31 T
3rd
10 T
1st - 3rd
20 T
3rd
41 T
3rd
10 T
3rd - Uni
50 T
1st - Uni
10 T
3rd
12 T
1st - 5th
23 T
3rd
7 T
3rd - 4th
17 T
1st - 3rd
6 T
3rd - 4th
20 T
3rd
15 T
1st - 3rd
20 T
3rd
9 T
3rd - Uni
5 T
3rd
15 T
1st - Uni
20 T
1st - 5th
10 T
1st - 10th
5 T
3rd - 4th
6 T
1st - 10th
10 T
1st - 10th
21 T
1st - 5th
Jelajahi Identifikasi Perasaan Lembar Kerja berdasarkan Nilai
Jelajahi Lembar Kerja Mata Pelajaran Lainnya untuk kelas 3
Jelajahi lembar kerja Identifikasi Perasaan yang dapat dicetak untuk Kelas 3
Lembar kerja identifikasi perasaan untuk siswa kelas 3 melalui Wayground (sebelumnya Quizizz) menyediakan latihan penting dalam mengenali, memahami, dan mengungkapkan emosi dalam konteks studi sosial. Materi cetak komprehensif ini memperkuat literasi emosional siswa dengan menyajikan berbagai skenario, ekspresi wajah, dan situasi sosial di mana anak-anak harus mengidentifikasi perasaan tertentu dan penyebab yang mendasarinya. Lembar kerja ini menggabungkan kosakata dan isyarat visual yang sesuai usia yang membantu siswa kelas tiga mengembangkan keterampilan sosial-emosional yang penting, termasuk empati, kesadaran diri, dan komunikasi interpersonal. Setiap sumber daya gratis mencakup soal latihan terstruktur yang membimbing siswa melalui tugas pengenalan emosi yang semakin kompleks, lengkap dengan kunci jawaban yang mendukung pembelajaran mandiri dan pengajaran yang dipandu guru dalam format pdf.
Wayground (sebelumnya Quizizz) memberdayakan pendidik dengan akses ke jutaan sumber daya identifikasi perasaan yang dibuat oleh guru yang dirancang khusus untuk pengajaran studi sosial kelas 3. Kemampuan pencarian dan penyaringan platform yang kuat memungkinkan guru untuk menemukan materi yang selaras dengan standar pembelajaran sosial-emosional dan membedakan pengajaran berdasarkan kebutuhan siswa individu. Lembar kerja yang dapat disesuaikan ini tersedia dalam format cetak dan digital, termasuk versi PDF yang dapat diunduh yang memfasilitasi integrasi tanpa hambatan ke dalam perencanaan pelajaran, remediasi yang ditargetkan untuk siswa yang kesulitan mengenali emosi, dan kegiatan pengayaan untuk siswa yang lebih mahir. Guru dapat memodifikasi konten untuk mengatasi dinamika kelas dan konteks budaya tertentu sambil tetap fokus pada keterampilan inti seperti pengembangan kosakata emosional, kesadaran situasional, dan respons emosional yang tepat dalam lingkungan sosial.
