NEW
Font size
WorksheetsQAS - Pre/Post Test (19-06-2019)
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Point perubahan perubahan fase mass pro yang harus dikontrol dikategorikan sebagai berikut, kecuali
Perubahan Spesifikasi
Perubahan Quality Improvement
Perubahan Manufactur
Perubahan Management
Berikut ini adalah perubahan fase mass pro yang harus dikontrol dan mendapat approval dari AHM, kecuali
Perubahan Metode Inspeksi
Perubahan Man Power dengan kompetensi khusus
Perubahan urutan proses
Perubahan Supplier baru
Dokumen yang berfungsi sebagai approval AHM atas perubahan yang diajukan oleh supplier adalah
Judgment Sample Part
IPP AHM
Part Approval
IPP Supplier
Berikut ini adalah pengertian dari Abnormal Quality/Part Bermasalah Kualitas adalah
Produk yang tidak sesuai dengan Drawing (termasuk: Spesifikasi) atau Quality Sample (Sampel batas penerimaan kualitas)
Produk yang diproses saat terjadi kondisi abnormal (tidak terduga)
Produk dengan rata-rata sample pengukuran diluar batas kendali control chart
Produk mass pro awal setelah terjadi perubahan
Problem Quality sudah dilakukan analisa sehinga diketahui akar masalahnya, status masalah untuk kondisi tersebut adalah
OPEN
SOLVED
MONITORING
CLOSED
Berikut tujuan dari tahapan monotoring dalam pengatasan problem kualitas
Memastikan tindakan perbaikan sudah ditetapkan
Memastikan tindakan perbaikan efektif dan kasus tidak berulang
Memastikan analisa masalah dilakukan
Memastikan problem quality menjadi inputan ke new model
Berikut ini adalah konten yang dipersyaratkan dalam QAS terkait QUALITY CONTROL SUPPLIER DI SUB-SUPPLIER LAYER 2 kecuali
Kontrol Perubahan di Sub Supplier
Kontrol Organisasi Quality di Sub Supplier
Kontrol Penanganan masalah kualitas part supplier L-2
Kontrol penjaminan kualitas part safety di supplier L-2
Dalam fase project (delopment part) Supplier harus dapat menentukan item kritis sebagai salah satu point yang harus dikontrol. Yang bukan merupakan satu sumber penentuan item kritis adalah
Tanda Q dalam drawing
Standard Handling Part
Evaluasi Market Claim
Part Rank A
Apakah tujuan dibuatkannya LIMIT SAMPLE
Untuk kebutuhan trial
Pengendalian part mass pro dalam IPP
Untuk kebutuhan approval
Untuk batas penerimaan item kualitatif
Masa sesaat sebelum Mass Production, supplier harus menerbitkan
Evaluasi Kesesuaian Dokumen
Approval Part Customer
Deklarasi Transisi Produksi Mass Pro
Analisa Development Part
Dalam pengendalian Lot secara umum dibedakan menjadi 3 area
Lot Material, lot Delivery, lot Handling
Lot Delivery, Lot Handling, Lot Produksi
Lot Produksi, Lot Delivery, Lot Simpan
Lot Material, Lot Produksi, Lot Delivery
Berapa lama (miminal) pengendalian dokumen Lot sehingga part Mampu telusur
5 tahun
10 tahun
15 tahun
20 tahun
Pengertian Proses kalibrasi alat ukur yang tepat adalah
Proses untuk menetapkan nilai yang diukur menggunakan alat ukur dan nilai sesungguhnya yang diukur menggunakan material standar sebagai referensi untuk mengoreksi penyimpangan
Proses mengukur benda kerja didalam pengendalian kualitas agar sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan
Proses penyamaan satuan ukuran benda kerja
Proses pendataan alat ukur yang masih sesuai dengan kehandalan yang dipersyaratkan
Terkait dengan distribusi drawing di internal supplier ataupun ke sub supplier harus memenuhi persyaratan berikut, kecuali
Pendataan (Registrasi distribusi)
Stempel DISTRIBUSI (Logo) perusahaan pada Drawing didistribusikan (nama Perusahaan/Bagian Pengirim dan Penerima)
Drawing 3D: menggunakan media elektronik milik korporasi, dengan Password
Drawing 2D : menggunakan email korporasi
Persyaratan berikut terkait dengan penyimpanan/pemeliharaan drawing soft copy
Disimpan di PC khusus Drawing atau Server terpusat
Hanya personil yg diregistrasi & menandatangani NDA yang dapat mengakses Server Drawing
Daftar personel harus ditinjau dan diperbarui berkala
A, B, C
Yang dimaksud pengendalian REGULASI PEMERINTAH / HOMOLOGASI dalam Seri A QAS adalah
Pengendalian persyaratan SNI product
Pengendalian pemenuhan perundahan ketenaga kerjaan
Pengendalian pesyaratan UKL/UPL
A,B,C benar semua
Berikut ini adalah point yang diperhatikan dalam importance safety part adalah
Penandaan kode Safety pada dokumen FMEA, PQCS, SOP, C/Sheet
Identifikasi Lot yang dikhususkan (Lebih ketat)
Penyediaan training pengetahuan safety parts ke operasional
A,B,C benar semua
Dalam QAS diatur periode Evaluasi pemenuhan kompetensi (skill matrix) secara regular minimum dilakukan dengan periode
Setahun sekali
Persemester
Dua tahun sekali
Per Kuartal
Penetapan Quality Policy perusahaan menjadi tanggung jawab dari
Quality Representatif Officer (QRO)
Kepala Bidang Quality
Top Management
Management Representatif
Dalam PENGELOLAAN OPERASI BIDANG KUALITAS, Penyusunan Program Qualitas / Improvement Project
Dilakukan berdasarkan
Quality Objective
Quality Policy
Risk Assesment
Temuan Audit
