Search Header Logo

12. BAB 1. B. Menghargai Keragaman Agama Buddha di Dunia

Authored by Giyarni Giyarni

Religious Studies

12th Grade

Used 6+ times

12. BAB 1. B. Menghargai Keragaman Agama Buddha di Dunia
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

7 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Salah satu keunikan Ajaran Buddha adalah sifatnya yang universal, yang berarti mampu beradaptasi dengan .....

Kebudayaan dan kebiasaan setempat

Pemerintahan dan sistem hukum suatu negara

Perkembangan ekonomi dan politik global

Teknologi modern dan sains

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Ajaran Buddha memiliki peluang untuk berkembang pesat di Abad ke-21 yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi karena ....

Ajaran Buddha sangat menitikberatkan pada masalah pikiran

Ajaran Buddha mengajarkan untuk menolak teknologi modern.

Ajaran Buddha mendukung pengembangan teknologi baru.

Ajaran Buddha hanya relevan bagi ilmuwan dan teknolog.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Hal yang menjadi pemicu meningkatnya penderitaan manusia di era saat ini adalah ....

Perbedaan ideologi politik, karena Ajaran Buddha mengajarkan kompromi politik.

Kompleksitas hidup modern yang menjauhkan manusia dari hakikat diri

Masalah ekonomi global, yang hanya menyediakan panduan keuangan.

Kurangnya hiburan dan rekreasi, karena Ajaran Buddha mendorong relaksasi.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 1 pt

Pernyataan di bawah ini, faktor yang paling signifikan yang menunjukkan pergeseran dan penerimaan ajaran Buddha yang lebih luas di negara-negara Eropa adalah ....

.

Adanya kurikulum pendidikan agama Buddha yang diwajibkan di sekolah-sekolah Barat.

Pengakuan dan praktik meditasi sebagai cara efektif mengatasi masalah kehidupan

Peningkatan jumlah pusat-pusat Buddhis yang didirikan oleh imigran.

Semakin banyaknya tokoh agama Buddha yang melakukan misi dakwah ke berbagai benua.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Raka adalah siswa SMA yang sedang mengalami tekanan menjelang ujian akhir. Ia sering merasa gelisah, sulit tidur, dan kehilangan semangat belajar. Suatu hari, guru agama Buddha di sekolah memperkenalkan praktik meditasi kepada murid-muridnya sebagai bagian dari pelajaran. Raka mencoba mempraktikkannya setiap pagi sebelum belajar. Setelah beberapa hari, ia merasa lebih tenang, bisa mengatur waktunya dengan baik, dan mampu menghadapi ujian dengan percaya diri.

Apa yang dapat disimpulkan dari cerita di atas mengenai peran meditasi dalam kehidupan remaja seperti Raka?

Meditasi hanya bermanfaat jika dilakukan oleh orang yang sedang mengalami masalah besar.

Meditasi merupakan cara tradisional yang tidak cocok untuk anak muda.

Meditasi membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan kualitas hidup

Meditasi hanya dianjurkan untuk umat Buddha yang ingin mencapai kesucian.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Lina adalah siswi pertukaran pelajar dari Indonesia yang sedang mengikuti program belajar di sebuah sekolah di Jerman. Di sana, ia mengikuti kelas filsafat agama yang membahas pandangan agama-agama besar dunia. Saat giliran agama Buddha dibahas, Lina menjelaskan bahwa dalam ajaran Buddha tidak dibenarkan melakukan kekerasan terhadap makhluk hidup, termasuk membunuh, menyakiti, atau berperang atas nama agama. Salah satu temannya yang berasal dari Jerman sangat tertarik dan mengatakan bahwa pandangan itu selaras dengan nilai-nilai perdamaian yang dijunjung tinggi di Eropa.

Pernyataan di bawah ini yang tepat dari ketertarikan masyarakat Barat terhadap pandangan Buddha seperti yang digambarkan dalam cerita di atas adalah ....

Ajaran Buddha dipandang sebagai alat politik untuk menghindari perang.

Ajaran Antikekerasan sesuai dengan nilai perdamaian yang dianut masyarakat Barat.

Ajaran Buddha diterima di Barat karena mengajarkan ritual yang unik.

Kekerasan hanya ditolak jika dilakukan oleh umat agama lain.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Kevin adalah siswa SMA yang sedang mengikuti kelas pendidikan agama Buddha. Saat membahas tentang karma, guru menjelaskan bahwa menurut ajaran Buddha, kebahagiaan dan penderitaan tidak datang dari luar, tetapi bergantung pada perbuatan seseorang sendiri. Kevin pun teringat pada temannya, Erik, yang suka menyalahkan orang lain saat mengalami kesulitan. Setelah memahami hukum karma, Kevin mulai berpikir bahwa ia harus lebih bertanggung jawab terhadap tindakan dan keputusannya sendiri. Ia juga menyadari bahwa dengan berbuat baik, ia bisa menciptakan kebahagiaan bagi dirinya di masa depan.

Makna utama dari cerita di atas jika dikaitkan dengan pandangan ajaran Buddha tentang kebahagiaan dan penderitaan adalah ....

Manusia tidak bisa menghindari penderitaan karena sudah ditentukan sejak lahir.

Kebahagiaan dan penderitaan ditentukan oleh perbuatan manusia sendiri

Nasib manusia ditentukan oleh orang tua dan lingkungan sekitar.

Penderitaan dapat dihindari sepenuhnya tanpa usaha jika seseorang percaya pada ajaran Buddha.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?

Discover more resources for Religious Studies