
Kisi kisi UAS Farmakologi Akper 2025
Authored by Diding Pradita
Health Sciences
University

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
50 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pasien datang dengan keluhan nyeri kepala. Ia memiliki riwayat tukak lambung. Dari pilihan berikut, manakah analgetik antipiretik yang paling aman untuk pasien ini?
Aspirin
Ibuprofen
Paracetamol
Naproksen
Ketorolak
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pasien mengalami overdosis parasetamol. Mengapa pemberian N-asetilsistein dapat menyelamatkan pasien tersebut?
Menghambat enzim COX-1
Meningkatkan metabolisme fase I
Menggantikan glutation untuk detoksifikasi NAPQI
Mengurangi absorpsi di saluran cerna
Menghambat jalur lipooksigenase
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Mengapa ibuprofen lebih sering dipilih dibanding aspirin untuk penanganan nyeri pada anak dengan demam tinggi?
Aspirin tidak efektif sebagai antipiretik
Aspirin dapat menyebabkan sindrom Reye
Ibuprofen memiliki efek antipiretik lebih lemah
Ibuprofen tidak memiliki efek samping GI
Aspirin lebih sulit diserap dibanding ibuprofen
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pada kondisi demam tinggi, mengapa pemberian parasetamol sering dipilih dibandingkan NSAID lain?
Memiliki efek antiinflamasi kuat
Efek samping hepatotoksik lebih ringan
Selektif bekerja di perifer
Dominan bekerja di pusat pengatur suhu hipotalamus
Tidak memerlukan metabolisme hepatik
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pasien lansia dengan gagal ginjal ringan diberikan NSAID jangka panjang. Apa risiko terbesar yang perlu diantisipasi?
Hepatotoksisitas
Peningkatan risiko stroke
Gangguan fungsi ginjal progresif
Anemia aplastik
Retensi kalsium
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Jika seorang pasien diberikan kombinasi parasetamol dan ibuprofen, apa tujuan kombinasi ini?
Mencegah hepatotoksisitas
Meningkatkan potensi antipiretik dan analgesik melalui mekanisme berbeda
Mengurangi metabolisme di hati
Mengganti peran opioid
Menghambat reabsorpsi ginjal
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pada kasus nyeri inflamasi kronis (misalnya artritis), mengapa parasetamol kurang efektif dibanding NSAID?
Tidak menghambat COX di perifer secara signifikan
Sulit menembus sawar darah otak
Cepat mengalami metabolisme hepatik
Menyebabkan efek GI berat
Tidak dapat menurunkan demam
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?