
Quiz Sastra Indonesia
Authored by Peni Septiana
Education
Professional Development
Used 5+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
W.S. Rendra: Si Burung Merak dari Dunia Sastra
Willibrordus Surendra Broto Rendra, atau yang lebih dikenal sebagai W.S. Rendra, adalah salah satu tokoh besar dalam sejarah sastra Indonesia. Lahir pada 7 November 1935 di Solo, Rendra dikenal dengan julukan “Si Burung Merak” karena penampilannya yang eksentrik dan gaya pementasannya yang memikat.
Rendra mengawali kariernya sebagai penyair, namun ia juga dikenal luas sebagai dramawan dan aktivis sosial. Ia mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada tahun 1967, sebuah wadah seni pertunjukan yang menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berekspresi secara bebas. Dalam karya-karyanya, Rendra kerap menyoroti isu sosial, ketidakadilan, dan kemanusiaan. Ia menggunakan bahasa yang lugas dan penuh daya gugah, membuat puisinya tidak hanya dinikmati sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media kritik sosial.
Pemerintah Orde Baru beberapa kali melarang pementasan Rendra karena dianggap terlalu berani dan mengandung kritik yang tajam. Namun, Rendra tetap teguh pada keyakinannya bahwa sastra adalah alat perjuangan dan refleksi nurani rakyat.
Bacalah pernyataan-pernyataan berikut berdasarkan teks bacaan di atas. Tentukan apakah pernyataan tersebut Benar (B) atau Salah (S).
1. W.S. Rendra dikenal sebagai sastrawan dan juga pelukis ternama.
Benar
Salah
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Julukan "Si Burung Merak" merujuk pada gaya pementasan Rendra yang khas.
Benar
Salah
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Bengkel Teater didirikan oleh Rendra di Jakarta pada tahun 1967.
Benar
Salah
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Rendra menulis puisi-puisi yang penuh kritik sosial dan memperjuangkan kemanusiaan.
Benar
Salah
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 5 pts
Pemerintah mendukung seluruh karya Rendra karena sifatnya yang netral.
Benar
Salah
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
1 min • 5 pts
Pramoedya Ananta Toer: Suara yang Tak Pernah Padam
Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia yang dikenal luas hingga ke mancanegara. Ia lahir di Blora, Jawa Tengah, pada 6 Februari 1925. Karya-karyanya, terutama tetralogi Buru — Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca — dianggap sebagai mahakarya sastra Indonesia.
Melalui tulisan-tulisannya, Pramoedya mengangkat isu kolonialisme, ketidakadilan sosial, dan perjuangan intelektual dalam masyarakat. Ia sempat dipenjara tanpa proses pengadilan oleh rezim Orde Baru, dan selama pembuangan di Pulau Buru, ia menulis sebagian besar karya terkenalnya secara lisan sebelum akhirnya dibukukan.
Meski mengalami represi politik dan karyanya sempat dilarang beredar di Indonesia, Pramoedya tetap menulis dan menyuarakan suara mereka yang tertindas. Ia adalah simbol kebebasan berekspresi dan kekuatan kata-kata dalam menghadapi penindasan.
Berdasarkan bacaan, tema-tema yang sering diangkat oleh Pramoedya Ananta Toer dalam karyanya adalah...
Perjalanan spiritual dan sufisme
Penindasan kolonial dan ketidakadilan
Perjuangan kaum intelektual
Percintaan antara tokoh kerajaan
Suara kaum yang tertindas
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 5 pts
Fakta-fakta berikut ini sesuai dengan informasi dalam bacaan, kecuali...
Pramoedya dikenal luas hanya di Indonesia
Ia menulis tetralogi Buru selama di penjara
Ia sempat dipenjara tanpa proses pengadilan
Karyanya dilarang beredar di Indonesia pada masa tertentu
Ia berasal dari daerah Blora, Jawa Tengah
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?