NEW
Font size
WorksheetsGasoline Engine Control System
Total questions: 25
Worksheet time: 25mins
Kata-kata berikut
berhubungan dengan tiga elemen penting untuk mesin bensin.
Pilih kata yang Salah.
Campuran udara-bahan bakar yang baik
Kompresi yang baik
Volume intake udara yang baik
Percikan api yang baik
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan proses kontrol komputer. Pilih
pernyataan yang Benar.
Sinyal-sinyal dari sensor mengoperasikan actuator melalui ECU mesin.
ECU mesin mengkalkulasikan waktu dan/atau durasi, dll. untuk mengoperasikanaktuator dengan menggunakan sinyal input dari sensor.
Aktuator mendeteksi kondisi mesin dengan sinyal dari sensor agar dapat beroperasi.
Sensor meng-output sinyal operasi ke aktuator.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan waktu ketika rangkaian VC pada
sistem kontrol mesin mengalami arus pendek. Pilih pernyataan
yang Benar.
ECU mesin menjadi mode fail-safe, dan kendaraan
hampir tidak dapat berjalan.
Mesin berhenti karena tidak ada suplai daya untuk mikroprosesor.
Suplai
daya diberikan dari catu daya lain, dan kendaraan
dapat berjalan tanpa masalah.
ECU mesin menentukan kegagalan internal dan menyalakan MIL untuk menghentikan mesin.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan meteran aliran udara tipe hot-wire.
Pilih pernyataan yang Benar.
Arus mengalir ke hot-wire agar suhu sama dengan pada intake udara.
Ia mengukur volume intake udara dengan frekuensi vorteks yang dihasilkan pada aliran udara.
Ia mengukur massa intake udara tergantung dari jumlah arus yang dibutuhkan agar suhu hot-wire konstan.
a mengontrol jumlah arus dengan mengubah nilai resistansi variabel-resistor internal untuk menjaga suhu hot-wire.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sensor tekanan manifold. Pilih
pernyataan yang Benar.
Apabila selang vakum terlepas, injeksi bahan bakar menjadi maksimal dan mesin tidak dapat bekerja dengan benar.
Saat tekanan vakum menjadi besar (high vacuum), sensor meng-output tegangan PIM yang tinggi.
Tegangan sinyal PIM menjadi sekitar 4 V saat mesin diam.
Bila konektor terlepas, injeksi bahan bakar menjadi maksimal dan mesin tidak bekerja dengan normal
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sensor oksigen dan sensor rasio
udara-bahan bakar. Pilih pernyataan yang Benar.
Sensor
oksigen memberikan output 1 V ketika rasio udara-bahan
bakar kurus. Ia meng-output 0 V ketika kaya.
Sensor oksigen mendeteksi jumlah oksigen dalam gas buangan.
Sensor
oksigen mendeteksi perbedaan konsentrasi oksigen
di dalam dan di luar sensor
Sensor
rasio udara-bahan bakar meng-output sekitar
4 V (tinggi) ketia rasio gemuk dan sekitar 2.2
V (rendah) ketika kurus.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sensor ketukan. Pilih pernyataan
yang Benar.
Elemen built-in piezoelectrik berubah bentuk akibat vibrasi ketukan dan menghasilkan tegangan.
Elemen built-in piezoelectrik menghasilkan tegangan dengan gelombang suara dari frekuensi ketukan tertentu.
.Tegangan output dari sensor adalah kurang dari 0,5 V.
Karena frekuensi ketukan lebar, hanya sensor yang dapat menutupi frekuensi yang besar yang dapat dipakai.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan volume injeksi bahan bakar dari injektor.
Pilih pernyataan yang Benar.
Volume injeksi bahan bakar dikontrol dengan mengubah jumlah yang diangkat oleh plunger dari injector.
Volume injeksi bahan bakar dikontrol dengan durasi dimana tegangan diberikan kepada solenoid dari injektor
Volume injeksi bahan bakar dikontrol oleh jumlah arus kedalam solenoid injektor
Volume injeksi bahan bakar dikontrol oleh tekanan bahan bakar yang diberikan kepada injektor.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan metode injeksi bahan bakar dan
waktu injeksi. Pilih pernyataan yang Benar.
Pada
tipe injeksi independen (sekuensial), bahan bakar di injeksi secara
independen untuk tiap silinder sekali setiap rotasi crankshaft.
Pada
tipe injeksi grup, bahan bakar diinjeksi untuk
tiap grup sekali setiap rotasi crankshaft.
Pada tipe injeksi simultan, bahan bakar di injeksi secara simultan ke semua silinder sekali setiap rotasi crankshaft.
Untuk
semua tipe di atas, bahan bakar selalu diinjeksi
pada waktu yang ditentukan.
Pilih sensor dimana sinyalnya menjadi dasar untuk koreksi start enrichment.
Sensor suhu air
Meter aliran udara (atau sensor tekanan manifold)
Sensor oksigen
Semua sensor di atas 1-3
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kontrol fuel cut-off selama deselerasi.
Pilih pernyataan yang Salah.
A. B.C.D.I
Untuk
mengurangi gas buangan yang berbahaya dan meningkatkan
efek rem mesin selama deselerasi, kontrol fuel
cut-off diaktifkan.
ECU mesin menentukan semua kondisi pada saat deselerasi ketika katup throttle tertutup.
Injeksi
bahan bakar akan dilanjutkan ketika putaran
mesin jatuh ke kecepatan yang ditentukan selama
kontrol fuel cut-off.
Injeksi bahan bakar akan dilanjutkan kembali ketika katup throttle dibuka selama kontrol fuel cut-off.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan koreksi air-fuel feedback. Pilih
pernyataan yang Benar.
A.B.
C. D.
Koreksi
air-fuel feedback diaktifkan ketika kondisi
mesin berubah dengan cepat.
Saat
ECU mesin yang ditentukan oleh sensor oksigen
memberi sinyal bahwa campuran udara-bahan bakar
lebih gemuk daripada rasio teoritis, durasi
injeksi diperpendek agar campuran lebih kurus.
Koreksi air-fuel feedback oleh sensor oksigen mengontrol campuran udara bahan bakar agar menjadi rasio teoritis secara konstan.
Koreksi
air-fuel feedback oleh sensor A/F diaktifkan
pada saat gemuk dan kurus secara berulang-ulang.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan power enrichment. Pilih pernyataan
yang Salah.
Jumlah
intake udara bertambah selama beban berat. Untuk menggunakan semua
intake udara untuk pembakaran, volume injeksi bahan bakar dan output
ditingkatkan.
Pendeteksian
beban berat ditentukan oleh sudut bukaan dari
sensor posisi throttle, putaran mesin atau jumlah
intake udara.
.Rasio pertambahan bahan bakar dengan power enrichment adalah 50 - 100 %
Semakin besar massa intake udara atau semakin tinggi kecepatan mesin, rasio power enrichment juga besar.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sinyal IGT dan IGF. Pilih pernyataan
yang Benar.
Pada DIS (Direct Ignition System), semua sinyal IGT dikirim ke setiap pemantik pada waktu yang sama.
ECU mesin mendistribusikan IGT ke setiap silinder sesuai urutan pengapian.
Arus primer dari kumparan pengapian ditutup ketika sinyal IGT adalah ON.
Saat
sinyal IGF di inputke ECU mesin, diagnosa atau
fungsi fail-safe diaktifkan.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kontrol waktu pengapian. Pilih
pernyataan yang Salah.
Sudut
waktu pengapian awal ditentukan ketika mesin di starter.
Waktu
pengapian dikontrol oleh sudut basic ignition
advance dan kontrol koreksi ignition advance
setelah mesin di starter
Sudut
basic ignition advance ditentukan oleh putaran
mesin dan jumlah intake udara atau tekanan manifold.
Kontrol
koreksi ignition advance mengontrol waku pengapian untuk menyamakan
dengan kondisi mesin sesuai dengan sinyal dari tiap sensor.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kontrol koreksi ignition advance
dari sistem ESA. Pilih pernyataan yang Benar.
Koreksi warm-up dilakukan untuk mencegah ketukan atau overheating ketika suhu pendingin sangat tinggi.
Koreksi over-temperature dilakukan untuk meningkatkan performa berkendara saat suhu pendingin rendah.
Koreksi
stable idle dilakukan ketika putaran mesin mengalami
perubahan besar dari target kecepatan idle
Koreksi
ketukan dilakukan untuk mengundurkan waktu pengapian
ketika ketukan kuat. Namun, waktu pengapian
hanya dimundurkan sedikit apabila ketukannya
lemah.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan ISCV (Idle Speed Control Valve).
Pilih pernyataan yang Benar.
.Ia
mengontrol kecepatan idle dengan mengontrol rangkaian bypass (jumlah udara) saat mesin diam sesuai dengan sinyal dari ECU mesin.
ETCS-i (Electronic Throttle Control System - intelligent) adalah ISCV untuk mem-bypass melalui katup throttle.
Tipe rotary solenoid menggerakkan katup dengan mengontrol urutan arus yang dialirkan ke kumparan.
Tipe stepper motor mengontrol arah dan jumlah arus yang dialirkan ke dalam kumparan untuk memutar katup.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan kontrol ISCV. Pilih pernyataan
yang Salah.
A. BC.D
ISCV
dikontrol sebelum putaran mesin diam berubah
ketika A/C dinyalakan.
.ISCV
mengontrol putaran target mesin diam.
Sudut bukaan katup ditingkatkan untuk meningkakan kemampuan starter.
.ISCV
tipe stepper motor di tetapkan pada posisi tertutup rapat untuk
meningkatkan kemampuan starter berikutnya ketika mesin dimatikan.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sistem ETCS-i. Pilih pernyataan
yang Benar.
Bila
kerusakan terdeteksi pada sensor posisi throttle,
ECU mesin dialihkan ke mode limp, tetapi kendaraan
dapat berjalan.
Sistem
ETCS-i mengontrol bukaan katup throttle untuk menjaga kekuatan
berkendara yang besar sepanjang waktu berdasarkan sinyal dari berbagai
sensor.
Katup
throttle tertutup rapat dan kontrol katup ISC mengontrol jumlah intake
udara pada kondisi mesin diam saat pedal gas di lepas.
Bial kerusakan terdeteksi pada motor kontrol throttle, ECU mesin menyalakan MIL untuk menghentikan mesin.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sistem VVT-i. Pilih pernyataan
yang Benar.
Sistem VVT-i memindahkan rotasi intake camshaft menjadi dua langkah untuk memvariasikan valve timing.
Kontroler VVT-i memindahkan dua bubungan dimanan valve timingnya berbeda.
Katup kontrol oli camshaft timing mendistribusikan tekanan oli ke kontroler VVT-i sesuai dengan sinyal ECU mesin.
Sistem
VVT-i mengontrol valve timing hanya dengan putaran
mesin dan suhu pendingin.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan waktu ketika kerusakan terjadi
pada rangkaian tekanan oli dari mekanisme cam changeover dari
sistem VVTL-i. Pilih pernyataan yang Benar.
MIL menyala untuk mematikan mesin.
Valve lift menjaga jumlah angkatan dengan bubungan kecepatan rendah atau sedang ketika tekanan oli tidak mencukupi.
Valve lift ditetapkan pada kondisi sebelum kerusakan terjadi, dan kendaraan hanya dapat dikendarai ke lokasi yang aman.
Ketika
tekanan oli berlebih, valve lift di tentukan ke jumlah angkatan oleh
bubungan kecepatan tinggi dan mesin dihentikan untuk melindungi mesin.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan sistem yang dikontrol oleh ECU
mesin. Pilih pernyataan yang Salah.
Sistem
kontrol pemanas dari sensor oksigen/sensor rasio udara-bahan bakar
mengontrol pemanas untuk selalu memanaskan elemen ketika mesin bekerja.
Pada
sistem kontrol A/C, pengoperasian A/C diputus
pada akselerasi mendadak dari putaran mesin
rendah.
Untuk
beberapa model kontrol kipas pendingin, ECU mesin mengontrol
pengoperasian kipas pendingin dengan menggunakan sinyal suhu air (THW)
ACIS meningkatkan output dengan mengubah jarak efektif dari intake manifold dengan katup kontrol intake udara.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan DTC (Diagnostic Trouble Code).
Pilih pernyataan yang Benar.
A.
B.
C.. D.
Tester genggam dapat membaca DTC 2 digit dengan berkomunikasi langsung dengan ECU mesin.
DTC 5 digit dapat dibaca dengan pola berkedip MIL (Malfunction Indicator Light).
Kita
perlu menggunakan tester genggam atau memutus
daya konstan seperti mencabut swicth EFI saat
membersihkan DTC
Data freeze frame dapat diperiksa dalam mode periksa.
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan MIL. Pilih pernyataan yang Salah.
MIL mati setelah 5 detik ketika kerusakan sudah diatasi dalam tiga siklus berkendara secara berurutan
Saat MIL dinyalakan, DTC disimpan secara pasti dalam ECU mesin.
.Apabila kerusakan yang sama terdeteksi selama dua siklus berurutan, ada tipe MIL yang untuk dinyalakan.
Membaca
DTC dengan pola kedipan MIL dapat dilakukan dengan arus pendek terminal
antara TE1 (TC) - E1 (CG) dari DLC (Data Link Connector).
Pernyataan-pernyataan
berikut berhubungan dengan fungsi fail-safe dan back-up. Pilih
pernyataan yang Salah.
A.B.. C.D.
Fungsi
fail-safe mengontrol mesin dengan menggunakan
nilai standar yang terdapat ECU mesin atau menghentikan
mesin apabila kerusakan terdeteksi pada salah
satu sistem sinyal.
Fungsi
fail-safe meningkatkan sensitifitas deteksi
DTC agar dapat mendeteksi kerusakan dengan lebih
mudah
Fungsi
back-up berpindah ke kontrol sinyal tetap untuk
mengizinkan berkendara pada kasus-kasus dimana
kerusakan terjadi pada mikrokomputer di dalam
ECU mesin.
Ketika
fungsi bak-up dilaksanakan, durasi injeksi bahan
bakar dan waktu pembakaran dikontrol pada nilai
tetap masing-masing sesuai dengan sinyal STA
dan IDL.
