NEW
Font size
WorksheetsPRODUCT TRAINING SCANIA
Total questions: 60
Worksheet time: 30mins
Yang dimaksud dengan huruf “P” pada P410 adalah:
Low Forward Cabin
Medium Normal Cabin
Low Normal Cabin
High Normal Cabin
Angka “380” pada P410CB8x4EHZ menunjukkan :
Engine Displacement
Torque Index
Power Code
Diameter Cylinder Liner
Pada grafik pembakaran diatas yang dimauksud dengan A adalah
Pembakaran Sempurna
Late Injection Time
Early Injection Time
Salah semua
Lubricating System Engine Scania memiliki Centrifugal Oil Cleaner yang berfungsi :
Menyaring kotoran pada oli
Memisahkan Carbon yang terkandung pada oli
Memisahkan kandungan air pada oli
Megalirkan oli dengan gaya centrifugal
Pada PDE fuel system, terdapat komponen yang berfungsi membatasi tekanan fuel yaitu :
Regulator Valve
Main Relief Valve
Safety Valve
Overflow Valve
Kompenen pada cooling system yang melepas tekanan ketika terjadi over pressure sebesar 1,2 Bar adalah :
Safety Valve
Pressure Limiting Valve
Vacum Valve
Delivery Valve
Alat yang digunakan untuk mengukur Oil Pressure dan Fuel Pressure adalah :
Tranducer
Multimeter
Tachometer
Tranducer dan multimeter
PDE injector terbagi menjadi 3 bagian kecuali :
Feed Element
Valve Section
Pump Section
Nozzle
Sensor yang tidak terpasang pada Engine :
Charge Air Pressure Sensor
Coolant Temperatur Sensor
Impulse Sensor
Engine Oil Pressure Sensor
Dari gambar diatas yang berfungsi menaikkan titik didih air adalah component :
A
B
C
D
Menjaga agar coolant yang disirkulasikan oleh coolant Pump tetap Constant saat putaran engine naik tiba tiba / akselerasi adalah fungsi dari :
Thermostat
Static Line
Expansion Tank
Pressure Limiting Valve
Firing Order dari engine DC12 / DC13 adalah :
1-5-2-6-4-3
1-5-3-6-2-4
1-6-2-5-3-4
1-5-3-6-4-2
Electronic Control Unit yang bekerja mengatur kerja engine adalah :
COO
APS
GMS
EMS
Unit Scania menggunkan Clutch K432 20, Arti angka “43” adalah :
Diameter Disc
Development Variant
Torque Transmiting Capacity
Number of Friction Surface
Power path urutan tenaga yang diteruskan dari Engine ke Gearbox adalah :
Flywheel - Disc Clutch - Clutch Cover - Input Shaft
Flywheel - Clutch Cover - Input Shaft - Disc Clutch
Flywheel - Disc Clutch - Input Shaft - Clutch Cover
Flywheel - Clutch Cover - Disc Clutch - Input Shaft
Pada unit Scania yang menggunakan Manual Clutch Control untuk membantu kerja operator meringankan injakan pedal clutch mengunakan :
Servo Clutch
ECA
Opticruise
Master Cylinder
Alat yang digunakan untuk mengukur tingkat keausan dari Disc Clutch adalah :
Wear Gauge
Jangka Sorong
Dial Gauge
Filler Gauge
Transmision ini pasangan gearnya telah saling berhubungan akan tetapi tidak terjadi perpindahan tenaga, type ini adalah :
Synchronizer
Synchromesh type transmission
Non constant mesh type transmission
Constant mesh type transmission
Kecepatan unit agar dapat terjadi perpindahan High range ke Low range adalah :
Max 20km/jam
Min 30km/jam
Max 30km/jam
Max 40km/jam
Arti Huruf "R" yang pertama pada GRSO925R adalah
Range
Retarder
Right
Gear
Pada type propeller shaft P520. Arti 2 pada 520 adalah :
Bogie propeller shaft with slide joint between boggie axles
Intermediate propeller shaft without slide joint with support bearing
Front propeller shaft with slide joint to front axle
Propeller shaft with slide joint from gear box
Dari gambar di samping yang dimaksud X adalah :
Weight
Balance Boggie
Balancing Weight
Weight patches
Gambar diatas adalah disebut konstruksi pemasangan propeller shaft type :
W mounting
Z mounting
Both Z dan W mounting
X Mounting
Alat yang digunakan untuk mengukur sudut kemiringan dari Propeller Shaft adalah :
Angle Gauge
Convex Scale
Vernier Caliper
Filler Gauge
Pada Transmisi yang gear rationya didapatkan perbandingan antara putaran input lebih kecil dari pada output disebut :
Overdrive Transmission
Overspeed Transmission
Overrunning Transmission
Directdrive Transmission
Axle Gear yang terpasang pada 1st Rear Axle Scania adalah:
RH835
RP835
RBP835
RB835
Berfungsi membedakan putaran roda kanan dan kiri saat berbelok adalah fungsi dari :
Differential Gear Set
Pinion Gear
Crown Wheel
Half Shaft
Agar putaran dari Axle Gear dapat diteruskan ke Hub Reduction Gear maka dipasang:
Sun Wheel
Range Gear
Half Shaft
Driver
Rear axle berfungsi, kecuali :
Untuk mendukung berat unit bagian belakang yang diteruskan ke roda lewat suspensi
Sebagai tempat kedudukan komponen differential dan hub system
Sebagai tempat kedudukan komponen roda belakang (rear wheel system)
Sebagai tempat kedudukan steering system
Fungsi dari Hub Reduction Gear adalah :
Mengatur kecepatan unit.
Sebagai reduksi putaran terakhir dari axle gear menghasilkan torque yang besar.
Meningkatkan kecepatan unit pada saat diperlukan.
Mengurangi kecepatan putaran roda pada saat unit melewati turunan/kecapatan yang berlebihan.
Gambar diatas adalah pengukuran :
King Pin Bearing Play
Knuckle Bearing Play
Preload Knuckle Bearing
Front Wheel Bearing Play
Fungsi tie-rod arm roda komponen front axle adalah :
Meneruskan gaya dari steering arm ke roda kiri dan kanan
Tempat dudukan knuckle
Sebagai tumpuan tie-rod end
Meneruskan gaya steering dari knuckle kanan ke kiri sehingga memungkinkan unit bisa belok kiri maupun kanan
Pada gambar pengukuran dan peng-adjust-an diatas, apabila hambatan putaran terlalu besar maka yang dilakukan adalah :
Mengendorkan Adjuster Screw
Menambah Shim
Mengurangi Shim
Mengencangkan Adjuster Ring
Type hydraulic pump yang digunakan pada Power Steering System adalah :
Gear Pump
Piston Pump
Vane Pump
Centrifugal Pump
Mechanical steering system dibawah ini yang benar adalah :
Steering wheel – steering column – steering gearbox – pitman arm – draglink – steering knuckle
Steering wheel – steering column – steering gearbox – pitman arm – steering knuckle – draglink
Steering wheel – steering gearbox – steering column – pitman arm – draglink – steering knuckle
Steering wheel – steering gearbox – draglink – tie rod – steering knuckle
Yang berfungsi mengembalikan gerakan directional valve steering gearbox adalah
Pitman arm
Steering column
Torsion bar
Sector shaft
Berfungsi sebagai tempat kedudukan Rear spring pada bogie adalah
Spring seat
Spring perch
Spring bearing
Bogie bracket shaft
Yang dimaksud dengan parabolic spring suspension adalah :
Gabungan beberapa spring yang mempunyai perbedaan lebar dan panjangnya
Susunan beberapa lembar daun spring yang mempunyai panjang berbeda
Susunan beberapa lembar spring yang mempunyai lebar berbeda
Gabungan dua hingga empat spring leaf yang mempunyai panjang dan lebar yang sama
Pada saat melakukan repair upper torque rod, pemasangan rubber bushing seperti pada gambar di atas berapa derajat kemiringan “X“
X = 1 derajat
X = 5 derajat
X = 10 derajat
X = 15 derajat
Terjadi bogie worn out, jika kondisi normal yang harus di lakukan penggantian adalah :
Slide bearing
Spring bearing
Support shaft
Torque Rod
Pada gambar multi-leaf spring construction di atas, komponen nomor 4 adalah
Spring leaf
Safety eye
First leaf eye
Spring bushing
Gambar di atas pada air compressor scania adalah sedang dalam keadaan / proses
Move upwards phase
Work phase
Relief phase
Move downward phase
Component ini berfungsi membuka aliran udara secara cepat sehingga memungkinkan udara didalam chamber brake cepat terbuang pada saat parking brake difungsikan adalah:
Double check valve
Quick release valve
Relay valve
Quick drop valve
Pada Scania P410, Air Brake System dikontrol oleh APS Modul yang terdiri dari, Kecuali :
Electronic Control Unit
Four Way Valve
Desicant Container
Multi Protection Valve
Gambar di atas adalah symbol dari komponen :
Air Dryer
Relay Valve
Quick Release valve
Compressor
Pada automatic slack adjuster brake ada wear indicator, bagaimana cara membacanya :
Jika indicator sudah berputar jauh 90 derajat dari point mark slack adjuster, hal itu menunjukkan bahwa lining brake sudah mengalami limit worn
Bila pointer indicator sudah berputar sejauh 45 derajat dari tanda slack adjuster, itu menunjukkan lining brake sudah limit worn
Jika indicator point sudah berputar sejauh 180 derajat dari tanda, maka saatnya penggantian lining brake
Jika indicator point sudah berputar sejauh 360 derajat dari tanda, maka saatnya penggantian lining brake
Untuk mencegah juga penahan batu , lumpur dan debu agar tidak masuk atau terlempar ke belakang / depan cabin adalah :
Foot Step
Lock Door
Mudguard
Grill
Jenis cabin yang digunakan di scania P Series adalah
Normal control cabin
Forward control cabin
Tilt hood type
Hood cabin type
Apa fungsi A lebih besar dari B pada cross sectional area gambar di atas :
Tidak berfungsi apa apa
Mencegah Hydraulic Lock
Start Tilting
Tampungan Oli
Software yang digunakan untuk melakukan Seeting dan Diagnosa apabila terjadi Fault pada Electrical System Scania P410 adalah :
SDP 3
SD2
SP2
Multi
Engine Scania P410 dikontrol oleh :
Engine Management System
Electronic Diesel Control
Coordinator Controller
Engine Diesel Control
Terdapat satu Electronic Control Unit yang berfungsi menerima informasi dari Electronic Control Unit lain dan mengirimkan informasi ke Electronic Control Unit lainya lagi yaitu :
Coordinator
Climate Control
Body Work System
Control Unit Visibility
Function Pada Wiring Diagaram Scania, Angka 15 menunjukkan :
Charging Status
Earth
Battery Voltage
Drive Position / ACC
Pada Wiring Diagram tertulis Cable Marking BMS212.GN-0.75[P2:A-2]. Yang dimaksud dari huruf GN adalah :
Cable Area
Cable Colour
System Designation
Cable Marking
P3 merupakan kode untuk komponen electric :
Battery
Monitpr Panel
Alternator
Central Electric Unit
Cable CAN yang digunakan untuk menghubungkan/ mengirim informasi dari COO ke EMS adalah
Yellow CAN Bus
Red CAN Bus
White CAN Bus
Green CAN Bus
Scania adalah Product yang berasal dari negara
Indonesia
Swedia
Papua New Guenia
Jepang
Gambar di atas terdapat pada aplikasi Multi yang berarti :
Part Catalog
Service Manual
Technical Information
Maintenance
Alat yang digunakan untuk menghubungkan Vehicle / unit dengan PC / Laptop saat melakukaan seeting / diagnosa pada unit scania P Series adalah
USB Key
SDP3
VCI 2
Tranducer
Berfungsi mengalirkan Exhaust Gas secara langsung melalui saluran By Pass tanpa melewati Turbin Turbocharge untuk mencegah putaran berlebihan pada Turbocharge yaitu :
Exhaust Brake
Exhaust Smoke Limiter
Waste Gate
Retarder
