
Bahasa Indonesia Kelas 6 – Pemahaman Bacaan dan Kosakata Khusus
Authored by Yane william
Other
6th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Bacalah kutipan cerita berikut.
Angsa Bertelur Emas
Suatu hari, seorang petani membawa seekor angsa pulang ke rumahnya. Esoknya, angsa itu mengeluarkan telur emas.
"Angsa ajaib," kata petani. Ia segera membawa telur emas itu ke pedagang emas di pasar untuk mengetahui apakah telur itu benar-benar emas.
"Ini emas murni," kata pedagang emas. Pedagang membeli emas itu dengan uang yang banyak.
Sejak saat itu, angsa setiap hari mengeluarkan telur emas. Kini, petani telah memiliki selusin telur emas. Tapi, ia masih belum puas.
"Aku akan kaya raya. Tapi, aku ingin angsa mengeluarkan lebih dari satu telur emas setiap hari agar aku cepat kaya," kata petani.
Setelah angsa mengeluarkan telur emas yang banyak dalam sehari, petani masih belum puas juga.
"Angsa itu mengeluarkan banyak telur emas. Aku tidak akan menunggu besok. Aku ingin cepat kaya. Aku akan menyembelih angsa itu dan mengambil seluruh emas dalam tubuhnya," pikir petani.
Petani menyembelih angsa, tapi ia sangat kaget. Ia tidak menemukan satu telur emas pun dalam tubuh angsa. Kini, ia hanya bisa menyesal.
Apa watak tokoh utama dalam cerita di atas?
berani
sombong
serakah
pembangkang
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Setelah angsa mengeluarkan telur emas yang banyak dalam sehari, petani masih belum puas
juga.
"Angsa itu mengeluarkan banyak telur emas. Aku tidak akan menunggu besok. Aku ingin
cepat kaya. Aku akan menyembelih angsa itu dan mengambil seluruh emas dalam
tubuhnya," pikir petani.
Petani menyembelih angsa, tapi ia sangat kaget. la tidak menemukan satu telur emas pun
dalam tubuh angsa. Kini, ia hanya bisa menyesal.
Apa peribahasa yang paling tepat untuk menggambarkan akhir cerita di atas?
makan buah simalakama
ada udang di balik batu
seperti katak dalam tempurung
nasi sudah menjadi bubur
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
2 mins • 1 pt
Bacalah teks berikut.
Proses Terbentuknya Pelangi yang Memukau
Pelangi terbentuk ketika cahaya matahari melewati tetesan air hujan yang berperan seperti prisma alam. Cahaya matahari sebenarnya terdiri atas berbagai warna, tetapi tampak putih saat bercampur menjadi satu. Ketika cahaya itu memasuki tetesan air, terjadi proses pembiasan atau perubahan arah cahaya karena berpindah dari udara ke air. Di dalam tetesan air, cahaya kemudian dipantulkan kembali ke bagian belakang tetesan dan dibiaskan sekali lagi ketika keluar. Pembiasan ganda inilah yang memisahkan warna-warna cahaya sehingga terlihat seperti busur warna yang berurutan dari merah hingga ungu.
Pelangi dapat terlihat dengan jelas ketika hujan turun sambil matahari tetap bersinar dari arah berlawanan. Posisi pengamat juga sangat menentukan; pelangi akan tampak jika matahari berada di belakang pengamat dan hujan berada di depan. Setiap warna pada pelangi muncul karena setiap warna cahaya dibelokkan pada sudut yang berbeda di dalam tetesan air. Warna merah dibelokkan paling kecil, sedangkan ungu paling besar, sehingga terbentuk susunan warna yang teratur. Pelangi hanya dapat dilihat dari sudut tertentu sehingga tidak semua orang pada lokasi berbeda dapat melihat pelangi yang sama. Fenomena ini menunjukkan betapa menakjubkannya sifat cahaya dan proses optik di alam. Teks di atas memuat kosakata khusus/umum
Pilih pernyataan yang Tepat.
Kata warna termasuk kosakata khusus.
Kata prisma termasuk kosakata umum.
Kata optik termasuk kosakata umum.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bacalah teks berikut.
Proses Terbentuknya Pelangi yang Memukau
Pelangi terbentuk ketika cahaya matahari melewati tetesan air hujan yang berperan seperti prisma alam. Cahaya matahari sebenarnya terdiri atas berbagai warna, tetapi tampak putih saat bercampur menjadi satu. Ketika cahaya itu memasuki tetesan air, terjadi proses pembiasan atau perubahan arah cahaya karena berpindah dari udara ke air. Di dalam tetesan air, cahaya kemudian dipantulkan kembali ke bagian belakang tetesan dan dibiaskan sekali lagi ketika keluar. Pembiasan ganda inilah yang memisahkan warna-warna cahaya sehingga terlihat seperti busur warna yang berurutan dari merah hingga ungu. Apa makna kata "pembiasan" dalam teks tersebut?
Penguraian cahaya matahari menjadi warna putih.
Pemantulan cahaya oleh dinding belakang tetesan air.
Perpaduan berbagai warna menjadi satu cahaya putih.
Pembelokan cahaya karena melewati dua jenis medium.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bacalah teks berikut.
Proses Terbentuknya Pelangi yang Memukau
Pelangi terbentuk ketika cahaya matahari melewati tetesan air hujan yang berperan seperti prisma alam. Cahaya matahari sebenarnya terdiri atas berbagai warna, tetapi tampak putih saat bercampur menjadi satu. Ketika cahaya itu memasuki tetesan air, terjadi proses pembiasan atau perubahan arah cahaya karena berpindah dari udara ke air. Di dalam tetesan air, cahaya kemudian dipantulkan kembali ke bagian belakang tetesan dan dibiaskan sekali lagi ketika keluar. Pembiasan ganda inilah yang memisahkan warna-warna cahaya sehingga terlihat seperti busur warna yang berurutan dari merah hingga ungu.
Pelangi dapat terlihat dengan jelas ketika hujan turun sambil matahari tetap bersinar dari
arah berlawanan. Posisi pengamat juga sangat menentukan; pelangi akan tampak jika
matahari berada di belakang pengamat dan hujan berada di depan. Setiap warna pada
pelangi muncul karena setiap warna cahaya dibelokkan pada sudut yang berbeda di dalam
tetesan air. Warna merah dibelokkan paling kecil, sedangkan ungu paling besar, sehingga
terbentuk susunan warna yang teratur. Pelangi hanya dapat dilihat dari sudut tertentu
sehingga tidak semua orang pada lokasi berbeda dapat melihat pelangi yang sama.
Fenomena ini menunjukkan betapa menakjubkannya sifat cahaya dan proses optik di
alam. Urutan proses pembentukan pelangi berdasarkan teks tersebut adalah ....
Cahaya matahari mengenai tetesan air -> Cahaya mengalami pembiasan -> Cahaya mengalami pembiasan kedua -> Cahaya dipantulkan -> Warna-warna terpisah dan tampak sebagai pelangi
Cahaya matahari mengenai tetesan air -> Cahaya mengalami pembiasan -> Cahaya dipantulkan -> Cahaya mengalami pembiasan kedua -> Warna-warna terpisah dan tampak sebagai pelangi
Cahaya dipantulkan -> Cahaya mengalami pembiasan -> Cahaya mengalami pembiasan kedua -> Cahaya matahari mengenai tetesan air -> Warna-warna terpisah dan tampak sebagai pelangi
Cahaya dipantulkan -> Cahaya mengalami pembiasan -> Cahaya matahari mengenai tetesan air -> Cahaya mengalami pembiasan kedua -> Warna-warna terpisah dan tampak sebagai pelangi
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
1 min • 1 pt
Bacalah ringkasan berikut:
Persahabatanh Semut dan Merpati
Suatu hari, seekor merpati melihat ada seekor semut yang terjatuh ke sungai. Semut itu
berjuang sangat keras untuk berenang supaya tidak tenggelam. Melihat hal itu, Merpati tak
hanya diam saja. la segera memetik sehelai daun di atas pohon dan dijatuhkannya ke atas
sungai dekat dengan posisi semut yang hampir tenggelam.
"Semut, cepat berenang dan naiklah ke atas daun ini!" teriak Merpati.
Semut lantas berenang menuju daun dan naik di atasnya. Semut akhirnya selamat dan tidak
tenggelam di sungai.
"Terima kasih, Merpati! Kau telah menyelamatkan nyawaku!" ujar Semut. "Sama-sama,
Semut!" ujar Merpati.
Sejak saat itu, Semut dan Merpati pun menjadi sahabat. Beberapa hari berikutnya, Semut
yang sedang berjalan melihat sahabatnya, Si Merpati, sedang terbang dan hinggap di atas
ranting pohon.
Tiba-tiba, datang seorang pemburu yang langsung mengarahkan senapannya kepada
Merpati. Semut yang ingin menyelamatkan Merpati, langsung menggigit kaki Si Pemburu.
Pemburu tersebut kesakitan dan senapannya pun menembak melesat jauh dari Merpati.
Merpati yang terkejut langsung terbang dan melihat sahabatnya Semut yang sedang
menggigit kaki Pemburu. Merpati pun selamat dari bidikan pemburu. Kemudian, Merpati
berucap, "Terima kasih ya, Semut! Kau telah menyelamatkan nyawaku!" Semut pun
menjawab, "Terima kasih kembali, Merpati!"
Berdasarkan bacaan di atas, pelajaran apa yang bisa kita terapkan dalam kehidupan
sehari-hari yang tepat adalah.........
Kita harus saling tolong menolong tanpa mengharapkan imbalan/balasan
Kita boleh membiarkan teman kesulitan
Kebaikan harus dibalas dengan keburukan
7.
MULTIPLE SELECT QUESTION
1 min • 1 pt
Suatu hari, seekor merpati melihat ada seekor semut yang terjatuh ke sungai. Semut itu
berjuang sangat keras untuk berenang supaya tidak tenggelam. Melihat hal itu, Merpati tak
hanya diam saja. la segera memetik sehelai daun di atas pohon dan dijatuhkannya ke atas
sungai dekat dengan posisi semut yang hampir tenggelam.
Berdasarkan teks persahabatan Semut dan Merpati. Di mana saja latar tempat cerita tersebut berlangsung?
Di sungai dan di atas pohon
Di dalam rumah pemburu
Di laut
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?