wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Test Soal Regulasi Penerbangan

Total questions: 30

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Program pengawasan keamanan penerbangan diatur dalam

a)

PM 33 Tahun 2015

b)

SKEP 43/III/2007

c)

PM 92 Tahun 2015

d)

PM 80 Tahun 2017

2.

Program penanggulangan keadaan darurat keamanan penerbangan nasional diatur dalam

a)

PM 80 Tahun 2017

b)

PM 140 Tahun 2015

c)

SKEP 2765/XII/2010

d)

PM 90 Tahun 2013

3.

Tinggi Pagar Perimeter Bandara Internasional yang sesuai dengan rekomendasi ICAO adalah

a)

1,44 meter

b)

2,45 meter

c)

24,4 meter

d)

2,44 meter

4.

Sesuai dengan peraturan keamanan penerbangan PM 80 tahun 2017 ada 3 daerah keamanan di Bandar Udara, kecuali

a)

Daerah sisi darat/ landside

b)

Daerah ruang tunggu/ boarding lounge

c)

Daerah Steril/ sterile area

d)

Daerah keamanan terbatas/ security restricted area

5.

Zat penghasil oksigen yang dapat merangsang terbakarnya bahan-bahan lain, diatur dalam dangerous goods class

a)

Class 4 ( Flamable Solids )

b)

Class 5 ( Oxidizing Substance and Organic Peroxides )

c)

Class 6 ( Toxic and Infectious Substances )

d)

Class 7 ( Radioactive Materials )

6.

Peralatan keamanan penerbangan yang berfungsi untuk mendeteksi bahan metal adalah

a)

Mesin Xray

b)

WTMD & HHMD

c)

Mirorr Detector

d)

Explosive Detector

7.

Penanganan keterlambatan penumpang pada badan usaha angkutan udara niaga berjadwal di Indonesia diatur dalam

a)

PP No.3 tahun 2001

b)

SKEP 100/VII/2003

c)

PM 140 tahun 2015

d)

PM 89 tahun 2015

8.

Pada saat keadaan darurat keamanan penerbangan dalam kondisi rawan/kuning, komando pengendalian tingkat bandara sipil adalah

a)

Kepala Bandara/ EGM

b)

Kepolisian Setempat

c)

Dirjen Perhubungan Udara

d)

Panglima TNI

9.

Dalam penerbangan sipil juknis penanganan penumpang membawa senjata api beserta peluru dan tata cara keamanan pengawalan tahanan diatur pada

a)

PM 80 tahun 2017

b)

SKEP 100/XI/1985

c)

SKEP 2765/XII/2010

d)

SKEP 100/VII/2003

10.

Pada klasifikasi bahan berbahaya (dangerous goods) cairan yang mudah terbakar diatur pada klasifikasi class

a)

Class 5

b)

Class 4

c)

Class 3

d)

Class 2

11.

Cara-cara dibawah ini dapat digunakan seseorang untuk mempersulit pendeteksian senjata. Kecuali

a)

Diuraikan dan dibagasikan

b)

Senjata diubah bentuknya

c)

Diselipkan di bagian pinggang pemiliknya

d)

Diuraikan dan dikirim melalui kargo

12.

Peralatan keamanan penerbangan yang khusus untuk mendeteksi bahan peledak adalah

a)

Mesin Xray

b)

Hand Held Metal Detector

c)

Explosive Detector

d)

Walk Through Metal Detector

13.

Jika operator Mesin X-ray menemukan bagasi tercatat / barang bawaan penumpang

yang mencurigakan, maka dilakukan pemeriksaan keamanan sebagai berikut:

a)

Memastikan kepemilikan bagasi atau barang bawaan

b)

Membuka bagasi atau barang bawaan dengan seizin pemiliknya

c)

Melakukan pemeriksaan bagasi secara keseluruhan dari luar ke dalam untuk

menemukan benda yang diinformasikan oleh operator X-ray

d)

Semua jawaban benar

14.

Benda yang dibuat khusus untuk membunuh, menciderai,

melumpuhkan atau membuat tidak berdaya adalah pengertian dari

a)

Security Item

b)

Dangerous Articles

c)

Dangerous Goods

d)

Weapon

15.

Prosedur pemeriksaan yang sesuai dengan peraturan keamanan penerbangan tentang diplomat dan kantong diplomatik adalah

a)

Diplomat diperiksa dan kantong diplomat juga diperiksa

b)

Diplomat tidak diperiksa dan kantong diplomat diperiksa

c)

Diplomat diperiksa dan kantong diplomat tidak diperiksa

d)

A,B,C semua benar

16.

Jumlah personel keamanan bandar udara yang melakukan pemeriksaan keamanan

dalam satu jalur pemeriksaan di bandara udara yang jumlah penumpang lebih dari

1000/per hari adalah sebanyak

a)

3 orang personil

b)

4 orang personil

c)

5 orang personil

d)

6 orang personil

17.

Penanganan penumpang yang membawa senjata api sesuai dengan SKEP 100/VII/2003 adalah

a)

Senjata api dan pelurunya dititipkan kepada pengangkut

b)

Senjata api sebagai security item dan pelurunya diperlakukan sebagai dangerous

goods

c)

Peluru dikeluarkan dari senjata oleh pemiliknya

d)

Jawaban A,B,C benar

18.

Manfaat utama label security check pada barang bagasi penumpang setelah melewati Mesin Xray adalah

a)

Tanda barang yang harus dibagasikan

b)

Tanda telah melalui pemeriksaan sekuriti

c)

Tanda supaya barang tidak dibuka lagi

d)

Jawaban B dan C benar

19.

Tindakan petugas Avsec jika menemukan benda/paket yang dicurigai di area bandara adalah

a)

menyentuh dan membuka paket tersebut

b)

Beritahu pihak kepolisian

c)

membuang paket tersebut ke tempat sampah

d)

bersikap tenang,tidak membuka paket,isolasi daerah sekitar & laporkan pimpinan

20.

Regulasi yang berisi tentang prosedur pemeriksaaan barang bawaan berupa perangkat elektronik yang diangkut dengan pesawat udara adalah

a)

Instruksi menteri no. 10 tahun 2018

b)

SE no.15 tahun 2017

c)

SE no.6 tahun 2015

d)

SKEP 100/VII/2003

21.

Berikut ini adalah contoh tindakan melawan hukum (Acts of Unlawful Interference) ?

a)

melakukan pemeriksaan keamanan

b)

melaporkan membawa senjata api untuk diangkut sebagai security item

c)

masuk ke dalam pesawat udara, bandar udara atau tempat-tempat aeronautika secara paksa

d)

melaporkan ancaman bom di bandar udara

22.

Safeguarding International Civil Aviation Against Acts of Unlawful Interference adalah salah satu dokumen yang diterbitkan oleh ICAO Dokumen tersebut berupa :

a)

Annex 18

b)

Annex 17

c)

ICAO Doc 8973

d)

ICAO Doc 9284/905-AN

23.

PM 153 Tahun 2015 mengatur tentang

a)

Penanganan Pengangkutan Barang dan/atau Barang Berbahaya Dengan Pesawat Udara

b)

Pengamanan Kargo dan Pos Serta Rantai Pasok (Supply Chain) Kargo dan Pos Yang Diangkut Dengan Pesawat Udara

c)

Program Keamanan Penerbangan Nasional

d)

Pengendalian Jalan Masuk (Access Control) Ke Daerah Keamanan Terbatas di Bandar Udara

24.

PM 90 Tahun 2013 mengatur tentang

a)

Juknis Penanganan Cairan, Aerosols, Gels Yang Dibawa Penumpang Ke Dalam Kabin Pesawat Udara Pada Penerbangan Internasional

b)

Juknis Pemeriksaan Kargo Dan Pos Yang Diangkut Dengan Pesawat Udara Sipil Dan Tata Cara Pemberian Sertifikat Sebagai Regulated Agent

c)

Keselamatan Pengangkutan Barang Berbahaya dengan Pesawat Udara

d)

Sertifikat Kecakapan Petugas Penanganan Pengangkutan Bahan dan / atau Barang Berbahaya Dengan Pesawat Udara (SKP Dangerous Good)

25.

Berdasarkan PM 153 Tahun 2015 Pemeriksaan keamanan dengan cara perlakuan khusus yang meliputi pemeriksaan fisik kargo dan dokumen dari instansi terkait dapat dilakukan terhadap kargo dan pos yang berisi :

a)

Jenazah dalam peti

b)

Barang Berbahaya (Dangerous Goods

c)

Alat Berbahaya (Dangerous Articles)

d)

Bahan Peledak (Explosive)

26.

Badan Usaha Angkutan Udara bertanggung jawab untuk menangani penumpang pesawat udara yang membawa senjata api beserta peluru sesuai ketentuan, diatur dalam :

a)

PM 137 Tahun 2015

b)

PM 167 Tahun 2015

c)

PM 80 Tahun 2017

d)

PM 92 Tahun 2015

27.

Security – Safeguarding International Civil Aviation Against Acts of Unlawful Interference, diatur dalam :

a)

Annex 14

b)

Annex 18

c)

Annex 17

d)

Annex 9

28.

Document ICAO yang mengatur tentang Penanganan Bahan/ Barang Berbahaya adalah :

a)

Document 9808

b)

Document 9284/AN-905

c)

Document 8973

d)

Document 9734

29.

Pemberian Sertifikat Kecakapan Bagi Petugas Pengamanan Penerbangan Sipil, diatur dalam :

a)

SKEP/43/III/2007

b)

SKEP/100/VII/2003

c)

SKEP / 95 / IV / 2008

d)

SKEP /160 / VIII / 2008

30.

Komponen utama bomb adalah sebagai berikut

a)

Detonator, power source

b)

Detonator, switch

c)

Kemasan, detonator

d)

Detonator, switch, explosive, power source