wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kebijakan BCM

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Business Continuity Management merupakan pedoman dalam bentuk

a)

Petunjuk teknis

b)

Manual

c)

Kebijakan

d)

Prosedur

2.

BCM yang efektif perlu didukung oleh, kecuali :

a)

Adanya komitmen aktif dan pengawasan dari manajemen

b)

Melalui tahapan business impact analysis dan risk assessment

c)

Penyusunan Business Continuity Plan yang memadai

d)

Dilakukan pemeriksaan oleh divisi compliance

3.
Tujuan dari BCM adalah kecuali
a)
meminimumkan dampak bencana dengan perencanaan yang matang berdasarkan analisa dampak dan risiko
b)
Meningkatkan pendapatan perusahaan
c)
Mencegah dan memulihkan infrastruktur dan peralatan pendukung operasional
d)
Meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan pemulihan operasional
4.
Efektifitas dari BCP akan sangat bergantung pada kecuali
a)
Kesamaan persepsi atas definisi kondisi bencana
b)
Kesamaan persepsi atas scenario bencana
c)
Kesamaan persepsi atas penanganan bencana
d)
hasil pemeriksaan audit intern
5.
Peran dan tanggung jawab Direksi
a)
Menetapkan kebijakan, strategi dan prosedur BCM/BCP
b)
memastikan identifikasi risiko pada persiapan penyusunan BCP
c)
Mempersiapkan keberlanjutan situasi yang ada saat ini
d)
Pengembalian aspek manusia dan infrastruktur setelah insiden yang tidak diprediksikan dan situasi kritis
6.
Fungsi Risk Management dalam tim penyusunan BCP
a)
Menyediakan backup data
b)
memastikan proses identifikasi risiko pada persiapan penyusunan BCP
c)
Menyediakan mekanisme pengamanan fisik
d)
Pemeliharaan Rencana Pemulihan Data
7.
Komponen Teknologi Informasi dalam BCP adalah kecuali
a)
Menyediakan pengamanan logik (otentifikasi, otorisasi, dll) terhadap data yang sensitif
b)
Perencanaan Keberlanjutan Pemrosesan Data
c)
Menyediakan backup data, proses restorasi, termasuk media penyimpanan off-site yang memadai bagi pegawai sebuah organisasi
d)
Memastikan bahwa BCP disosialisasikan kepada seluruh fungsi bisnis dan personil
8.
Fungsi GA dan HR dalam BCP adalah kecuali
a)
Menyediakan backup data
b)
Strategi penyelamatan dan pemulihan lingkungan kerja dan peralatan vital
c)
Strategi penyelamatan dokumen dan informasi
d)
Konfirmasi keamanan karyawan
9.
Salah satu prosedur yang terkait BCP adalah
a)
Prosedur pengiriman data
b)
Prosedur Claim
c)
Prosedur aktivitas tanggap darurat
d)
Prosedur operasional bisnis
10.
Disaster (bencana) mengidentifikasikan sebuah kejadian yang memiliki beberapa faktor utama, kecuali
a)
tidak diharapkan
b)
tiba-tiba
c)
bisa diprediksi
d)
bersifat sangat merusak
11.
Cakupan dalam BCP antara lain meliputi
a)
Penyelamatan SDM, Perkiraan kerusakan dan lama perbaikan, Penyelamatan Bisnis, Penyelamatan data penting, Penyiapan pengembalian di lokasi alternative
b)
Penyelamatan SDM, Perkiraan kerusakan dan lama perbaikan, Penyelamatan Bisnis, Penyelamatan data penting, Penyiapan pengembalian di lokasi utama
c)
Penyelamatan SDM, Penyelamatan Bisnis, Penyelamatan data penting, Penyiapan pengembalian di lokasi alternative
d)
Perkiraan kerusakan dan lama perbaikan, Penyelamatan Bisnis, Penyelamatan data penting, Penyiapan pengembalian di lokasi alternative
12.
Upstream adalah
a)
individu atau organisasi di luar BNI Life yang memiliki hubungan kerja dengan BNI Life
b)
periode waktu yang tersedia untuk memulihkan sumber daya IT
c)
suatu proses yang berawal dengan identifikasi ancaman-ancaman potensial terhadap perusahaan
d)
proses kerja yang dilakukan unit/pihak lain sebelum masuk ke dalam proses kerja internal pada suatu unit
13.
Downstream adalah
a)
periode waktu yang tersedia untuk memulihkan sumber daya IT
b)
proses kerja yang dilakukan unit/pihak lain setelah selesai dilakukan proses kerja internal oleh suatu unit
c)
individu atau organisasi di luar BNI Life yang memiliki hubungan kerja dengan BNI Life
d)
suatu proses yang berawal dengan identifikasi ancaman-ancaman potensial terhadap perusahaan
14.
Recovery Point Objective (RPO) adalah
a)
periode waktu yang tersedia untuk memulihkan sumber daya IT maupun non IT apabila suatu proses bisnis tidak berjalan
b)
toleransi kehilangan data yang dapat diterima dan mengacu kepada kebijakan perusahaan mengenai proses backup yang telah diterapkan.
c)
proses kerja yang dilakukan unit/pihak lain setelah selesai dilakukan proses kerja internal oleh suatu unit
d)
proses kerja yang dilakukan unit/pihak lain setelah selesai dilakukan proses kerja internal oleh suatu unit
15.
Recovery Time Objective (RTO) adalah
a)
toleransi kehilangan data yang dapat diterima dan mengacu kepada kebijakan perusahaan mengenai proses backup yang telah diterapkan.
b)
proses kerja yang dilakukan unit/pihak lain setelah selesai dilakukan proses kerja internal oleh suatu unit
c)
periode waktu yang tersedia untuk memulihkan sumber daya IT maupun non IT apabila suatu proses bisnis tidak berjalan
d)
proses kerja yang dilakukan unit/pihak lain setelah selesai dilakukan proses kerja internal oleh suatu unit
16.
Tim Tanggap Darurat adalah
a)
individu atau organisasi di luar BNI Life yang memiliki hubungan kerja dengan BNI Life
b)
tim penyelamatan dokumen dan informasi
c)
tim yang terdiri dari personel-personel tim pendukung yang terkait fungsi-fungsi pemulihan krisis di lingkungan BNI Life dan bertindak sebagai kordinator utama dalam proses penanggulangan bencana
d)
tim yang terdiri dari personel-personel tim pendukung yang memiliki pemahaman yang memadai mengenai proses evakuasi dan operasi penyelamatan
17.
Tim Pemulihan Kritis adalah
a)
tim yang terdiri dari personel-personel tim pendukung yang terkait fungsi-fungsi pemulihan krisis di lingkungan BNI Life dan bertindak sebagai kordinator utama dalam proses penanggulangan bencana
b)
tim yang terdiri dari personel-personel tim pendukung yang memiliki pemahaman yang memadai mengenai proses evakuasi dan operasi penyelamatan
c)
individu atau organisasi di luar BNI Life yang memiliki hubungan kerja dengan BNI Life
d)
tim penyelamatan dokumen dan informasi
18.
Regulasi yang mendasari perlunya Business Continuity adalah kecuali
a)
POJK Nomor 10/POJK.05/2014
b)
SEOJK Nomor 3/SEOJK.05/2015
c)
POJK Nomor 10/POJK.05/2015
d)
POJK Nomor 1/POJK.05/2015
19.
Yang masuk ke dalam potensi bencana alam adalah kecuali
a)
Banjir
b)
Serangan virus
c)
Kebakaran
d)
Gempa Bumi
20.
Yang masuk ke dalam potensi gangguan yang tidak disengaja adalah kecuali
a)
Kegagalan sumber power (listrik)
b)
Serangan virus
c)
Main System Down
d)
Penghapusan atau kerusakan data
21.
Kriteria dampak secara non finansial adalah
a)
Peringatan informal
b)
Saran informal / verbal
c)
Perangkat lunak dan data
d)
Kerahasiaan data
22.
Skenario 1 dalam skenario bencana sesuai dengan kebijakan BNI Life adalah
a)
Gedung Centennial Tower function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
b)
Gedung KS Tubun function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
c)
Telemarketing Smesco function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
d)
Telemarketing K-Link function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
23.
Skenario 2 dalam skenario bencana sesuai dengan kebijakan BNI Life adalah
a)
Gedung Centennial Tower function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
b)
Gedung KS Tubun function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
c)
Telemarketing Smesco function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
d)
Telemarketing K-Link function outage (seperti kebakaran, ledakan, pemadaman listrik, banjir, dll.)
24.
Tujuan Business Impact Analysis adalah kecuali
a)
Penentuan Prioritas
b)
Identifikasi Proses Bisnis
c)
Estimasi Downtime
d)
Kebutuhan Sumber Daya
25.
Yang termasuk Proses bisnis kritikal adalah
a)
Employee Benefit
b)
Agency
c)
Bancassurance
d)
Claim & Provider
26.
Deklarasi bencana level 2 adalah
a)
Layanan jasa berjalan normal
b)
Layanan jasa terganggu, dimana kegiatan operasional dari seluruh fungsi-fungsi bisnis utama tidak berjalan sama sekali
c)
Layanan jasa sedikit terganggu, namun kegiatan operasional dari fungsi-fungsi bisnis utama masih berjalan
d)
Layanan jasa terganggu, dimana kegiatan operasional dari sebagian besar fungsi-fungsi bisnis utama tidak berjalan, yang menyebabkan perusahaan hanya dapat memberikan pelayanan minimal
27.
Aktivasi BCP diperlukan jika deklarasi bencana berada pada
a)
Level 3 atau Level 4
b)
Level 2 atau Level 3
c)
Level 3
d)
Level 4
28.
Executive Management Team (EMT) dalam struktur organisasi BCM BNI Life terdiri dari
a)
Direktur Utama, Direktur Risk Management, Head of Risk Management
b)
Direktur Utama, Direktur Risk Management, Wakil Dirut
c)
Direktur Risk Management, Wakil Dirut, Head of Risk Management
d)
Direktur Risk Management, Head of Risk Management, Head of HCT
29.
Ketua Business Continuity Coordinator dalam struktur organisasi BCM BNI Life adalah
a)
Head of GA & Procurement
b)
Head of Risk Management
c)
Head of HCT
d)
Head of IT
30.
Tugas Kewenangan dan tanggung jawab Team Executive sebelum terjadi bencana (pre disaster) adalah kecuali
a)
Merumuskan, menyetujui, mengesahkan, dan memelihara visi, misi, serta tujuan BCM perusahaan
b)
Mengambil keputusan, menyetujui, dan mengesahkan seluruh perencanaan, kebijakan, laporan, strategi, serta solusi terkait BCM sesuai prioritas urutan struktur mulai dari ketua, wakil ketua, dan anggota
c)
Melekatkan kultur BCM di dalam perusahaan
d)
Menyetujui dan mengesahkan deklarasi bencana