wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen ASN Latsar Kemenkeu Keren

Total questions: 40

Worksheet time: 7mins

Name
Class
Date
1.

Berdasarkan jenisnya, pegawai ASN terdiri atas:

a)

Pegawai Negeri Sipil dan PPPK

b)

Pegawai Pusat dan Daerah

c)

Pejabat dan Pelaksana

d)

Fungsional dan Struktural

2.

Pegawai ASN berkedudukan sebagai aparatur negara yang menjalankan kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan instansi pemerintah serta harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik. Dengan demikian, pegawai ASN ...

a)

Diperbolehkan menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik selama memperoleh ijin dari pimpinan instansi.

b)

Hanya berkedudukan di pusat dan daerah.

c)

Dapat melibatkan birokrasi dengan pengaruh politik yang dapat menjamin keutuhan, kekompakan dan persatuan ASN dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya.

d)

Dilarang menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.

3.

Perbedaan hak PNS dan PPPK yang diatur dalam UU ASN terletak pada ...

a)

Gaji dan tunjangan

b)

Fasilitas dan jaminan pensiun

c)

Tunjangan dan perlindungan

d)

Perlindungan dan pengembangan kompetensi

4.

Salah satu perwujudan dari pelaksanaan kewajiban ASN adalah menunjukkan integritas, yaitu ...

a)

Selalu melaksanakan kebijakan yang dirumuskan pejabat yang berwenang.

b)

Selalu menaati ketentuan peraturan perundang-undangan.

c)

Konsistensi dalam sikap, perilaku, ucapan dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan.

d)

Melaksanakan tugas kedinasan dengan jujur.

5.

Pengelolaan SDM harus selalu berkaitan dengan tujuan dan sasaran organisasi (strategic alignment), dalam konteks ini maka ...

a)

Aktivitas dalam pengelolaan SDM harus mendukung misi utama organisasi.

b)

Pengadaan SDM harus selalu mengutamakan putra daerah.

c)

Pendekatan closed career system harus dikedepankan

d)

Sistem seleksi yang subyektif perlu diterapkan.

6.

UU ASN mencoba meletakkan beberapa perubahan dasar dalam manajemen SDM, salah satu diantaranya ...

a)

Perubahan dari pendekatan resource management menjadi pendekatan personel administration.

b)

Perubahan Open career system menjadi closed career system.

c)

Perubahan organisasi dari kaya struktur menjadi kaya fungsi

d)

Semua Jawaban Benar

7.

Berbagai strategi didorong sebagai terjemahan konsep merit sistem dalam aspek promosi, kecuali ...

a)

open recruitment

b)

talent management

c)

fair assessment

d)

spoil management

8.

Konsep Sistem Merit menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan ASN berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014, karena ...

a)

Mendukung keberadaan prinsip afiliasi politis yang saat ini menjadi tuntutan dalam sektor publik.

b)

Merupakan konsepsi dalam manajemen SDM yang menerapkan obyektivitas dalam semua proses pengelolaan ASN.

c)

Mengutamakan keputusan dalam pengelolaan SDM yang didasarkan pada pertimbangan subyektif.

d)

Mengesampingkan pertimbangan berdasarkan kemampuan dan prestas individu untuk melaksanakan pekerjaannya.

9.

Pengembangan karier PNS dilakukan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, penilaian kinerja dan kebutuhan instansi pemerintah. Kompetensi meliputi kompetensi manajerial, yaitu ...

a)

Kompetensi yang diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis

b)

Kompetensi yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan

c)

Kompetensi yang diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya

d)

Kompetensi yang diukur dari tingkat pendidikan dan pelatihan formal

10.

Pernyataan berikut yang benar terkait mutasi adalah ...

a)

Mutasi PNS dalam satu instansi pusat atau instansi daerah dilakukan setelah memperoleh pertimbangan kepala BKN

b)

Mutasi PNS antarkabupaten/kota dalam satu provinsi dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian

c)

Mutasi PNS provinsi/kabupaten/kota ke instansi pusat atau sebaliknya ditetapkan oleh kepala BKN

d)

Mutasi PNS antar instansi pusat ditetapkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian setelah memperoleh pertimbangan kepala BKN

11.

PNS yang telah menunjukkan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan dan prestasi kerja dalam melaksanakan tugasnya dapat diberikan penghargaan berupa pemberian hal-hal di bawah ini, kecuali ...

a)

Tanda kehormatan

b)

Kenaikan pangkat istimewa

c)

Kenaikan tunjangan istimewa

d)

Kesempatan prioritas untuk pengembangan kompetensi

12.

PNS diberhentikan tidak dengan hormat karena hal-hal berikut, kecuali ...

a)

Menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik

b)

Ditahan karena menjadi tersangka tindak pidana

c)

Dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan

d)

Dihukum penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan pidana yang dilakukan dengan berencana

13.

Pemutusan hubungan perjanjian kerja PPPK dilakukan dengan hormat karena hal-hal berikut, kecuali ...

a)

Mencapai batas usia pensiun

b)

Meninggal dunia

c)

Atas permintaan sendiri

d)

Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pengurangan PPPK

14.

Pemutusan hubungan perjanjian kerja PPPK dilakukan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri karena ...

a)

Tidak memenuhi target kinerja yang telah disepakati sesuai dengan perjanjian kerja

b)

Menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik

c)

Melakukan penyelewengan terhadap Pancasila dan UUD 1945

d)

Tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak dapat menjalankan tugas dan kewajiban sesuai perjanjian kerja yang disepakati

15.

Pernyataan berikut ini terkait jabatan pimpinan tinggi yang benar adalah ...

a)

Pengisian jabatan pimpinan tinggi utama dan madya dilakukan pada tingkat nasional atau antarkabupaten/kota dalam satu provinsi

b)

Jabatan pimpinan tinggi utama dan madya seluruhnya berasal dari kalangan PNS

c)

Jabatan pimpinan tinggi dapat diisi oleh prajurit TNI dan anggota Kepolisian Negara RI setelah mengundurkan diri dari dinas aktif apabila dibutuhkan dan sesuai

d)

Pengisian jabatan pimpinan tinggi dilakukan oleh pejabat pembina kepegawaian dengan terlebih dahulu meminta pertimbangan dari Kepala BKN

16.

Penyusunan jumlah dan jenis jabatan PNS dilakukan untuk jangka waktu ... berdasarkan prioritas kebutuhan.

a)

25 tahun yang diperinci per 5 tahun

b)

10 tahun yang diperinci 5 tahun

c)

10 tahun yang diperinci 1 tahun

d)

5 tahun yang diperinci 1 tahun

17.

Setiap instansi pemerintah wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS berdasarkan ...

a)

Kebijakan pimpinan instansi

b)

Pendapat pimpinan BKN setempat

c)

Analisis jabatan dan analisi beban kerja

d)

Analisis proporsi jumlah penduduk di sekitar instansi pemerintah

18.

Sistem Merit menjadi prinsip utama dalam UU ASN, bahkan UU ini juga menyediakan aturan kelembagaan untuk menjamin keberadaan sistem merit dalam pengelolaan ASN. Lembaga yang diberikan kewenagan untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dan manajemen ASN untuk menjamin perwujudan atau pelaksanaan sistem merit pada instansi pemerintah adalah ...

a)

KemenPAN dan RB

b)

BKN

c)

KASN

d)

LAN

19.

Jaminan merit sistem dalam monitoring dan penilaian antara lain dapat diwujudkan dengan ...

a)

pengembangan karier ASN dilakukan berdasarkan keinginan pribadi pegawai.

b)

Mutasi pegawai dilakukan dengan mempertimbangkan home base dari masing-masing pegawai.

c)

Promosi pegawai dilakukan dengan berdasarkan pada senioritas dan bukan pada pertimbangan subyektif.

d)

Penilaian kinerja dilakukan dengan dasar kinerja sesungguhnya dari seorang pegawai.

20.

Untuk menjalankan kedudukannya, maka Pegawai ASN berfungsi sebagai berikut, kecuali ...

a)

Penyusun kebijakan publik

b)

Pelaksana kebijakan publik

c)

Pelayan publik

d)

Perekat dan pemersatu bangsa

21.

UU ASN mencoba meletakkan beberapa perubahan dasar dalam manajemen SDM, salah satunya adalah open career system yang mengedepankan ...

a)

Kompetisi dan kepangkatan ASN dalam promosi dan pengisian jabatan

b)

Kompetensi dan kepangkatan ASN dalam promosi dan pengisian jabatan

c)

Kompetisi dan kompetensi ASN dalam promosi dan pengisian jabatan

d)

Senioritas dan kepangkatan ASN dalam promosi dan pengisian jabatan

22.

Setiap pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi. Hal tersebut tertuang dalam UU ASN pasal ...

a)

70

b)

72

c)

90

d)

92

23.

Kode etik dan kode perilaku ASN bertujuan untuk ...

a)

Menjaga integritas dan kehormatan ASN

b)

Menjaga martabat dan kehormatan ASN

c)

Menjaga integritas dan kejujuran ASN

d)

Menjaga integritas dan martabat ASN

24.

Salah satu kode etik dan kode perilaku ASN adalah menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara ...

a)

Jujur, efektif, dan efisien

b)

Cermat, bertanggungjawab, dan efektif

c)

Jujur, cermat, dan efisien

d)

Bertanggungjawab, efektif, dan efisien

25.

Etika birokrasi penting sebagai ... bagi aparat birokrasi dalam menjalankan tugas pelayanan pada masyarakat dan menempatkan kepentingan publik di atas kepentngan pribadi, kelompok, dan organisasinya.

a)

Pedoman

b)

Panduan norma

c)

Petunjuk aturan

d)

Panduan birokrasi

26.

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa adalah salah satu ...

a)

Kewajiban ASN

b)

Hak ASN

c)

Kode Etik dan Kode Perilaku ASN

d)

a. Peran ASN

27.

Setiap instansi pemerintah dalam menyusun dan mentapkan kebutuhan pegawai harus didasarkan pada analisis jabatan dan analisis beban kerja adalah bunyi dari pasal ... UU No 5 Tahun 2014

a)

55

b)

56

c)

57

d)

58

28.

UU No 5 Tahun 2014 pasal 60 dan 61 menjamin ...

a)

Pengisian formasi sampai dengan pengangkatan pegawai dilakukan sesudah dilakukan penilaian yang terbuka dan adil

b)

Proses pengadaan dilakukan untuk mendapatkan pegawai dengan kualitas yang tepat dan berintegritas untuk memenuhi kebutuhan organisasi

c)

Pegawai ditempatkan sesuai dengan perencanaannya dan tidak berdasarkan preferensi individu/kelompok atau pertimbangan subyektif lainnya

d)

Keadilan dan transparansi, formasi pegawai harus diinformasikan kepada semua orang tidak terkecuali

29.

Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dan manajemen ASN untuk menjamin perwujudan atau pelaksanaan sistem merit pada instansi pemerintah adalah wewenang ...

a)

Komisi Aparatur Sipil Negara

b)

Lembaga Administrasi Negara

c)

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

d)

Badan Kepegawaian Negara

30.

Setiap instansi pemerintah wajib menyusun kebutuhan jumlah dan jenis jabatan PNS berdasarkan ...

a)

Analisis jabatan dan analisis beban kerja

b)

Analisis jabatan dan analisis kinerja

c)

Analisis kebutuhan dan analisis jabatan

d)

Analisis kinerja dan analisis beban kerja

31.

Penyelenggaraan seleksi pengadaan PNS terdiri dari ... tahap

a)

2 (dua)

b)

3 (tiga)

c)

4 (empat)

d)

5 (lima)

32.

Kompetensi yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan adalah kompetensi ...

a)

Teknis

b)

Sosial kultural

c)

Intelektua

d)

Manajerial

33.

Dalam mengembangkan kompetensi setiap Instansi Pemerintah wajib menyusun rencana pengembangan kompetensi tahunan yang tertuang dalam ...

a)

Rencana kerja kompetensi tahunan instansi masing-masing

b)

Rencana kerja pendidikan tahunan instansi masing-masing

c)

Rencana kerja anggaran tahunan instansi masing-masing

d)

Rencana kerja pelatihan tahunan instansi masing-masing

34.

Tim penilai kinerja PNS dibentuk oleh ...

a)

Pejabat yang Berwenang

b)

Pejabat Pembina Kepegawaian

c)

Kemen PAN dan RB

d)

Badan Kepegawaian Negara

35.

Mutasi yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan dalam negeri setelah memperoleh pertimbangan kepala BKN adalah ...

a)

Mutasi PNS antarkabupaten/kota dalam satu provinsi

b)

Mutasi PNS antarkabupaten/kota antarprovinsi

c)

Mutasi PNS provinsi/kebupaten/kota ke Instansi Pusat atau sebaliknya

d)

Mutasi PNS antar-Instansi Pusat

36.

Hasil penilaian kinerja PNS disampaikan kepada ...

a)

Pejabat Pembina Kepegawaian

b)

Atasan PNS yang dinilai

c)

Tim penilai kinerja PNS

d)

PNS yang dinilai

37.

Dalam membentuk panitia seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi , Pejabat Pembina Kepegawaian berkoordinasi dengan ...

a)

Pimpinan yang Berwenang

b)

Badan Kepegawaian Negara

c)

Menteri

d)

Komisi Aparatur Sipil Negara

38.

1. Dalam sistem merit berbagai keputusan dalam manajemen SDM didasari pada ...

a)

Kualifikasi, kompetensi, dan kompetisi

b)

Kepangkatan, kompetensi, dan kompetisi

c)

Kualifikasi, kompetensi, dan kinerja

d)

Kepangkatan, kompetensi, dan kinerja

39.

Bagi organisasi sistem merit mendukung keberadaan prinsip ... yang saat ini menjadi tuntutan dalam sektor publik.

a)

Obyektivitas

b)

Akuntabilitas

c)

Subyektivitas

d)

Keadilan

40.

Spoil sistem adalah sebuah sistem dimana dalam penerapan manajemen SDM-nya lebih mengutamakan pertimbangan ...

a)

Kompetensi

b)

Kepangkatan

c)

Obyektif

d)

Subyektif