NEW
Font size
WorksheetsMANAJEMEN RESIKO
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Akibat dari suatu peristiwa berisiko yang dapat mempengaruhi sasaran adalah
Risiko
Dampak
Kemungkinan
Mitigasi
Risiko yang telah dilakukan pengendalian internal disebut :
Current Risk
Inherent Risk
Mitigation Risk
Residual Risk
Proses yang dilakukan pada saat penilaian risiko yaitu :
Penetapan Konteks - Analisa Risiko - Penanganan Risiko
Identifikasi Risiko - Analisa Risiko - Evaluasi Risiko
Identifikasi Risiko - Analisa Risiko - Penanganan Risiko
Penetapan Konteks - Analisa Risiko - Evaluasi Risiko
Manfaat manajemen risiko, kecuali :
Meningkatkan peluang pencapaian sasaran
Mendorong pengelolaan yang proaktif
Mengembangkan tata kelola
Meningkatkan kerugian dan pencatatan peristiwa
Risiko kegagalan BPJS Kesehatan untuk memenuhi kewajiban kepada tertanggung dan pemegang polis, termasuk risiko :
Kepengurusan
Dukungan dana
Asuransi
Tata kelola
Sumber risiko yang termasuk dalam risiko strategi, kecuali :
Tingkat Kepuasan Peserta
Cakupan Kepesertaan
Rasio kolektibilitas
Organization Image Index
Yang tidak termasuk Key Risk Owner adalah :
Deputi Direksi Bidang / Deputi Direksi Wilayah
Kepala Cabang
Asisten Deputi Bidang
Kepala Kabupaten/Kota
Fungsi dari pertahanan lapis ketiga adalah :
Melakukan review dan evaluasi kerangka kerja dan implementasi Manajemen Risiko secara keseluruhan
Memantau dan melaporkan risiko-risiko organisasi secara keseluruhan
Mengembangkan dan memantau manajemen risiko secara keseluruhan
Pengawasan agar fungsi bisnis melaksanakan kebijakan dan standar prosedur manajemen risiko serta kepatuhan
Tugas dan tanggung jawab pemilik risiko utama, kecuali :
Menetapkan konteks risiko
Melaporkan hasil manajemen risiko di dalam ruang lingkup tanggung jawabnya
Mengembangkan budaya risiko di dalam lingkungan kerjanya
Memfasilitasi pengelolaan manajemen risiko BPJS Kesehatan
Ketentuan yang mengatur tentang implementasi Manajemen Risiko Terintegrasi adalah :
Perdir Nomor 64 Tahun 2015
Perdir Nomor 99 Tahun 2014
Perdir Nomor 22 Tahun 2015
Perdir Nomor 46 Tahun 2017
Yang melakukan agregasi profil risiko di entitas masing-masing adalah :
Risk Coordinator
Risk Administrator
Risk Owner
Key Risk Owner
Seperangkat instruksi disertai kewenangan yang dipercayakan kepada pihak tertentu untuk dilaksanakan secara bertanggung jawab guna mencapai tujuan tertentu adalah :
Mitigasi
Mandat
Komitmen
Tanggung jawab
Risiko dapat diterima bilamana :
Tingkat risiko berada di atas rentang selera risiko direksi
Potensi manfaat yang diterima dari risiko tersebut melebihi upaya yang harus dikeluarkan untuk mengelola risiko
Berpotensi mengganggu sustainabilitas organisasi
Sebelum mengambil keputusan untuk menerima risiko tidak dilengkapi dengan analisis yang jelas
Pemantauan dan peninjauan kerangka kerja manajemen risiko BPJS Kesehatan dilakukan melalui, kecuali :
Tersedianya profil risiko BPJS Kesehatan
Tersedianya hasil analisis terhadap tinjauan implementasi manajemen risiko
Tersedianya hasil analisis terhadap pemantauan dan peninjauan risiko utama organisasi
Tinjauan pedoman manajemen risiko BPJS Kesehatan dilakukan secara berkala minimal 1 (satu) tahun sekali
Risiko yang terjadi karena adanya potensi kegagalan dalam pelaksanaan tata kelola yang baik, termasuk jenis risiko :
Strategi
Tata kelola
Dukungan dana
Asuransi
