
Pre Test Filsafat PTM 7
Authored by Isma Azzizah
Other
University
Used 6+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang fisioterapis melakukan taping pada lutut pasien. Setelah 3 sesi, nyeri pasien berkurang. Ia menyimpulkan taping adalah metode paling efektif, mengabaikan fakta bahwa pasien juga rutin mengonsumsi obat anti-nyeri. Kegagalan fisioterapis dalam memastikan argumennya didukung bukti yang memadai menunjukkan ia mengabaikan peran Logika sebagai...
Ilmu tentang penalaran kritis dalam praktik klinis.
Prinsip dasar untuk pembentukan teori ilmiah baru.
Panduan dalam bernalar yang benar dan didukung bukti.
Pilar utama untuk verifikasi hipotesis yang sudah ada.
Metode untuk memecah masalah kompleks menjadi bagian kecil.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Protokol rehabilitasi standar menyatakan: "Semua pasien pasca operasi ACL harus mencapai ROM fleksi lutut 90 derajat pada minggu ke-4." Fisioterapis sedang menangani Tn. B, pasien pasca operasi ACL, dan hari ini adalah akhir minggu ke-4. Berdasarkan Logika Deduktif, kesimpulan yang pasti benar mengenai Tn. B adalah...
Tn. B akan mengalami nyeri hebat jika ROM-nya kurang dari 90 derajat.
Tn. B kemungkinan besar akan mencapai ROM 90 derajat.
Tn. B seharusnya telah mencapai ROM fleksi lutut 90 derajat.
Tn. B hanya akan mencapai ROM 90 derajat jika ia patuh pada latihan di rumah.
Protokol rehabilitasi harus diubah jika Tn. B tidak mencapai ROM 90 derajat.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Sebuah klinik mencatat bahwa 9 dari 10 pasien lansia dengan nyeri punggung kronis yang diberikan intervensi Core Stabilization Exercise (CSE) melaporkan penurunan nyeri yang signifikan setelah 6 minggu. Kesimpulan yang dibentuk berdasarkan Logika Induktif dari observasi ini adalah...
Setiap pasien lansia dengan nyeri punggung kronis pasti akan sembuh dengan CSE.
CSE terbukti secara definitif menyembuhkan nyeri punggung kronis pada populasi lansia.
CSE kemungkinan besar efektif untuk mengurangi nyeri punggung kronis pada lansia.
Observasi ini tidak cukup untuk menarik kesimpulan apapun tentang efektivitas CSE.
Semua pasien lansia di dunia seharusnya menjalani CSE.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Sebuah tim peneliti ingin menguji apakah teori yang menyatakan "Fisioterapi berbasis aktivitas lebih baik daripada istirahat total untuk cedera engkel" sudah benar. Mereka merancang studi untuk mengumpulkan data dan membandingkannya. Aktivitas penelitian tim tersebut sesuai dengan tujuan utama dari jenis logika yang mana?
Logika Induktif, karena tujuannya adalah Membentuk Teori Baru.
Logika Deduktif, karena tujuannya adalah Verifikasi Teori.
Logika Induktif, karena arah penalarannya dari Khusus → Umum.
Logika Deduktif, karena sifat kesimpulannya Pasti Benar.
Berpikir Analitis, karena tujuannya adalah Memecahkan Masalah Kompleks.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang mahasiswa mencoba berargumen bahwa otot Gastrocnemius bisa disebut sebagai "otot Biceps Femoris" karena keduanya memiliki fungsi yang mirip (fleksi lutut). Argumentasi mahasiswa tersebut secara langsung melanggar Prinsip Dasar Logika, yaitu...
Hukum Jalan Tengah, karena tidak ada kondisi "mirip" dalam diagnosis.
Hukum Non-Kontradiksi, karena ia menyebutnya dua hal berbeda.
Hukum Identitas, yang menyatakan bahwa sesuatu adalah dirinya sendiri.
Kesalahan Logika Ad Hominem, karena ia menye
Kesalahan Logika Post Hoc Ergo Propter Hoc, karena ia mengaitkan dua hal yang terjadi bersamaan.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Tn. A melaporkan kepada fisioterapis: "Nyeri saya saat berjalan intensitasnya 8/10 (nyeri berat) dan pada saat yang sama, saya merasa tidak ada nyeri sama sekali di area yang sama." Pernyataan Tn. A tersebut mustahil dan melanggar hukum dasar Logika yang berbunyi: "A tidak bisa menjadi A dan bukan-A," yang dikenal sebagai...
Hukum Identitas (Law of Identity).
Hukum Jalan Tengah (Law of Excluded Middle).
Hukum Non-Kontradiksi (Law of Non-Contradiction).
Prinsip Falsifikasi.
Kesalahan Logika Post Hoc.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Sebuah uji klinis menguji efektifitas teknik terapi baru dan menyimpulkan bahwa teknik tersebut "tidak efektif." Peneliti lain berargumen bahwa seharusnya ada status "agak efektif, tapi tidak sepenuhnya." Argumen peneliti kedua melanggar Prinsip Dasar Logika yang menyatakan bahwa sesuatu itu harus benar atau salah, tanpa ada "jalan tengah," yaitu...
Hukum Identitas.
Hukum Non-Kontradiksi.
Hukum Jalan Tengah (Law of Excluded Middle).
Prinsip Verifikasi.
Prinsip Generalisasi.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?