NEW
Font size
WorksheetsBusiness Plan
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Berikut ini adalah Five Bold Moves – How Telkom Capture Opportunities & Full Potential Value
FMC, Mitratel IPO, Data Center, B2B IT Services, DigiCo
TREG Transformation, FMC, Mitratel IPO, Data Center, DigiCo
TREG New Operating Model, FMC, Data Center, B2B IT Services, DigiCo
FMC, Telkomsel IPO, Data Center, B2B IT Services, DigiCo
Berikut ini adalah Arahan CEO untuk program utama di CFU CONSUMER, kecuali:
Enhance Digital Experience thru Digital Innovation & FMC
Enhance Digital Life thru DigiCo
Combat the Churn
Advance Digitization for Smart Offering and Operation
Berikut ini yang bukan merupakan program CFU Consumer untuk Enhance Digital Expertience:
Unbreakable Wifi (Indihome+)
Segmented Product & Services
Scaling up OTT Services
Digital Marketing & Sales
Berikut ini adalah Regional Organizatioan Empowerment Program:
Introduce P&L and cashflow accountability
Strengthen B2B business portfolio & Digital Capability
Incorporate market characteristics in operating model
Semua benar
Sebagai latar belakang perlunya TREG menyusun business plan sesuai arahan CEO adalah sebagai berikut, kecuali:
TREG diminta mengelola sampai ke P&L sebagai tanggung jawab terhadap pertumbuhan & effisiensi
TREG diminta membuat clear, spesifik & komprehensif Business Plan dengan otoritas lebih besar untuk utilisasi budget & resources dalam mencapai target
Leader as CEO Telkom Regional bertanggung jawab untuk mengelola bisnis yang melayani semua segmen
Transformasi Organisasi TREG
Menurut Gary Hamel and C.K. Prahalad, esensi dari strategi terletak pada:
Kemampuan mengalahkan pesaing (kompetitor) dalam menjalankan bisnis perusahaan
Kemampuan menciptakan keunggulan bisnis Anda yang sudah untuk ditiru oleh kompetitor
Kemampuan menciptakan keunggulan kompetitif masa depan lebih cepat daripada pesaing meniru yang Anda miliki hari ini
Kemampuan untuk melakukan inovasi-inovasi yang menciptakan keunggulan bersaing perusahaan Anda
Urutan formulasi strategi dari level strategi tertinggi adalah :
Corporate level strategy, Functional level strategy dan Business level strategy
Corporate level strategy, Business level strategy dan Functional level strategy
Functional level strategy, Business level strategy dan Corporate level strategy
Functional level strategy, Corporate level strategy dan Business level strategy:
Dalam analisis strategi perlu mengeksplorasi faktor lingkungan sepert faktor politik, ekonomi, sosial dan teknologi serta menganalisa dengan pendekatan Porter’s Five Forces, selanjutnya memetakan menjadi suatu strategi. Aktivitas ini bertujuan untuk menentukan :
Industry Key Success Factor’s (IKSF)
Company Key Success Factor’s (CKSF)
Misi dan Visi
SWOT Analysis
Dalam analisis strategi, perlu mengeksplorasi kekuatan dan kelemahan organisasi serta peluang dan ancaman yang potensial di lingkungan usaha. Aktivitas ini bertujuan untuk menentukan :
Industry Key Success Factor’s (IKSF)
Porter’s Five Forces
Misi dan Visi
SWOT Analysis
Analisis SWOT bertujuan untuk mengidentifikasi kekuatan & kelemahan dalam perusahaan dan peluang & Ancaman di lingkungan usaha. Analisa SWOT ini dapat digunakan dalam level korporasi, level bisnis dan level fungsional. Upaya memaksimalkan nilai jangka panjang perusahaan termasuk :
Strategi di level korporasi
Strategi dilevel bisnis
Strategi di level fungsional
Strategi di level makro
Fokus di tiga pilar bisnis: Digital Connectivity, Digital Platform, dan Digital Services merupakan jawaban atas pertanyaan strategy:
What management system do we need?
What is our winning aspiration?
Where we will play?
What capabilities must we have?
Mengembangkan keunikan perusahaan dalam bentuk Value Proposition dan Competitive Advantage merupakan jawaban atas pertanyaan strategy :
What management system do we need?
What is our winning aspiration?
Where we will play?
How will we win?
Pemilihan model performance management seperti BSC, KPI dan OKR merupakan jawaban atas pertanyaan strategy:
What management system do we need?
What is our winning aspiration?
Where we will play?
How will we win?
Strategy pallet berdasarkan atas tiga pendekatan bahwa lingkungan bisnis adalah sebagai beikut, kecuali:
Predictability
Malleability
Harshness
Vulnerability
Empat tahaan dalam proses penyusunan strategi adalah:
Strategic Planning, Strategic Innitiatives, Strategic Implementation, Strategic Evaluation & Control
Strategic Situational Analysis, Strategic Formulation, Strategic Implementation, Strategic Evaluation & Control
Strategic Development, Strategic Innitiatives, Strategic Implementation, Strategic Evaluation & Control
Strategic Situational Analysis, Strategic Innitiaves, Strategic Implementation, Strategic Evaluation & Control
Dalam Strategy pallet terdapat empat strategy yang dapat dibangun berdasarkan lingkungan yang Predictability dan Malleability sebagai beikut, kecuali:
Adaptive
Classical
Renewal
Visionary
Hubungan antara visi, strategi, perencanaan dan anggaran merupakan peran dalam kepemimpinan dan manajemen. Gambaran masa depan yang masuk akal dan menggugah merupakan aspek :
Visi
Strategi
Perencanaan
Anggaran
Empat perspectif dari Balanced Scorecard, yaitu : Financial Perspective, Customer Perspective, Internal Business Process Perspective dan Learning & Growth Perspective. “To achieve our vision, how should we appear to our customers?” merupakan perspectif :
Financial Perspective
Customer Perspective
Internal Business Process Perspective
Learning & Growth
Prinsip penyusunan Key Performance Indicators (KPI), antara lain :
KPI harus multi interpretasi
KPI harus SMART, yaitu: Specific, Measurable, Agreeable, Realistis, dan Timebound
KPI tidak harus memiliki data yang dapat diperoleh secara rutin
KPI tidak harus mengukur daerah yang berada dalam pengaruh kita
Strategi Terpilih adalah hasil dari proses penyusunan strategi dalam tahap:
Strategic Situational Analysis
Strategic Formulation
Strategic Execution
Strategic Evaluation & Control
