wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Ilmu Komunikasi dan Psikologi 2019

Total questions: 70

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Denifinisi HAM menurut Ahli Siapakah: Suatu sosiologi konkret karena meneliti situasi kehidupan, khususnya masalah “interaksi” dengan pengaruh psikologisnya.

Interaksi mengakibatkan dan menghasilkan penyesuaian diri secara timbal balik yang mencakup kecakapan dalam penyesuaian dengan situasi baru.

a)

Bonner

b)

Hugh Cabot dan Joseph A. Kahl

c)

Keith Davis

d)

James Clark

e)

Ferdinand Tonnies

2.

Interaksi sosial sangat intens terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian tidak semua interaksi sosial merupakan/termasuk Hubungan Antar Manusia (HAM) .

Mana yang merupakan contoh interaksi sosial yang memenuhi persyaratan/kriteria HAM?

a)

Percakapan penjual dan pembeli di pasar/warung/toko

b)

Percakapan 2 orang penyiar berita di TV

c)

Percakapan 2 orang yang saling bertemu di dalam pesawat terbang

d)

Percakapan seorang ibu yang menasehati anaknya

e)

Percakapan 2 orang reporter sepakbola

3.

Komunikasi (Hubungan Antara Manusia) yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain bisa dalam segala situasi dan dalam semua bidang kehidupan.

Apa ciri yang paling utamanya?

a)

Tercapaianya kepuasan dan kebahagiaan

b)

Ada komunikator dan komunikan

c)

Ada pesan yang disampaikan

d)

Ada saluran untuk menyampaikan pesan

e)

Ada umpan balik diantara yang terlibat

4.

Suksesnya seseorang dalam melaksanakan hubungan antar manusia (Human Relations) sangat dipengaruhi kondisi psikologis orang yang terlibat.

Kondisi psikologis seperti apakah yang sangat menghambat suksesnya HAM tersebut?

a)

Etis, ramah, simpatik

b)

Sopan, jujur apa adanya

c)

Menghormati menghargai orang lain

d)

Sabar, lapang dada

e)

Superioritas dan Inferioritas

5.

Keadaan seseorang yang mengikuti sesuatu di luar dirinya/meniru. Hal yang perlu diperhatikan sebelum meniru adalah mempunyai minat dan perhatian yang besar, sikap menjunjung tinggi, pandangan meniru akan memperoleh penghargaan sosial yang tinggi.

Merupakan bentuk interaksi sosial apakah deskripsi tersebut?

a)

Identifikasi

b)

Simpati

c)

Sugesti

d)

Imitasi

e)

Internalisasi

6.

Proses yang berlangsung secara tidak sadar, irasional, berdasar perasaan, dan selanjutnya berguna untuk melengkapi sistem norma-norma yang ada. Misal cara belajar norma dari teladan/contoh orang tuanya.

Merupakan bentuk interaksi sosial apakah deskripsi tersebut?

a)

Identifikasi

b)

Simpati

c)

Sugesti

d)

Imitasi

e)

Internalisasi

7.

Proses individu menerima cara pandang orang lain tanpa kritik lebih dulu sangat dimungkinkan terjadi dalam interaksi sosial.

Merupakan bentuk interaksi sosial apakah deskripsi tersebut?

a)

Identifikasi

b)

Simpati

c)

Sugesti

d)

Imitasi

e)

Internalisasi

8.

Faktor-faktor yang dapat menimbulkan hubungan personal yang baik antara lain: Rasa percaya, Sikap sportif, dan Sikap terbuka.

Manakah yang merupakan contoh wujud dari rasa percaya?

a)

Deskripsi, orientasi pada masalah

b)

Spontanitas, empati

c)

Persamaan dan profesionalisme

d)

Menerima, empati, kejujuran

e)

Menilai pesan secara obyektif, mencari informasi dari berbagai sumber

9.

Faktor-faktor yang dapat menimbulkan hubungan personal yang baik antara lain: Rasa percaya, Sikap sportif, dan Sikap terbuka.

Manakah yang merupakan contoh wujud dari sikap terbuka?

a)

Deskripsi, orientasi pada masalah

b)

Spontanitas, empati

c)

Persamaan dan profesionalisme

d)

Menerima, empati, kejujuran

e)

Menilai pesan secara obyektif, mencari informasi dari berbagai sumber

10.

Tujuan hubungan antar manusia (HAM) yang paling dekat dengan profesi ahli gizi adalah

a)

Memanfaatkan pengetahuan tentang faktor sosial dan psikologis dalam penyesuaian diri manusia sehingga terjadi keselarasan dan keserasian

b)

Memenuhi kebutuhan antara individu yang satu dengan yang lain

c)

Memperoleh pengetahuan dan informasi baru

d)

Menumbuhkan sikap kerjasama

e)

Menghilangkan sikap egois/paling benar

11.

Tahapan penyadaran emosi ada yang berupa tipe REAKTIF dan tipe PROAKTIF.

Apakah yang membedakan antara tipe REAKTIF dengan tipe PROAKTIF?

a)

Kesungguhan diri menghadapi tantangan

b)

Situasi

c)

Perasaan

d)

Tindakan

e)

Penyadaran dan perasaan baru

12.

Setiap hari pasti ada konflik kecil dalam diri kita. Antara ajakan berbuat kebaikan dan keburukan/kejahatan. Misalnya malas beribadah, malas bersilaturrahmi, malas bersedekah, malas membantu orang lain. Juga muncul keinginan berbuat tidak baik seperti asusila, marah2, mencuri, korupsi, dll.

Strategi/jurus pertama apakah yang harus kita gunakan dalam pengendalian diri tersebut?

a)

Prinsip kemoralan

b)

Prinsip kesabaran

c)

Prinsip kesadaran

d)

Prinsip perenungan

e)

Prinsip pikiran dan aktivitas positif

13.

Misalnya, seseorang menghina atau menyinggung Anda. Nah, saat emosi marah ini muncul, dengan begitu cepat, tiba-tiba Anda sudah dikuasai kemarahan ini. Jika Anda menerapkan jurus/strategi .......... dengan bagus maka Anda akan tahu saat emosi marah ini muncul. Anda akan tahu saat emosi ini mulai mencengkeram dan menguasai diri Anda. Anda tahu saat Anda akan melakukan tindakan ”bodoh” yang seharusnya tidak Anda lakukan. Saat Anda berhasil mengamati emosi maka Anda dapat langsung menghentikan pengaruhnya.

Strategi/jurus kedua apakah yang harus kita gunakan dalam pengendalian diri tersebut?

a)

Prinsip kemoralan

b)

Prinsip kesabaran

c)

Prinsip kesadaran

d)

Prinsip perenungan

e)

Prinsip pikiran dan aktivitas positif

14.

Saat emosi aktif maka logika Anda nggak akan jalan. Demikian pula sebaliknya Saat Anda sudah benar-benar tidak tahan, mau ”meledak” karena dikuasai emosi, saat Anda mau marah besar, coba tanyakan pada diri Anda sendiri pertanyaan berikut ini:

Apa sih untungnya saya marah?

Apakah benar reaksi saya seperti ini?

Mengapa saya marah ya? Apakah alasan saya marah ini sudah benar?

Kalau saya marah dan sampai melakukan tindakan yang ”bodoh”, nanti reputasi saya rusak, kan saya yang rugi sendiri.

Strategi/jurus ketiga apakah yang harus kita gunakan dalam pengendalian diri tesebut?

a)

Prinsip kemoralan

b)

Prinsip kesabaran

c)

Prinsip kesadaran

d)

Prinsip perenungan

e)

Prinsip pikiran dan aktivitas positif

15.

Emosi naik, turun, timbul, tenggelam, datang, dan pergi seperti halnya pikiran. Saat emosi bergejolak sadari bahwa ini hanya sementara. Usahakan tidak larut dalam emosi. Tunggu sampai emosi ini surut, baru berpikir untuk menentukan respon yang bijaksana dan bertanggung jawab.

Strategi/jurus keempat apakah yang harus kita gunakan dalam pengendalian diri tersebut?

a)

Prinsip kemoralan

b)

Prinsip kesabaran

c)

Prinsip kesadaran

d)

Prinsip perenungan

e)

Prinsip pikiran dan aktivitas positif

16.

Pikiran hanya bisa memikirkan satu hal dalam suatu saat. Ibarat layar bioskop, film yang ditampilkan hanya bisa satu film dalam suatu saat. Nah, film yang muncul di layar pikiran inilah yang mempengaruhi emosi dan persepsi kita. Saat kita berhasil memaksa diri memikirkan hanya hal-hal yang positif maka film di layar pikiran kita juga berubah. Dengan demikian pengaruh dari keinginan atau suatu emosi akan mereda.

Strategi/jurus kelima apakah yang harus kita gunakan dalam pengendalian diri tersebut?

a)

Prinsip kemoralan

b)

Prinsip kesabaran

c)

Prinsip kesadaran

d)

Prinsip perenungan

e)

Prinsip pikiran dan aktivitas positif

17.

Sikap dan perilaku pengendalian diri selalu dibiasakan di tingkat keluarga, masyarakat, sekolah/kampus, dan tempat kerja.

Yang manakah merupakan contoh sikap dan perilaku pengendalian diri di masyarakat?

a)

Hidup sederhana dan tidak suka pamer harta kekayaan dan kelebihannya

b)

Berani mengatakan tidak pada ajakan dan paksaan perbuatan tercela

c)

Mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi

d)

Hidup penuh kesederhanaan, tidak sombong dan gengsian

e)

Patuh dan taat pada peraturan di sekolah/kampus/instansi

18.

Komunikasi di tengah-tengah masyarakat kita bisa terjadi di antara orang-orang yang berbeda ras, etnik, atau sosioekonomi, atau gabungan dari semua perbedaan. Merupakan definisi komunikasi apakah uraian tersebut?

a)

Komunikasi Antar Persona

b)

Komunikasi Antar Budaya

c)

Komunikasi Hubungan Antar Manusia

d)

Komunikasi Interpersonal

e)

Komunikasi Sosial

19.

Dalam memberikan konseling gizi kepada klien seorang ahli gizi harus mempunyai perilaku Deskripsi.

Apakah yang dimaksud dengan perilaku tersebut?

a)

Bersikap jujur

b)

Memperlakukan seseorang secara horisontal dan demokratis

c)

Mengkomunikasikan keinginan untuk bekerjasama mencari pemecahan masalah

d)

Penyampaian perasaan atau persepsi tanpa melakukan penilaian

e)

Kesediaan meninjau kembali pendapat orang lain

20.

Dalam memberikan konseling gizi kepada klien seorang ahli gizi harus mempunyai perilaku Profesionalisme.

Apakah yang dimaksud dengan perilaku tersebut?

a)

Bersikap jujur

b)

Memperlakukan seseorang secara horisontal dan demokratis

c)

Mengkomunikasikan keinginan untuk bekerjasama mencari pemecahan masalah

d)

Penyampaian perasaan atau persepsi tanpa melakukan penilaian

e)

Kesediaan meninjau kembali pendapat orang lain

21.

Dalam memberikan konseling gizi kepada klien seorang ahli gizi harus mempunyai perilaku Orientasi/Fokus pada Masalah.

Apakah yang dimaksud dengan perilaku tersebut?

a)

Bersikap jujur

b)

Memperlakukan seseorang secara horisontal dan demokratis

c)

Mengkomunikasikan keinginan untuk bekerjasama mencari pemecahan masalah

d)

Penyampaian perasaan atau persepsi tanpa melakukan penilaian

e)

Kesediaan meninjau kembali pendapat orang lain

22.

Dalam memberikan konseling gizi kepada klien seorang ahli gizi harus mempunyai perilaku Persamaan/Equity.

Apakah yang dimaksud dengan perilaku tersebut?

a)

Bersikap jujur

b)

Memperlakukan seseorang secara horisontal dan demokratis

c)

Mengkomunikasikan keinginan untuk bekerjasama mencari pemecahan masalah

d)

Penyampaian perasaan atau persepsi tanpa melakukan penilaian

e)

Kesediaan meninjau kembali pendapat orang lain

23.

Dalam memberikan konseling gizi kepada klien seorang ahli gizi harus mempunyai perilaku Spontanitas.

Apakah yang dimaksud dengan perilaku tersebut?

a)

Bersikap jujur

b)

Memperlakukan seseorang secara horisontal dan demokratis

c)

Mengkomunikasikan keinginan untuk bekerjasama mencari pemecahan masalah

d)

Penyampaian perasaan atau persepsi tanpa melakukan penilaian

e)

Kesediaan meninjau kembali pendapat orang lain

24.

Komunikasi antarbudaya adalah proses negosiasi atau pertukaran sistem simbolik yang membimbing perilaku manusia dan membatasi mereka dalam menjalankan fungsinya sebagai kelompok.

Menurut Ahli siapakah definisi tersebut?

a)

Stewart L. Tubbs

b)

Hamid Mowlana

c)

Guo-Ming Chen dan William J. Sartosa

d)

Fred E. Jandt

e)

Edward Hall

25.

Hakekat komunikasi antar budaya adalah Enkulturasi dan Akulturasi.

Yang manakah termasuk enkulturasi?

a)

Kursus sabdotomo (pidato bahasa jawa)

b)

Cara/mode berpakaian

c)

Bentuk bangunan

d)

Sistem ekonomi

e)

Aliran agama

26.

Dalam film Jepang dengan judul 47 Ronin, diceritakan tentang bagaimana cara jagoan jepang melaksanakan ritual harakiri (bunuh diri) dengan pakaian khas yang berwarna putih.

Termasuk fungsi komunikasi antar budaya yang manakah hal tersebut?

a)

Menyatakan identitas diri

b)

Menyatakan integrasi sosial

c)

Fungsi pribadi

d)

Menambah pengetahuan

e)

Melepaskan diri atau jalan keluar

27.

Negara Indonesia membangun komunikasi dengan negara lain (Jepang, Cina, Korea, dll) dalam mengembangkan teknologi kendaraan bermotor, kereta cepat, telekomunikasi, dll.

Termasuk fungsi komunikasi antar budaya yang manakah hal tersebut?

a)

Menyatakan identitas diri

b)

Menyatakan integrasi sosial

c)

Fungsi pribadi

d)

Menambah pengetahuan

e)

Melepaskan diri atau jalan keluar

28.

Pemerintah juga melaksanakan program pertukaran pelajar, mahasiswa, dosen dengan negara-negara lain seperti Australia, Amerika, negara-negara Eropa.

Termasuk fungsi komunikasi antar budaya yang manakah hal tersebut?

a)

Menyatakan identitas diri

b)

Menyatakan integrasi sosial

c)

Fungsi pribadi

d)

Menambah pengetahuan

e)

Melepaskan diri atau jalan keluar

29.

Dan prinsip utama dalam proses pertukaran pesan komunikasi antarbudaya adalah: saya memperlakukan anda sebagaimana kebudayaan anda memperlakukan anda dan bukan sebagaimana yang saya kehendaki

Termasuk fungsi komunikasi antar budaya yang manakah hal tersebut?

a)

Menyatakan identitas diri

b)

Menyatakan integrasi sosial

c)

Fungsi pribadi

d)

Menambah pengetahuan

e)

Melepaskan diri atau jalan keluar

30.

Orang Arab jika berbicara cepat dan keras. Juga memegang/mengelus bagian belakang kepala seraya mencium pipi pada sesama laki-laki adalah suatu bentuk kasih sayang.

Termasuk fungsi komunikasi antar budaya yang manakah hal tersebut?

a)

Menyatakan identitas diri

b)

Menyatakan integrasi sosial

c)

Fungsi pribadi

d)

Menambah pengetahuan

e)

Melepaskan diri atau jalan keluar

31.

Apakah ciri paling utama dalam komunikasi terapeutik?

a)

Kepuasan dan kebahagiaan

b)

Menambah pengetahuan klien

c)

Difokuskan pada kesembuhan pasien

d)

Dilaksanakan di rumah sakit

e)

Saling bertemu dan bertatap muka

32.

Apakah yang merupakan hasil akhir dari konseling gizi (komunikasi terapuetik gizi)?

a)

Pasien pulang penyakit hilang

b)

Perubahan perilaku makan sesuai penyakitnya

c)

Beban perasaan dan pikiran klien hilang

d)

Klien memahami masalah gizinya

e)

Klien mengetahui jenis diet yang harus dijalankannya

33.

Apakah 3 hal yang merupakan faktor dasar suksesnya konseling gizi?

a)

Ikhlas – empati – keterbukaan

b)

Profesional – sabar – empati

c)

Jujur – sabar – keterbukaan

d)

Disiplin – jujur – sabar

e)

Disiplin – jujur – profesional

34.

Seorang ahli gizi dalam berkomunikasi sebisa mungkin harus menarik perhatian lawan berbicaranya, salah satunya dengan menampilkan estetika berbicara yang baik.

Yang manakah merupakan contoh yang Salah?

a)

Jika isi pembicaraannya sedih maka ekspresi wajah juga menunjukkan kesedihan begitu pula sebaliknya

b)

Mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan secara bergantian

c)

Duduk tanpa memegang sesuatu

d)

Berbicara pelan, mendayu-ndayu

e)

Tegas dan tidak ragu dalam menyampaikan materi/pesan

35.

Yang manakah merupakan contoh yang salah Sikap Ahli Gizi dalam melakukan konseling gizi?

a)

Memperkenalkan diri dan menjelaskan tugas/perannya

b)

Menatap mata pasien secara profesional

c)

Memanggil/menyapa pasien dengan menyebut Anda/Kamu

d)

Memperhatikan keluhan tanpa melakukan interupsi

e)

Menciptakan suasana yang nyaman

36.

Dalam konseling gizi jangan sampai ahli gizi lebih suka mengemukakan gagasannya sendiri ketimbang mendengarkan gagasan kliennya.

Bertentangan dengan prinsip mendengarkan aktif yang manakah hal tersebut?

a)

Kontak mata

b)

Cegah tindakan atau gerakan yang berkesan negatif

c)

Uraikan apa yang didengar dengan kata-kata sendiri

d)

Jangan terlalu banyak bicara

e)

Anggukan kepala dan ekspresikan wajah penuh perhatian

37.

“Anda mengatakan …. (kata-kata konselor yang mengulangi kata-kata klien)” “Apakah itu artinya adalah ……(kata-kata penyimpulan dari konselor) sebagai tanda bahwa konselor memperhatikan baik-baik isi pembicaraan dan jangan sampai salah mentafsirkan kata-kata/yang dimaksud klien.

Termasuk bagian pendengar yang efektif manakah hal tersebut?

a)

Make eye contact

b)

Avoid distraction actions or gestures

c)

Ask questions

d)

Paraphrase

e)

Don’t over talk

38.

Kehadiran diri secara psikologis seorang konselor gizi dalam komunikasi terapeutik/konseling gizi ada 2 dimensi yaitu dimensi respon dan dimensi tindakan.

Manakah yang termasuk dalam dimensi tindakan?

a)

Emotional katarsis

b)

Keikhlasan

c)

Konkrit

d)

Menghargai

e)

Empati

39.

Terdapat 15 prinsip seorang ahli gizi dalam melaksanakan konseling gizi. Salah satunya adalah atruisme.

Apakah yang dimaksud dengan hal tersebut?

a)

Berpegang pada etika

b)

Menciptakan suasana pasien tanpa rasa takut

c)

Kepuasan menolong orang lain secara manusiawi

d)

Tidak mengekspresikan perasaan diri yang dianggap mengganggu

e)

Menciptakan suasana yang motivatif

40.

Memberi kesempatan klien untuk bertanya, menanyakan keluhan utama/keluhan yang mungkin berkaitan dengan kelancaran pelaksanaan diit yang akan dijalankan adalah merupakan bagian dari fase-fase komunikasi terapeutik.

Termasuk fase yang manakah hal tersebut?

a)

Pra interaksi

b)

Orientasi

c)

Kerja

d)

Terminasi

e)

Monitoring evaluasi

41.

Pada ibu hamil disemua trimester akan mengalami perubahan psikologi dan perubahan emosi.

Manakah yang termasuk gangguan psikologi pada trimester pertama?

a)

Ambivalen (takut, khawatir, berfantasi) terutama pada kehamilan pertama

b)

Menjadi lebih introvert

c)

Ketakutan terhadap sesuatu yang dibayangkan

d)

Mudah merasa sakit kepala

e)

Menaruh terhadap budaya seputar kehamilan

42.

Perubahan psikologi dan emosi ibu hamil bisa mempengaruhi pola makan yang berakibat terjadinya malnutrisi kehamilan.

Perubahan seperti apakah yang dimaksud?

a)

Introvert

b)

Ambivalen

c)

Kecemasan

d)

Perasaan murung, kosong dan hampa, juga gangguan tidur

e)

Obsesif kompulsif

43.

Komunikasi dengan anak berdasarkan usia pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satunya adalah usia Toddler (usia bermain).

Berapakah rentang usia tersebut?

a)

0 – 1 tahun

b)

1 – 2,5 tahun

c)

2,5 – 5 tahun

d)

5 – 11 tahun

e)

11 – 18 tahun

44.

Komunikasi yang dapat dilakukan pada usia ini adalah tetap masih memperhatikan tingkat kemampuan bahasa anak yaitu gunakan kata sederhana yang spesifik, jelaskan sesuatu yang membuat ketidakjelasan pada anak atau sesuatu yang tidak diketahui. pada usia ini keingintahuan pada aspek fusngsional dan procedural dari objek tertentu sangat tinggi maka jelaskan arti fungsi dan prosedurnya, maksud dan tujuan dari sesuatu yang ditanyakan secara jelas.

Berapakah rentang usia tersebut?

a)

0 – 1 tahun

b)

1 – 2,5 tahun

c)

2,5 – 5 tahun

d)

5 – 11 tahun

e)

11 – 18 tahun

45.

Memberikan mainan saat berkomunikasi dan memberi kesempatan menyentuh alat pemeriksaan/pengukuran yang digunakan bisa dilakukan untuk sasaran pada usia ini. Termasuk lingkungan tempat konseling dengan warna-warna terang/kontras, dinding bergambar, dengan setting arena bermain.

Berapakah rentang usia tersebut?

a)

0 – 1 tahun

b)

1 – 2,5 tahun

c)

2,5 – 5 tahun

d)

5 – 11 tahun

e)

11 – 18 tahun

46.

Perubahan-perubahan yang merupakan penurunan kemampuan pada seseorang yang memasuki usia lanjut dapat diidentifikasi baik fisik, kognitif, emosi.

Perubahan emosi apakah yang sering terjadi?

a)

Reaksi penolakan terhadap kondisi yang terjadi/dialami (denayel)

b)

Penurunan kemampuan sensorik

c)

Penurunan kemampuan visual

d)

Penurunan motivasi

e)

Penurunan daya memori

47.

Hal apakah yang paling penting harus diperhatikan dalam menyampaikan pesan-pesan yang harus dilakukan terkait dengan diit yang dijalani seorang lansia?

a)

Beri kesempatan pasien untuk menyampaikan perasaannya

b)

Berbicara dengan pelan, jelas, tidak harus berteriak, menggunakan bahasa dan kalimat yang sederhana

c)

Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti pasien

d)

Hindari kata-kata medis yang tidak dimengerti pasien

e)

Menyederhanakan atau menuliskan instruksi dengan leaflet

48.

Penolakan merupakan reaksi ketidaksiapan lansia menerima perubahan yang terjadi pada dirinya yang menunjukkan ungkapan ketidakmampuan seseorang untuk mengakui secara sadar terhadap pikiran, keinginan, perasaan atau kebutuhan pada kejadiaan-kejadian nyata atau sesuatu yang merupakan ancaman.

Bagaimana langkah yang harus diambil oleh ahli gizi untuk menghadapinya?

a)

Jadilah pendengar yang baik walaupun keinginan sulit mendengarkanya

b)

Arahkan ke suatu topic pada suatu saat

c)

Kenali segera reaksi penolakan klien dan orientasikan klien pada tindakan yang harus dilakukannya

d)

Pertahankan langkah yang tidak tergesa-gesa dan mendengarkan adalah kunci komunikasi efektif

e)

Beri kesempatan klien untuk menyampaikan perasaannya

49.

Proses komunikasi antara petugas kesehatan dengan klien lansia akan terganggu apabila ada sikap agresif dan sikap nonasertif.

Manakah yang merupakan sikap nonasertif?

a)

Berusaha mengontrol dan mendominasi ketika berbicara

b)

Pasif, merasa tidak berdaya, rendah diri, menarik diri bila diajak berbicara

c)

Menonjolkan diri sendiri

d)

Meremehkan orang lain

e)

Menyalahkan/mempermalukan orang lain dalam pembicaraan

50.

Ungkapan-ungkapan yang bisa memberi motivasi, meningkatkan kepercayaan diri klien tanpa terkesan menggurui atau mengajari misalnya: ‘saya yakin bapak/ibu lebih berpengalaman dari saya, untuk itu bapak/ibu dapat melaksanakanya……. dan bila diperlukan kami dapat membantu’.

Merupakan teknik konseling kepada lansia yang manakah hal tersebut?

a)

Responsive

b)

Sabar dan ikhlas

c)

Teknik asertif

d)

Supportif

e)

Klarifikasi

51.

Apa yang dimaksud dengan perilaku postifi dalam organisasi?

a)

Perilaku yang ditunjukkan oleh anggota organisasi yang dapat menunjang pencapaian tujuan organisasi

b)

Perilaku yang ditunjukkan oleh anggota organisasi yang dapat mencerminkan ciri dan watak organisasi

c)

Perilaku yang ditunjukkan oleh anggota organisasi yang merupakan perilaku produktf dan dapat menunjang pencapaian tujuan organisasi

d)

Perilaku yang ditunjukkan oleh anggota organisasi yang dapat menunjang pencapaian visi misi organisasi

e)

Perilaku yang ditunjukkan oleh pihak internal dan eksternal organisasi yang dapat menunjang pencapaian tujuan organisasi

52.

Manakah yang merupakan perilaku positif dalam organisasi?

a)

Produktivitas

b)

Organizational Citizenship Behaviour (OCB)

c)

Salary (gaji)

d)

Kinerja

e)

Accountability (tanggungjawab)

53.

Bila dalam organisasi terjadi masalah rendahnya kepedulian anggota terhadap prosedur kerja yang telah ditetapkan dan rendahnya kesadaran anggota terhadap jam kerja, manakah solusi yang dipilih? (berdasarkan teori penguatan positif)

a)

Diberikan hukuman (teguran)

b)

Menurunkan insentif/tunjangan kinerja

c)

Membahas kesalahannya di forum pegawai

d)

Menunda kenaikan jabatan

e)

Pemberian pujian, penghargaan, insentif bagi pegawai yang berprestasi

54.

Sikap yang merefleksikan loyalitas karyawan pada organisasi dan proses berkelanjutan di mana anggota organisasi mengekspresikan perhatiannya terhadap organisasi dan keberhasilan serta kemajuan yang berkelanjutan. Merupakan definisi apakah hal tersebut dalam perilaku organisasi?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

55.

Sikap karyawan yang tertarik dengan tujuan, nilai dan sasaran organisasi yang ditunjukan dengan adanya penerimaan individu atas nilai dan tujuan organisasi, serta memiliki keinginan untuk berafiliasi dengan organisasi dan kesediaan bekerja keras untuk organisasi sehingga membuat individu betah dan tetap ingin bertahan di organisasi tersebut demi tercapainya tujuan dan kelangsungan organisasi. Merupakan definisi apakah hal tersebut dalam perilaku organisasi?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

56.

Tiga hal pokok, yaitu penerimaan terhadap tujuan organisasi, kemauan untuk bekerja keras demi organisasi, dan kemauan untuk tetap berada dalam organisasi merupakan definisi apakah hal tersebut dalam perilaku organisasi?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

57.

Apa yang dimaksud dengan Affective commitment dalam perilaku organisasi positif?

a)

Kemauan individu untuk tetap bertahan dalam oragnisasi karena tidak menemukan pekerjaan lain atau karena reward ekonomi tertentu

b)

Karyawan/pegawai ingin menjadi bagian dari organisasi karena adanya ikatan emosional (emotional attachment) atau merasa mempunyai nilai sama dengan organisasi

c)

Timbul dari nilai-nilai karyawan/pegawai. Karyawan bertahan menjadi anggota organisasi karena ada kesadaran bahwa komitmen terhadap organisasi merupakan hal yang memang seharusnya dilakukan

d)

Pertimbangan untung rugi dalam diri karyawan berkaitan dengan keinginan untuk tetap bekerja atau meninggalkan organisasi

e)

Adanya perasaan wajib untuk tetap berada dalam organisasi karena memang harus begitu

58.

Apa yang dimaksud dengan Continuance commitment dalam perilaku organisasi positif?

a)

Kemauan individu untuk tetap bertahan dalam oragnisasi karena tidak menemukan pekerjaan lain atau karena reward ekonomi tertentu

b)

Karyawan/pegawai ingin menjadi bagian dari organisasi karena adanya ikatan emosional (emotional attachment) atau merasa mempunyai nilai sama dengan organisasi

c)

Timbul dari nilai-nilai karyawan/pegawai. Karyawan bertahan menjadi anggota organisasi karena ada kesadaran bahwa komitmen terhadap organisasi merupakan hal yang memang seharusnya dilakukan

d)

Adanya keterikatan emosional karyawan, identifikasi, dan keterlibatan dalam organisasi

e)

Adanya perasaan wajib untuk tetap berada dalam organisasi karena memang harus begitu

59.

Apa yang dimaksud dengan Normative commitment dalam perilaku organisasi positif?

a)

Kemauan individu untuk tetap bertahan dalam oragnisasi karena tidak menemukan pekerjaan lain atau karena reward ekonomi tertentu

b)

Karyawan/pegawai ingin menjadi bagian dari organisasi karena adanya ikatan emosional (emotional attachment) atau merasa mempunyai nilai sama dengan organisasi

c)

Timbul dari nilai-nilai karyawan/pegawai. Karyawan bertahan menjadi anggota organisasi karena ada kesadaran bahwa komitmen terhadap organisasi merupakan hal yang memang seharusnya dilakukan

d)

Karyawan memiliki komitmen yang kuat akan terus bekerja dalam organisasi karena memang ingin (want to)

e)

Adanya keterikatan emosional karyawan, identifikasi, dan keterlibatan dalam organisasi

60.

Dalam kaitannya dengan pekerjaan, merupakan suatu sikap atau perilaku untuk menaati peraturan yang ditetapkan oleh organisasi. Merupakan definisi apakah hal tersebut dalam perilaku organisasi?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

61.

Manakah yang menunjukkan perilaku disiplin negative dalam hal disiplin kerja dalam perilaku organisasi?

a)

Suatu kebiasaan dimana pegawai dapat menyesuaikan dirinya dengan keadaan melalui proses belajar

b)

Ditandai dengan berbagai inisiatif, kemauan dan kehendak untuk menaati peraturan

c)

Merupakan tugas seorang pemimpin untuk mengusahakan terwujudnya suatu disiplin yang mempunyai sifat positif

d)

Unsur di dalam sikap patuh yang disebabkan oleh adanya perasaan takut akan hukuman

e)

Sikap patuh dan taat aturan karena mengharap pujian dan penghargaan

62.

Dalam kaitannya dengan pekerjaan, merupakan suatu sikap atau perilaku yang mencerminkan kepuasan seseorang dan dapat dilihat dalam sikap positif terhadap pekerjaannya. Merupakan definisi apakah hal tersebut dalam perilaku organisasi?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

63.

Factor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah factor lingkungan dan factor personal. Manakah yang merupakan factor personal?

a)

Gender

b)

Keadilan

c)

Salary/gaji

d)

Karakteristik pekerjaan

e)

Variasi keahlian

64.

Factor yang mempengaruhi kepuasan kerja adalah factor lingkungan dan factor personal. Manakah yang merupakan factor lingkungan?

a)

Kepribadian

b)

Identitas/jenis tugas/pekerjaan

c)

Umur

d)

Reward

e)

Peraturan kerja

65.

Dalam kaitannya dengan pekerjaan, merupakan suatu sikap atau perilaku yang melebihi kewajiban formal (ekstra role) dalam menyelesaikan tuntutan pekerjaannya yang tidak berhubungan dengan kompensasi langsung. Merupakan definisi apakah hal tersebut dalam perilaku organisasi?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

66.

Dalam kaitannya dengan pekerjaan, seorang pegawai yang selalu bekerja tekun, bahkan melebihi jam kerjanya, dengan ide-ide segar yang baru merupakan contoh perilaku organisasi manakah?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

67.

Kepuasan kerja pegawai sangat berkorelasi timbal balik dengan hasil/output yang manakah?

a)

Komitmen organisasi

b)

Disiplin kerja

c)

Kepuasan kerja

d)

Organizational citizenship behavior

e)

Kinerja prestatif

68.

Perilaku organisasi positif mempunyai kriteria-kriteria. Manakah yang merupakan aspek positif harapan?

a)

Mempunyai motivasi untuk bekerja keras, lebih puas, dan mempunyai semangat tinggi dan memperluas tujuan, tekun menghadapai tantangan dan kesulitan

b)

Konstruksi dimensi tunggal yang mencakup keseluruhan persepsi bahwa seseorang dapat mencapai tujuan organisasi melalui roadmap terarah dan energi yang difokuskan

c)

Perasaan subyektif tentang kepuasan kerja berkorelasi dengan kepuasan hidup

d)

Kapasitas untuk mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, untuk memotivasi diri, dan untuk mengelola emosi diri sendiri dalam hubungannya dengan orang lain

e)

Kemampuan bagaimana seseorang menilai atau meyakini bahwa mereka dapat menggunakan kemampuan dan sumber mereka untuk menyelesaikan tugas yang diberikan

69.

Perilaku organisasi positif mempunyai kriteria-kriteria. Manakah yang merupakan aspek positif optimisme?

a)

Mempunyai motivasi untuk bekerja keras, lebih puas, dan mempunyai semangat tinggi dan memperluas tujuan, tekun menghadapai tantangan dan kesulitan

b)

Konstruksi dimensi tunggal yang mencakup keseluruhan persepsi bahwa seseorang dapat mencapai tujuan organisasi melalui roadmap terarah dan energi yang difokuskan

c)

Perasaan subyektif tentang kepuasan kerja berkorelasi dengan kepuasan hidup

d)

Kapasitas untuk mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, untuk memotivasi diri, dan untuk mengelola emosi diri sendiri dalam hubungannya dengan orang lain

e)

Kemampuan bagaimana seseorang menilai atau meyakini bahwa mereka dapat menggunakan kemampuan dan sumber mereka untuk menyelesaikan tugas yang diberikan

70.

Perilaku organisasi positif mempunyai kriteria-kriteria. Manakah yang merupakan aspek positif percaya diri atau efikasi diri?

a)

Mempunyai motivasi untuk bekerja keras, lebih puas, dan mempunyai semangat tinggi dan memperluas tujuan, tekun menghadapai tantangan dan kesulitan

b)

Konstruksi dimensi tunggal yang mencakup keseluruhan persepsi bahwa seseorang dapat mencapai tujuan organisasi melalui roadmap terarah dan energi yang difokuskan

c)

Perasaan subyektif tentang kepuasan kerja berkorelasi dengan kepuasan hidup

d)

Kapasitas untuk mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, untuk memotivasi diri, dan untuk mengelola emosi diri sendiri dalam hubungannya dengan orang lain

e)

Kemampuan bagaimana seseorang menilai atau meyakini bahwa mereka dapat menggunakan kemampuan dan sumber mereka untuk menyelesaikan tugas yang diberikan