NEW
Font size
WorksheetsElectrical System_Scania_PR Series
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
Control unit pada Scania disimbolkan dengan huruf :
E
V
T
D
Fuel Shut Off valve V102 pada EDC S6 sistem dicontrol 50% oleh PWM signal. Berapa angka yang ditunjukkan multimeter pada saat mengukur actuation signal
24 VDC
12 VDC
6 VDC
tidak ada
Apabila dilakukan pengukuran resistant antara CAN low dan CAN high dengan conector tidak terlepas pada unit Scania akan terbaca hambatan sebesar :
120 ohm
60 ohm
30 ohm
23 ohm
Kabel marking scania P, R Series BMS 212.GN-075 [P2:A-2], apa arti GN pada kode tersebut :
Jumlah kabel
Diameter kabel dalam mm²
Warna kabel
Cabel area dalam mm²
Pada system APS, yang mengatur Drain valve adalah
solenoid regeneration
Solenoid control
circuit protection valve
Pressure limiting valve
Tekanan nomral pressure pada syste APS adalah sebesar
9 - 12,3 bar
5,5 bar
13 - 14,5
7 bar
X15 merupakan signal pada saat kunci kontak
OFF
ON
Dicabut
B
Simbol G pada electrical system Scania merupakan simbol dari
Solenoid
Battery
Ground
Sensor
Pada saat perpendahan speed dari 6 ke 7 maka sensor yang akan membaca pergerakan dari lateral adalah
T108
T107
T106
T109
Dan untuk range akan terbaca oleh sensor
T109
T108
T83
T74
Pada perpindahan speed mode Automatic (Opticruise) sensor yang digunakan untuk membaca putaran pada gearbox adalah
T74 dan T 75
T109 dan T108
T83 dan T129
T106 dan T108
Pada saat kita tidak memiliki USB key dan kita akan melihat error fault code pada SDP 3 maka kiat dapat melihat error tersebut pada Show all fault code dengan cara
Cek system yang problem dan cari error fault nya
Cek PN controller system yang problem dan cari fault codenya
langsung cek saja
Cek PN controller system yang problem dan cari menggunakan Multi
ECA akan mengirimkan signal ke controller
EMS
GMS
COO
BWE
System yang berfungsi untuk mengurangi putan pada roda kanan dan kiri pada saat terjadi slip adalah
TC
ABS
COO
EMS
Resistansi pada Injector PDE adalah
0,4-0,6 ohm
1 ohm
2 ohm
1,5 ohm
Untuk melihat performa engine kususnya kopresi, kita bisa melihatnya pada menu SDP 3, check & adjustment, menu Function, menu check, dan selanjutnya pada menu
Cylinder balancing
Compression test
Injection deviation
Injector Shut off
Yang mengatur jumlah fuel dan waktu pada injector aalah
Solenoid yang diatur signal PWM nya oleh EMS dan juga berdasar pada inputan COO
Solenoid yang diatur signal PWM nya oleh COO dan juga berdasar pada inputan signal langsung dari pedal gas
Solenoid yang diatur signal PWM nya oleh EMS dan juga berdasar pada inputan signal langsung dari pedal gas
Solenoid yang diatur signal PWM nya oleh GMS dan juga berdasar pada inputan signal langsung dari pedal gas
P1 merupakan sumber power pada Scania yaitu
Alternator
Starting motor
Battery
P2
Pada Scania PR series yang mengatur fungsi Hill hold adalah
APS
COO
BMS
ES
Pada system Opticruise Scania yang mengatur untuk perpindahan lateral stroke dan longitudinal stroke adalah solenoid
V112
V111
V14
V192
