
UAS E-Business
Authored by Ardiansyah Japlani
Business
University
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Sebuah startup e-commerce di Indonesia, "Nusantara-Craft," ingin meningkatkan loyalitas pelanggan dengan menerapkan AI personalisasi. Mereka mengumpulkan data riwayat pembelian, perilaku browsing, dan interaksi media sosial. Berdasarkan materi, pendekatan mana yang paling mencerminkan evolusi teknologi AI personalisasi dari yang sederhana ke yang canggih untuk mencapai tujuan ini?
Menerapkan sistem rekomendasi "Pelanggan yang membeli ini juga membeli itu" untuk semua pengguna secara seragam.
Menggunakan Natural Language Processing (NLP) untuk menganalisis sentimen dari ulasan produk dan komentar media sosial pelanggan, kemudian secara proaktif menawarkan solusi atau produk yang relevan berdasarkan "mood" pelanggan yang terdeteksi.
Mengirimkan email marketing massal dengan sapaan nama depan pelanggan, seperti "Halo, Budi," untuk menciptakan kesan personal.
Fokus hanya pada riwayat pembelian untuk merekomendasikan produk dari kategori yang sama persis.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Sebuah perusahaan fintech, "DanaCepat," menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan antara personalisasi penawaran pinjaman dan kekhawatiran privasi data nasabah. Mereka ingin menerapkan AI untuk memprediksi kebutuhan pinjaman. Mengacu pada materi, dilema etis utama apa yang harus mereka navigasi dengan hati-hati?
Menemukan titik keseimbangan antara personalisasi yang terasa "perhatian" tanpa menjadi "penguntit" yang menakutkan bagi nasabah.
Memilih antara menggunakan Machine Learning atau Predictive Analytics, karena keduanya memiliki implikasi privasi yang sangat berbeda.
Menjamin bahwa chatbot layanan pelanggan mereka dapat merespons dengan humor, karena ini adalah kunci utama dalam etika AI.
Fokus utama pada peningkatan konversi penjualan sebesar 60% seperti yang dicapai e-commerce lain, karena profitabilitas adalah pertimbangan etis tertinggi.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Manajemen Gojek ingin lebih mengoptimalkan personalisasi multi-layanannya. Seorang pengguna sering memesan GoRide ke kantor pada pagi hari, GoFood makan siang sehat, dan GoSend untuk mengirim dokumen. Bagaimana Gojek dapat menerapkan "hyper-personalization" berdasarkan tren masa depan yang dijelaskan dalam materi?
Hanya menampilkan promosi restoran makanan sehat pada hari Jumat.
Secara real-time, saat pengguna tiba di kantor menggunakan GoRide, aplikasi langsung mengirimkan notifikasi: "Selamat pagi! Butuh kopi untuk memulai hari? Ini rekomendasi dari GoFood di dekat kantormu. Mau sekalian pesan untuk rapat nanti?"
Mengirimkan email bulanan yang merangkum semua transaksi Gojek pengguna.
Menampilkan wajah aktor favorit pengguna pada thumbnail film di GoPlay.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Sebuah bank di Indonesia berhasil mengurangi biaya pemasaran sebesar 25% sambil meningkatkan hasil 40% setelah menerapkan kampanye email yang dipersonalisasi secara otomatis. Manfaat bisnis utama apa yang diilustrasikan oleh kasus ini?
Peningkatan Engagement Spektakuler.
Konversi yang Meroket.
Efisiensi Operasional.
Peningkatan Loyalitas Pelanggan.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Sebuah platform streaming musik, "Melodi Nusantara," menyadari bahwa algoritma mereka cenderung merekomendasikan genre musik yang itu-itu saja kepada pengguna, menciptakan "filter bubble". Berdasarkan pertimbangan etis yang dibahas, strategi apa yang harus mereka terapkan untuk mengatasi masalah ini?
Memberikan pengguna kontrol penuh untuk mengatur preferensi genre mereka secara manual.
Memastikan algoritma tidak memberikan perlakuan berbeda berdasarkan lokasi atau gender pengguna (Keadilan Algoritmik).
Menjadi transparan dengan menjelaskan kepada pengguna mengapa mereka menerima rekomendasi tertentu.
Sengaja memasukkan elemen keragaman dan penemuan.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Sebuah startup EdTech berencana untuk mengembangkan platform manajemen proyek kolaboratif untuk universitas di Indonesia. Dalam menyusun rencana bisnis digital mereka, mereka mengidentifikasi bahwa banyak platform global yang ada terlalu kompleks untuk mahasiswa baru. Mengacu pada analisis kompetitor dalam materi, strategi posisi produk apa yang paling tepat?
Menawarkan fitur yang paling canggih dan lengkap untuk bersaing langsung dengan pemain besar seperti ProjectFlow dan TaskMaster.
Fokus pada harga yang paling murah untuk bersaing dengan LocalTech.
Mengadopsi pendekatan "Goldilocks" dengan menyeimbangkan kemudahan penggunaan (UI/UX yang intuitif) dan fungsionalitas canggih yang relevan (seperti AI prediktif), memposisikan diri sebagai solusi "just right".
Membangun komunitas pengguna yang besar terlebih dahulu sebelum fokus pada pengembangan fitur produk.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Sebuah tim sedang mengembangkan aplikasi mobile multi-platform untuk manajemen proyek. Mereka ingin memastikan pengalaman pengguna yang konsisten di iOS dan Android sambil menjaga skalabilitas dan ketahanan di sisi backend. Berdasarkan deskripsi teknologi dan infrastruktur, tumpukan teknologi (tech stack) mana yang paling sesuai?
Frontend dengan React Native, Backend dengan Node.js dan Express, dan arsitektur microservices.
Aplikasi native terpisah untuk iOS (Swift) dan Android (Kotlin) untuk performa maksimal, dengan backend monolitik menggunakan Java.
Frontend berbasis web (React.js) yang dibungkus dalam WebView untuk aplikasi mobile, dengan backend menggunakan PHP.
Hanya fokus pada platform Android menggunakan Java, dan menunda pengembangan iOS untuk mengurangi kompleksitas awal.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?