa hingga kini, baik dalam sistem politik Indonesia maupun dalam dinamika hubungan internasional

Tokoh Indonesia yang terinspirasi oleh Revolusi Prancis adalah...

Soekarno

Pattimura

Karl Marx

Tan Malaka

5.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 4 pts

Revolusi-revolusi besar dunia seperti Revolusi Amerika (1776), Revolusi Prancis (1789), Revolusi Rusia (1917), dan Revolusi Tiongkok (1949) menjadi titik balik penting dalam sejarah modern. Revolusi Amerika memperkenalkan ide kemerdekaan dan demokrasi, sementara Revolusi Prancis menekankan kebebasan, kesetaraan, dan fraternitas. Keduanya menginspirasi gerakan anti-kolonial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok membawa paham komunisme yang memengaruhi perjuangan kelas dan gerakan sosialis global.

Dampak revolusi-revolusi ini terasa hingga ke Indonesia. Gagasan kemerdekaan dari Revolusi Amerika dan Prancis menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok memengaruhi munculnya partai-partai berhaluan kiri, seperti PKI, serta memperkenalkan konsep perjuangan buruh dan petani. Revolusi-revolusi ini membuktikan bahwa perubahan sistem politik dan sosial bisa dicapai melalui perlawanan rakyat.

Di tingkat global, revolusi-revolusi besar ini mengubah peta kekuasaan dan ideologi dunia. Revolusi Prancis memicu gelombang nasionalisme di Eropa, sementara Revolusi Rusia memperuncing Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur. Revolusi Tiongkok memperluas pengaruh komunisme di Asia, termasuk dalam konflik seperti Perang Korea dan Vietnam. Ide-ide revolusioner ini juga mendorong dekolonisasi di Asia dan Afrika pasca-Perang Dunia II.

Bagi Indonesia, revolusi-revolusi besar tidak hanya memberikan inspirasi ideologis, tetapi juga memengaruhi strategi perjuangan kemerdekaan. Proklamasi 1945 mencerminkan semangat anti-kolonial yang diwariskan oleh Revolusi Amerika dan Prancis, sementara pengaruh sosialis dari Rusia dan Tiongkok terlihat dalam kebijakan ekonomi dan politik di era awal kemerdekaan. Dampaknya masih terasa hingga kini, baik dalam sistem politik Indonesia maupun dalam dinamika hubungan internasional

Dampak global Revolusi Tiongkok (1949) dalam dunia internasional khususnya wilayah Asia adalah...

Penyebaran komunisme di Asia

Berakhirnya Perang Dingin

Melemahnya gerakan nasionalis

Perang Korea

Runtuhnya Uni Soviet

6.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 4 pts

Revolusi-revolusi besar dunia seperti Revolusi Amerika (1776), Revolusi Prancis (1789), Revolusi Rusia (1917), dan Revolusi Tiongkok (1949) menjadi titik balik penting dalam sejarah modern. Revolusi Amerika memperkenalkan ide kemerdekaan dan demokrasi, sementara Revolusi Prancis menekankan kebebasan, kesetaraan, dan fraternitas. Keduanya menginspirasi gerakan anti-kolonial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok membawa paham komunisme yang memengaruhi perjuangan kelas dan gerakan sosialis global.

Dampak revolusi-revolusi ini terasa hingga ke Indonesia. Gagasan kemerdekaan dari Revolusi Amerika dan Prancis menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok memengaruhi munculnya partai-partai berhaluan kiri, seperti PKI, serta memperkenalkan konsep perjuangan buruh dan petani. Revolusi-revolusi ini membuktikan bahwa perubahan sistem politik dan sosial bisa dicapai melalui perlawanan rakyat.

Di tingkat global, revolusi-revolusi besar ini mengubah peta kekuasaan dan ideologi dunia. Revolusi Prancis memicu gelombang nasionalisme di Eropa, sementara Revolusi Rusia memperuncing Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur. Revolusi Tiongkok memperluas pengaruh komunisme di Asia, termasuk dalam konflik seperti Perang Korea dan Vietnam. Ide-ide revolusioner ini juga mendorong dekolonisasi di Asia dan Afrika pasca-Perang Dunia II.

Bagi Indonesia, revolusi-revolusi besar tidak hanya memberikan inspirasi ideologis, tetapi juga memengaruhi strategi perjuangan kemerdekaan. Proklamasi 1945 mencerminkan semangat anti-kolonial yang diwariskan oleh Revolusi Amerika dan Prancis, sementara pengaruh sosialis dari Rusia dan Tiongkok terlihat dalam kebijakan ekonomi dan politik di era awal kemerdekaan. Dampaknya masih terasa hingga kini, baik dalam sistem politik Indonesia maupun dalam dinamika hubungan internasional

Karakteristik Revolusi Industri yang memengaruhi dunia adalah...

Penemuan mesin uap

Pertanian tradisional

Urbanisasi

Sistem barter

Pembangunan piramida

7.

MULTIPLE SELECT QUESTION

3 mins • 4 pts

Revolusi-revolusi besar dunia seperti Revolusi Amerika (1776), Revolusi Prancis (1789), Revolusi Rusia (1917), dan Revolusi Tiongkok (1949) menjadi titik balik penting dalam sejarah modern. Revolusi Amerika memperkenalkan ide kemerdekaan dan demokrasi, sementara Revolusi Prancis menekankan kebebasan, kesetaraan, dan fraternitas. Keduanya menginspirasi gerakan anti-kolonial di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok membawa paham komunisme yang memengaruhi perjuangan kelas dan gerakan sosialis global.

Dampak revolusi-revolusi ini terasa hingga ke Indonesia. Gagasan kemerdekaan dari Revolusi Amerika dan Prancis menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Soekarno dan Hatta. Sementara itu, Revolusi Rusia dan Tiongkok memengaruhi munculnya partai-partai berhaluan kiri, seperti PKI, serta memperkenalkan konsep perjuangan buruh dan petani. Revolusi-revolusi ini membuktikan bahwa perubahan sistem politik dan sosial bisa dicapai melalui perlawanan rakyat.

Di tingkat global, revolusi-revolusi besar ini mengubah peta kekuasaan dan ideologi dunia. Revolusi Prancis memicu gelombang nasionalisme di Eropa, sementara Revolusi Rusia memperuncing Perang Dingin antara Blok Barat dan Timur. Revolusi Tiongkok memperluas pengaruh komunisme di Asia, termasuk dalam konflik seperti Perang Korea dan Vietnam. Ide-ide revolusioner ini juga mendorong dekolonisasi di Asia dan Afrika pasca-Perang Dunia II.

Bagi Indonesia, revolusi-revolusi besar tidak hanya memberikan inspirasi ideologis, tetapi juga memengaruhi strategi perjuangan kemerdekaan. Proklamasi 1945 mencerminkan semangat anti-kolonial yang diwariskan oleh Revolusi Amerika dan Prancis, sementara pengaruh sosialis dari Rusia dan Tiongkok terlihat dalam kebijakan ekonomi dan politik di era awal kemerdekaan. Dampaknya masih terasa hingga kini, baik dalam sistem politik Indonesia maupun dalam dinamika hubungan internasional.

Beberapa pengaruh Revolusi Prancis terhadap gerakan perempuan di dunia adalah...

Kesetaraan gender

Larangan pendidikan untuk perempuan

Hak suara untuk perempuan

Sistem kasta

Poligami wajib

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?